Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
Eps.175 Musim panas



Para pelayan sedang menyiapkan makanan, setelah menyiapkan makanan mereka pun makan malam bersama. Setelah makan malam mereka kembali ke kamar mereka. Saat berjalan brosur yang tadi di bawa Rei itu terjatuh di ruang makan, akan tetapi Rei tidak mengetahui nya. Salah satu pelayan itu mengambil brosur tersebut.


"Apa ini.....?" ucap mika yang mengambil brosur yang terjatuh itu. "Apa yang kau temukan mika....?" ucap Vivi dan yang lainnya. "Ini terjatuh dari jubah milik tuan" ucap mika. "Challenge untuk makan porsi spesial....?" ucap Vivi. "Ya..... seperti nya tuan ingin mengikuti nya...." ucap Luna. "ya kalau di lihat tuan membawa ini" ucap mika.


"Ya....." ucap Vivi. Dan mereka setelah membersihkan Dapur mereka pun kembali ke asrama Pelayan. Sementara Rei berada di kamarnya, ia sedang berbaring di atas tempat tidur. "Hmm.... aku harus coba kepada dewa naga...." ucap Rei. Dan tak lama Rei pun menutup mata, ia pun tertidur akan tetapi ia langsung berada di dunia dewa.


"Halo Rei....." ucap dewa manusia. "Ya.... halo kita bertemu lagi" ucap Rei. "Ada apa kau ke sini Rei....?" ucap dewa manusia. "Ya.... aku ke sini ingin bertemu dengan dewa Naga.….." ucap Rei. "Sebaiknya jangan, karena dewa naga dikendalikan oleh kutukan nya" ucap dewa manusia. "Ya.... aku tau itu, meski begitu aku ingin bertemu dengannya" ucap rei.


"Kalau kau memaksa aku akan mengantarmu ke tempat nya....." ucap dewa manusia. "Ya.... terima kasih" ucap Rei. Kemudian mereka pun berpindah tempat, di depan mereka terlihat dewa naga yang sedang duduk di lantai. "Ya Rei sampai sini saja, sekarang aku akan pergi sampai jumpai" ucap dewa manusia yang langsung menghilang.


"Yosh.... saatnya bertemu dengannya" ucap Rei. Dan Rei pun berjalan mendekat ke arah dewa naga. "Yo....dewa naga lama tak bertemu....." ucap Rei. "Eh...... kau setengah dewa yang tidak memiliki rasa putus asa....." ucap dewa naga. "Aku punya, hanya saja lebih sulit untuk menunjukkan nya" ucap Rei. "Jadi ada apa kau ke sini.....? apakah kau ingin mati.....?" ucap dewa naga.


"Aku hanya ingin berbicara dengan mu" ucap Rei dan ia pun duduk di depan dewa naga. "apa yang ingin kau bicarakan.....?" ucap dewa naga. "Ya....ya.... santai, kenapa kau seserius itu seperti bukan dirimu saja...." ucap Rei. "Bicaralah akan aku dengarkan...." ucap dewa naga. "Apakah kau bisa menerima energi sihir jahat dari dewa lain....?" ucap Rei. "Energi sihir jahat.....!! hah.... tidak ada dewa yang lebih jahat dari ku....." ucap dewa naga.


"Kalau begitu akan aku anggap bisa, kalau begitu kau serap energi sihirku...." ucap Rei. "Hah....!!? kau bercanda.....? kau kan dewa kebaikan mana bisa memberikan energi sihir jahat.....?" ucap dewa naga. "Apakah kau lupa....?" ucap Rei. Dan Rei pun mengaktifkan mata kiri nya.



Dan Rei mengumpulkan energi sihir di tangan kiri nya. Energi sihir yang terkumpul berwarna hitam, setelah terkumpul energi sihir itu pun terbang ke arah dewa naga, dan menyatu dengan dewa naga. "Apa apaan kau.....!? kau mau membunuhku.....?" ucap dewa naga. "Rasakan...." ucap Rei. "Akh.... apa apaan ini...." ucap dewa naga.


