Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.138 Pertarungan



Sasaki pun akhirnya tidak gugup lagi. "Bagaimana Sasaki....?" ucap Rei. "Ya... aku merasa lebih baik sekarang, terima kasih Rei" ucap Sasaki. "Ya.... sekarang kita juga sudah sampai loh" ucap Rei. Mereka berdua pun telah sampai di jalan masuk ke arena.



Mereka yang mengikuti pertarungan di kumpulkan menjadi empat kelompok, Rei berada di kelompok pertama, Sasaki berada di kelompok ketiga dan di kelompok kedua ada Andre yang merupakan pangeran yang berumur di bawah Rei. "Yo.... apa Kabar para kalian wahai saudaraku....." ucap pembawa acara yang berada di tengah arena.


"Ya......!!!!!" ucap para penonton yang sangat ramai. "Ya.... tanpa lama, pertarungan di kelompok pertama" ucap pembawa acara itu, yang kemudian menepi ke pinggiran arena. Dan orang yang berada di kelompok pertama keluar dari sebuah gerbang dan berdiri di tengah arena. "Ya..... bisa di lihat, mereka adalah kelompok pertama dalam pertarungan ini, Para peserta pertama terdiri dari 100 peserta" ucap pembawa acara tersebut.


"Wooo......!!!!" sorak para penonton yang menantikan pertandingan ini. "Yosh.... akan aku hitung sampai tiga, kalian bersiap, satu.... dua.... dan tiga.... mulai.....!!!!" ucap pembawa acara yang memulai pertarungan pertama. Di kursi penonton Yuna, Nina, Iseria, Cerise Shiko dan Asami menonton. "Kak, Iseria itu papa...." ucap Yuna dan Nina. "Ya.... itu Rei" ucap Iseria.


Di arena para petarung mengambil kuda kuda, ada yang membawa pedang, ada yang tangan kosong, ada yang membawa tongkat dan ada juga yang membawa tombak. Setelah kata mulai dati pembawa acara itu mereka pun saling menyerang satu sama lain. "Triing.... tingg.... Ting......Tingg....." suara gesekan antara senjata tajam. "Wow.... ternyata juga menarik di sini" ucap Rei yang bersandar di pinggir arena.


"Anu... kenapa ada tidak ikut bertarung.....?" ucap pembawa acara yang mendekat ke arah Rei. "Aku bisa mengalahkan mereka sendiri an, tapi sekarang aku tidak ada niatan bertarung" ucap Rei. "Tapi, kalau anda terus seperti ini anda akan di serang" ucap pembawa acara. "Hiiiaaaaa......." ucap seseorang yang membawa pedang dan mencoba menebas Rei yang sedang bersandar.


"Wush....." Rei tiba tiba saja langsung berada di depan orang yang ingin menebas nya. "Buuukkk....." Rei memukul dengan sangat pelan perut orang itu. "Wusshhh....." orang yang di pukul Rei itu pun langsung terbang dan terpental Sampai pinggiran arena sisi lain. "Eh.....?!!! kekuatan yang sangat hebat sekali" ucap pembawa acara.


"Padahal aku sudah sangat memukul dengan pelan, tapi kenapa masih terpental.....?" ucap Rei yang bingung. Setelah banyak yang mengetahui kalau kekuatan yang paling kuat di arena saat ini adalah Rei, jadi mereka semua pun bersatu dan ingin mengalahkan Rei terlebih dahulu. "Hiiiaaaaa......!!!!" ucap seluruh peserta yang berlari dan berniat mengalahkan Rei.


"Wah.... Sekarang aku akan di keroyok" ucap Rei. "Eh....? akan jadi apa nasib ku sekarang .....?" ucap pembawa acara yang berada di belakang Rei. "Tenang saja, akan aku akhiri" ucap Rei. "Akan di... di akhiri.....?" ucap pembawa acara. "Whuushh....." Rei memukul angin, akan tetapi dari pukulan nya itu membuat sebuah angin yang menerbangkan para peserta ke sisi lain arena.


