
Tak lama mereka berjalan mereka pun sampai di tempat Yuna, Nina, Shiko dan yang lainnya. "Papa....!!!" ucap Yuna dan Nina yang langsung berlari ke arah Rei setelah mereka melihat Rei. "Ya.... Yuna Nina...." ucap Rei. Kemudian Yuna dan Nina pun memeluk Rei.
"Yosh.... semuanya sekarang kita pulang" ucap Rei. "Ya....." ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl dan Lena. Dan mereka pun berjalan menuju ke mansion. Saat mereka berjalan Viora memanggil Rei dari belakang. "Rei.....!!" ucap Viora yang memanggil Rei. "Viora ada apa....?" ucap Rei yang kemudian berhenti. "Tap.... tap... tap...." Viora pun berlari mendekat ke arah Rei.
"Aku mau berterima kasih kepada mu" ucap Viora. "Terima kasih.....? tentang apa....?" ucap Rei. "Untuk yang tadi karena kamu menyelamatkan ku...." ucap Viora. "Oh.... tidak masalah, sekarang kau kembalilah ke rumahmu" ucap Rei. "Tapi.... aku ingin melakukan sesuatu untuk berterima kasih" ucap Viora. "Hah.... kalau begitu besok saja temui aku, untuk sekarang aku akan pulang" ucap Rei.
"Ya... baiklah" ucap Viora yang kemudian pergi untuk kembali ke rumahnya. Sedangkan Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, dan Lena pun melanjutkan perjalanan untuk kembali ke mansion. Beberapa saat kemudian mereka sampai di mansion. "Hah... akhirnya sampai" ucap Rei saat masuk ke dalam mansion.
"Selamat datang, tuan dan nona" ucap para pelayan yang menyambut kedatangan mereka. "Ya.... kalian bisa kembali bekerja" ucap Rei. "Baik tuan" ucap para pelayan yang kemudian pergi untuk melanjutkan pekerjaan mereka. "Sekarang kita pergi berendam bersama" ucap Iseria. "Be... berendam bersama....?" ucap Lena. "Ya... dengan Rei juga kan.....?" ucap Iseria sambil melihat ke arah Rei.
"Ya.... aku juga" ucap Rei. Dan kemudian mereka pun menuju ke pemandian yang ada di mansion. Mereka masuk ke dalam pemandian hanya dengan handuk yang menutupi tubuh mereka. Setelah mereka membasuh diri, mereka pun berendam di air panas. "Hah.... air panas sangat nyaman, sepertinya aku bisa tetap di sini lebih lama" ucap Sasaki.
"Kau tidak bisa berada di air terlalu lama, kalau kau terlalu lama kau akan pingsan di tempat" ucap Rei. "Eh.... benarkah.....?" ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki. "Ya.... tapi jangan di coba, kalau kalian melakukannya aku akan kerepotan" ucap Rei. "Ya... baiklah" ucap mereka. "Yuna dan Nina kuat berada di air cukup lama" ucap Yuna dan Nina.
"Kalian berdua jangan melakukannya" ucap Rei. "Baiklah papa" ucap Yuna dan Nina. "Oh ya.... Rei apakah kau tau kalau kekuatan fisik Cerise sangat kuat....?" ucap Sasaki. "Ya... aku tau, dari pertama kali bertemu aku sudah tau" ucap Rei. "Eh.... ku kira kau tidak tau" ucap Sasaki. "Kak Sasaki tadi apa yang di lakukan kak Cerise....?" ucap Yuna. "Ya... tadi ada monster yang sangat keras" ucap Sasaki.
"Ya.... bagaimana selanjutnya....?" ucap Yuna. "Saking kerasnya, pedang ku, Asami, Rin dan Alencia tidak dapat menggores sama sekali dan juga serangan dari hewan panggilan milik Iseria juga tidak dapat menggores sama sekali, akan tetapi Cerise bisa mengalahkan hanya dengan satu pukulan" ucap Sasaki. "Wah... apakah itu benar kak Cerise....?" ucap Yuna dan Nina yang kagum.
"Apakah Rei tidak mendengarkan sama sekali....?" ucap Asami. "Ya.... aku tidak tau apa yang kalian bicarakan tadi, maaf" ucap Rei. "Tidak apa apa, dan apakah kita tidak terlalu lama berada di sini....?" ucap Rin. Muka Carl sedikit memerah karena mereka cukup lama berada di dalam sana. Dan mereka pun keluar dari sana dan bergantian untuk ganti pakaian.
Setelah mereka ganti pakaian mereka pergi menuju ke ruang makan. Di ruang makan, makanan sudah telah di siapkan oleh para pelayan. Dan mereka pun makan malam bersama, setelah makan malam mereka masih berada di ruang makan. "Kalian istirahatlah, istirahat yang cukup itu penting" ucap Rei. "Ya... Baiklah aku akan kembali ke kamarku" ucap Iseria.
"Ya.... aku juga akan kembali" ucap Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl dan Lena. "Ya..... selamat malam" ucap Rei. "Ya... selamat malam juga" ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl dan Lena yang membalas perkataan Rei. Dan mereka pun kembali ke kamar mereka. "Yuna dan Nina tidak kembali....?" ucap Rei. "Papa.... Yuna dan Nina ada permintaan" ucap Yuna dan Nina.
"Permintaan.....? seperti apa itu....? aku akan mendengarkannya, jadi katakan saja" ucap Rei. "Baiklah, papa.... apakah Yuna dan Nina bisa tidur dengan papa....?" ucap Yuna dan Nina. "Boleh, tapi kenapa....?" ucap Rei. "Yah.... Yuna dan Nina ingin saja bersama papa" ucap Yuna dan Nina. "Ya.... baiklah sekarang kita tidur" ucap Rei. Dan mereka bertiga pun pergi ke kamar Rei.
Setelah sampai di kamar, Rei pun tidur dengan Yuna dan Nina. Malam pun berakhir dan waktu berganti pagi hari. "Whooam.... sudah pagi, dan sekarang melakukan apa enaknya....?" ucap Rei. Dan tak lama Yuna dan Nina yang tidur di samping Rei terbangun. "Whooam..... selamat pagi papa...." ucap Yuna dan Nina. "Apakah aku membangunkan kalian....?" ucap Rei.
"Tidak, tidak apa apa kok papa" ucap Yuna dan Nina. Dan mereka pun mencuci muka dan segera menuju ke ruang makan. Di ruang makan para pelayan sedang menyiapkan makanan untuk sarapan. Rei, Yuna dan Nina pun duduk di kursi ruang makan. Tak lama Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, dan Lena pun datang ke ruang makan.
"Selamat pagi kalian" ucap Rei yang menyapa Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, dan Lena. "Selamat pagi Rei" ucap Iseria, Cerise, Sasaki, Cisa, Rin, Carl dan Lena. "Selamat pagi Danna...." ucap Shiko. "Selamat pagi, darling...." ucap Alencia. "Selamat pagi, sayang...." ucap Asami. "Selamat pagi kak Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa Rin, Alencia, Carl dan Lena" ucap Yuna dan Nina.
"Ya... selamat pagi juga, Yuna Nina" ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl dan Lena. "Lena kau sudah terbiasa di sini" ucap Rei. "Ya.... di sini cukup menyenangkan" ucap Lena. Dan mereka pun sarapan pagi bersama.