Dewa naga merasakan kegelapan yang sangat pekat dan kegelapan itu hanya berisi ***** membunuh. "Apa ini.....? bagaimana dewa kebaikan mempunyai ini.....?" ucap dewa naga. "Ya.... siapa yang tau.....?" ucap Rei. "Terkadang kau menyebalkan" ucap dewa naga yang kembali. "Yosh.... sudah kembali...." ucap Rei. "Maaf Rei sampai sampai kau melakukan hal ini kepada ku" ucap dewa naga.


"Ya.... meski sekarang kau bisa mengalahkan kutukan milikku, tapi tidak untuk selamanya, dalam beberapa tahun aku akan lepas kendali" ucap dewa naga. Kekuatan yang di berikan oleh Rei kepada dewa Naga tidak terlalu membuat dewa naga bisa menahan kutukan lebih lama, dia hanya bisa menahan beberapa tahun.


Rei pun terbangun, hari sudah pagi. "Whooam.... sekarang waktunya pergi...." ucap Rei. Rei pun keluar dari kamar nya dan mencuci muka. Setelah itu Rei pun berjalan menuju me ruang makan, di ruang makan pelayan sedang menyiapkan makanan untuk sarapan. Yuna, Nina Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia sudah ada di sana.


"Kalian sudah ada di sini" ucap Rei. "Ya.... selamat pagi Rei....." ucap Iseria, Cerise, Sasaki, Cisa dan Rin. "Selamat lagi danna...." ucap Shiko. "Selamat pagi sayang....." ucap Asami. "Selamat pagi, darling....." ucap Alencia. "Ya.... selamat lagi....." ucap Rei. Kemudian Rei pun duduk, tak lama makanan pun sudah berada di atas meja.


Dan mereka pun sarapan pagi bersama, tak lama mereka pun selesai makan, setelah mereka selesai makan mereka sekarang berada di ruang tengah. "Rei jangan lupa hari ini....." ucap Iseria. "Ya.... tenang saja, aku tidak lupa....." ucap Rei. "Apa yang kalian bicarakan.....?" ucap Alencia. "Karena sekarang masuk musim panas, kalau musim panah sangat cocok dengan air atau yang segar" ucap Rei.


"Kita akan kemana....?" ucap Shiko. "Hmm... kemana ya kira kira.....?" ucap Rei. "Tuan, pesanan anda kemarin sudah kami taruh di dalam lemari es" ucap Luna. "Ah.....yang itu, kalau begitu sudah siap" ucap Rei. "Sayang, kita akan kemana....?" ucap Asami. "Nanti kalian akan tau kita akan kemana" ucap Rei.


"Plok....." Rei menepuk tangan sekali. "Kenapa darling menepuk tangan.....?" ucap Alencia. "Yosh.... kita sudah sampai" ucap Rei. "Sampai....? di mana....?" ucap Iseria. "Ya.... kita ada di mana....?" ucap Sasaki. "Kalau lihat keluar pasti akan tau....." ucap Rei.



Dan mereka pun melihat keluar dari balik pintu Mansion. "Woooaahhhh...... laut....." ucap Iseria. "Ya.... kita ada di pantai....." ucap Rei. "Apakah benar kita sudah berada di pantai.....? ini bukan ilusi kan....." ucap Alencia. "Ya.... kau bisa percaya ini laut" ucap Rei. "Yey.... ayo kita main ke laut...." ucap Cerise. "Kalian tidak ganti pakaian renang.....?" ucap Rei.


"Oh ya.... tunggu sebentar Rei, kita akan ganti pakaian dulu" ucap Iseria. "Ya.... akan aku tunggu, Yuna dan Nina Kalian juga harus ganti baju renang" ucap Rei. "Ya.... papa" ucap Yuna dan Nina. Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia pergi ke kamar mereka untuk ganti pakaian, sedangkan Rei, Yuna dan Nina pergi ke kamar Yuna dan Nina, Rei mengganti baju milik Yuna dan Nina