"Bruaakk.... bruaakk.... bruaakk..... bruukk....." para peserta yang jatuh karena angin dari pukulan Rei. "Yosh, sekarang sudah selesai" ucap Rei. "Pe..... pemenang nya, adalah dia...." ucap membawa acara yang sambil mengangkat tangan kanan Rei ke atas. "apa sudah selesai....?" ucap Rei. "Ya.... Sekarang tinggal tim kedua" ucap pembawa acara.


"Yo.... bagaimana pertandingan tadi....?" ucap pembawa acara. "Wooooo.... bagus.....!!!!" sorak para penonton. "Ya..... para penonton sekarang ada yang paling di tunggu oleh para wanita, Si pangeran kerajaan ini, Pangeran Andre" ucap pembawa acara. Dan para peserta di kelompok kedua pun memasuki arena. "Wooo..... pangeran andre...." sorak para penonton yang merupakan perempuan.


"Yosh, para peserta silahkan ambil kuda kuda" ucap pembawa acara. Dan para peserta itu pun mengambil kuda kuda, Andre membawa pedang dan seluruh peserta di kelompok kedua itu semua nya menggunakan pedang. "Akan aku mulai dalam hitungan ketiga, satu..... dua..... tiga..... mulai" ucap pembawa acara.


"Hiiyyaaaa.....!!!" para peserta pun berlari dan pertarungan di kelompok kedua sangat berbeda dengan kelompok yang pertama, di kelompok kedua pertarungan seperti satu lawan satu. "Triing.... Ting....Ting ...Ting...." suara pedang yang saling bertabrakan. "Wah.... pangeran andre..... sangat tampan......" ucap para penonton perempuan.


Dan pertarungan pedang yang membosankan itu berakhir dengan kemenangan sang pangeran Andre. "Wah..... pangeran andre....." sorak para penonton wanita. "Woy.... pertarungan ini terlalu membosankan" ucap para penonton yang merupakan laki laki. "Woo..... membosankan.... membosankan......" ucap para penonton laki laki. "Baik.... kita akan langsung lanjutan ke pertarungan selanjutnya, yaitu pertarungan kelompok ketiga" ucap pembawa acara.


"Dan di pertarungan ketiga ini ada yang spesial, yaitu terdapat satu petarung yang merupakan perempuan" ucap pembawa acara. "Hah....!! perempuan.....? yang benar....? jangan bercanda...." ucap para penonton yang terkejut mendengar kalau ada petarung perempuan yang mengikuti pertarungan. Dan peserta kelompok ketiga pun memasuki arena.


Sasaki terlihat sangat menonjol kerena ia adalah perempuan, dan petarung yang lainnya adalah laki laki. "Baiklah, meski ada petarung perempuan Kalian tidak boleh mengalah tapi juga kalian tidak boleh membunuh" ucap pembawa acara kepada para peserta tersebut. "Wooo....m pertarungan ini pasti sangat menarik" ucap para penonton.


"Baiklah, dalam hitungan ketiga pertandingan akan di mulai" ucap pembawa acara. Dan para peserta pun mengambil posisi dan kuda kuda. "Satu ..... dua..... tiga..... mulai......!!!!!" ucap pembawa acara yang memulai pertarungan tersebut. Sasaki memegang pedang nya yang masih tersarung. "Wush....." dengan cepat Sasaki melesat.


"Whuushh..... Bukk.... bukkk... bukkk" Sasaki yang telah melesat itu pun langsung melancarkan tiga Serang kepada para peserta lainnya dengan pedang yang masih tersarung. "Akh.... Akh.... Akh...." tiga peserta yang terkena serangan Sasaki itu pun langsung Tek sadarkan diri. "Woooo.... perempuan itu lumayan hebat" ucap para penonton. Dan pertarungan pun terus berlanjut, Sasaki telah menumbangkan sekitar 80 persen peserta.


"Yosh..... pertarungan ketiga di menangkan oleh perempuan ini" ucap pembawa acara. dan pertarungan ke tiga pun selesai dan peserta pertarungan keempat pun memasuki arena. "Pertarungan keempat, akan di mulai dalam hitungan ketiga....." ucap pembawa acara.