Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.38 Bounty Hunter



Rei berada di dalam tempat pengambilan Bounty. "Kreeek......" Rei membuka pintu tempat tersebut. "Selamat datang" ucap resepsionis di tempat itu.



"Oh ya, kamu siapa....?" ucap resepsionis tersebut. Rei menunjukkan nama pengenal Bounty Hunter. "oh, kamu Bounty Hunter yang datang dari tempat lain ya" ucap resepsionis tersebut. "ya....." ucap Rei singkat.


"Sihir bayangan\= Pectus Umbra" Rei mengeluarkan peti bayangan yang berisi RosaRio dan mengeluarkan Rosario. "Berapa....?" ucap rei. "Eh....? RosaRio....?" ucap resepsionis tersebut yang melihat RosaRio terkapar tak berdaya.


"Dia tak kan bisa bergerak" ucap Rei. Resepsionis tersebut melepas Bounty milik RosaRio yang memiliki harga 2000 koin emas. "Ini 2000 koin emas untuk Bounty RosaRio" ucap resepsionis tersebut.


"Apa kau bisa memberikan nya Uang itu untuk Woodpecker....?" ucap Rei. "Kenapa....?" ucap resepsionis tersebut. "Bisa tidak...." ucap Rei. "Bisa...." ucap resepsionis tersebut. "Ya kalau begitu berikan uang itu untuk Woodpecker" ucap Rei.


"Eh, jadi kamu bertemu dengan Sasaki....." ucap resepsionis tersebut. "Sasaki....." ucap Rei. "Ya, Woodpecker atau yang sering di panggil Sasaki" ucap resepsionis tersebut. "Ya kalau begitu sampai jumpa" ucap Rei. seketika Rei menghilang.


"Hmm....pria yang misterius tapi juga kekuatan sihir nya gak main main" ucap resepsionis tersebut. Sasaki kembali ke tempat Bounty Hunter untuk mengambil Bounty dengan harga yang lumayan. "Kreeek...." Sasaki membuka pintu tempat Bounty Hunter.


"Xayah apa ada Bounty yang lumayan....?" ucap Sasaki. "Ya kebetulan ada titipan dari seseorang" ucap Xayah. "Titipan....? dari siapa...?" ucap Sasaki. "Kalau di lihat dari kartu yang ia punya namanya white" ucap Xayah.


"White....? Apa yang ia titipkan...." ucap Sasaki. "Ini dua ribu emas dari Bounty orang itu" ucap Xayah yang sambil menunjuk RosaRio yang terkapar tak berdaya di atas lantai.


Sasaki mengambil dua ribu emas tersebut dan berjalan untuk melihat keadaan Rosario. Saat Sasaki melihat keadaan Rosario ia terkejut. "eh....?!? tidak ada tanda luka" ucap Sasaki. Setelah itu Sasaki mengambil Bounty dan berjalan keluar.


sementara itu Rei sudah berganti baju. "Sihir bayangan\= Pectus Umbra" Rei mengeluarkan peti bayangan.




Rei berjalan untuk pergi ke festival. Rei melihat ada banyak sekali tenda makanan yang buka.




Rei berkeliling sambil membeli berbagai makanan yang di jual. dan ia bertemu dengan tenda yang orang panti asuhan dirikan. "Halo, bagaimana hasil penjualan kalian...?" ucap Rei.


"Ya, tadi sangat ramai dan sekarang kami lagi istirahat sebentar" ucap pengurus panti. "ya akau begitu aku pinjam tempat ini sebentar" ucap Rei. Rei berpindah tempat dan kembali sambil membawa beberapa peralatan.


"Yosh, sekarang aku akan buat menu baru dan terbatas" ucap Rei. "Menu baru terbatas crepe" ucap Rei. Seketika tempat tersebut langsung ramai dan banyak yang membeli crepe buatan Rei. dan Rei hanya menjual selama 20 menit dan menghasilkan 200 koin perak.



"Ini hasil penjualan Ku tadi kalian ambil dan juga ini crepe" ucap Rei sambil memberikan sekantung koin perak dan memberikan mereka crepe untuk di cicipi. Malam yang sangat menyenangkan pun berakhir pada tengah malam.