Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.25 Kafe



Rei pergi ke tempat tanah kosong yang ia beli. saat sampai di tempat tersebut Rei melihat ukuran tanah dan juga memikirkan seperti apa kafe yang akan ia buat. "Ah, Sekarang Waktu nya aku membuat bangunan" ucap Rei.


"Sihir Special\= Dream Building" seketika tanah yang kosong tersebut telah terdapat sebuah bangunan kafe. "Heheh.... lumayan yang aku buat" ucap Rei.



"Yosh, sekarang tinggal pergi ke panti" ucap Rei. Rei berjalan ke tempat panti. tak lama Rei telah sampai di panti dan ia masuk ke dama. "Permisi, apa ada orang...?" ucap Rei.


"Kakak, jangan usir kami dari sini" ucap seorang anak perempuan yang berumur sekitar lima tahun yang sedang memegang kaki Rei. "heh....? di usir...? siapa yang akan mengusir kalian....?" ucap Rei yang sedikit bingung.


"Jadi Kakak tidak datang untuk mengusir kami...?" ucap anak laki laki yang berumur sekitar sepuluh tahun. "Ya, aku ke sini mau membantu kalian tapi kalian juga harus berusaha, bagaimana...?" ucap Rei.


"Berusaha....?" ucap pengurus panti. "Ya kalau begitu ikut aku" ucap Rei. "Ikut kemana...?" ucap salah satu anak panti. "Ya kalian ikut saja" ucap Rei. Rei dan semua orang panti berjalan menuju ke bangunan kafe yang Rei buat.


Mereka akhirnya sampai di depan tempat tersebut. "Wow, keren tempat apa ini kak...?" ucap anak panti. "Ya, kalian akan bekerja di sini, Bagaimana...?" ucap Rei. "Eh, tapi ini seperti nya anda terlalu membantu" ucap pengurus panti.


"Ini adalah permintaan dari Pelayan ku, kalau kalian bertemu kalian akan tahu" ucap Rei. "Sihir Dimensi\= Dimensional Gates" Rei membuat gerbang sihir menuju mansion.


Semua pelayan Rei berdiri di hadapan Rei. "Yosh, sekarang kita lakukan operasi" ucap Rei. kemudian Rei dan para pelayan memasuki gerbang Dimensi. dan mereka sampai depan bangunan kafe.


"Hey, lihat itu Kakak cantik yang tadi" ucap anak panti. "iya benar dia kakak yang tadi" ucap anak panti. "Nah, yang membantu kalian adalah kakak Lisia kalian berterimakasih lah kepada Kakak Lisia" ucap Rei kepada anak panti.


"Terima kasih kakak Lisia" ucap anak panti bersama. "Sekarang tugas kalian baru di mulai" ucap Rei. Rei membuka bukunya dan menyobek 10 lembar kertas buku dan memberikan satu pelayan satu kertas.


"Jadi kalian akan mengajarkan resep ini kepada pengurus panti" ucap Rei. "siap tuan" ucap para pelayan bersama. Resep yang di berikan adalan resep manisan buah, es serut, Roti Krim dan beberapa jenis minuman.


Rei membuka pintu kafe tersebut dan mereka masuk ke dalam. "Nah, ini benda yang akan memudahkan kalian membuat makanannya" ucap Rei. sambil menaruh tiga mesin blender, satu mesin ice Shaver dan oven.


Mereka berlatih membuat makanan dengan santai. dan Rei mengajar kan para anak panti untuk menyambut para tamu dengan baik. Rei keluar untuk mengambil baju pelayan kafe yang ia rancang sendiri dan meminta pembuat baju.


Ia memberikan pakaian kerja kepada orang panti. Rei memberikan lebih dari satu pasang baju kerja kepada semua Orang panti. setelah itu mereka istirahat sambil memakan makanan yang mereka buat sendiri. "seperti nya ini adalah hal yang baik, tapi aku juga akan mengurus dalang di balik uang panti tidak di berikan dan mereka akan menggusur panti" batin Rei yang sedikit serius.