Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.33 Hari sebelum festival



Rei memasuki guild petualang. dan berjalan ke arah resepsionis guild petualang. di dalam guild petualang hanya ada beberapa orang meski begitu itu terkesan sangat sepi.



"Laura Monster ini berapakah yang di dapat" ucap Rei. ia mengeluarkan satu monster paling kecil yang di lawannya dalam Dungeon tersembunyi. Monster di lantai dua monster tanaman.


"Eh, monster ini adalah monster yang sangat jarang di temukan" ucap Laura. "Aku masih ada banyak lagi, mungkin kalau di dalam tidak akan muat" ucap Rei. kemudian ia dan laura keluar dari guild.


Dan beberapa orang Yang ada di guild juga keluar untuk melihat monster yang di kalahkan Rei. "Sihir Dimensi\= Dimension space" Rei membuka dimensi penyimpanan dan monster yang ada di dalamnya keluar.


Monster Monster yang keluar adalah monster dari lantai dua sampai lantai empat belas. "Minggir minggir ada apa ini rame rame" ucap seorang cewek. cewek tersebut melihat Rei dan kemudian melompat.


"Eh, kau siapa....?" ucap Rei. "Rei jahat, lama tak bertemu dan juga melupakan ku" ucap cewek tersebut.



"Maaf, kau siapa...?" ucap Rei. "Jahat, nama ku Lidica. "Hmm.... Lidica....? setahun ku Lidica itu naga sisik emas" ucap Rei. "eh...? Rei kau tidak tahu apa pun tentang ras naga...?" ucap Lidica.



Ras naga yang masih muda hanya ada tiga warna sisik yaitu silver, gold dan hijau dan ketiga itu bisa berevolusi menjadi Naga dewasa dan warna sisik mereka juga berubah.


Sedangkan Lidica warna sisik nya berwarna emas saat masih muda dan sekarang berevolusi menjadi Naga merah yang paling besar dan juga dia juga calon Raja naga.


"Kalau di total Sekitar seribu koin emas" ucap Laura. "Ya, kalau begitu aku ambil" ucap Rei. "Wow, coba liat dia bisa dapat seribu koin emas lho" ucap para petualang yang melihat itu.


Rei masuk ke dalam guild untuk mengambil uang. "Laura aku akan ambil 300 dan sisanya bagi ke semua orang yang ada di sini seperti para petualang dan juga resepsionis lain ya" ucap Rei yang hanya mengambil 300 koin emas.


Setelah itu Rei keluar dari guild. Sedangkan Laura membagi kan uang kepada semua orang di sana secar rata. Lidica juga mendapat uang.


Lidica berlari menyusul Rei. "Rei.... tunggu..." ucap Lidica yang sambil berlari.


"Oh, ya Lidica ini ada apa kok banyak yang memasang tenda....?" ucap Rei. "Eh, Rei belum tahu besok akan ada festival menyambut kesembuhan Puteri Iseria" ucap Lidica.



"Oh, ya nanti malam Iseria akan bangun dari tidur" batin Rei. "Oh, ya Lidica aku mau ke kafe, apa kau mau ikut....?" ucap Rei. "Ikut...." ucap Lidica dengan semangat.


Mereka berdua berjalan untuk pergi ke kafe. Saat mereka dekat dengan kafe mereka melihat kafe yang lumayan penuh. "Woah, hanya baru dua hari sudah ramai" ucap Rei yang kagum.



"Wah, ramai seperti biasa...." ucap Lidica. mereka pun masuk ke dalam dan saat Rei masuk Rei di sambut oleh para pegawai di kafe. "Oh, menejer.... selamat datang" ucap mereka.


"Eh,....? Rei kau menejer di sini...?" ucap Lidica. "hehehe....ya...." ucap Rei. Kenapa Rei jadi menejer karena para mengurus panti tidak terlalu bisa untuk berdagang jadi meminta Rei menjadi menejer dan Rei menerima dengan senang hati.