Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps. 42 Gadis raksasa



Rei menggunakan sihir air dan mengenai naga pasir tersebut. "Duar...." Rei mengenai bagian punggung naga pasir tersebut dan membuat beberapa tubuh naga pasir tersebut hancur menjadi gumpalan pasir.


"Eh....? apa aku memang sekuat ini...?" ucap Rei. "Wrooamm....." naga tersebut mengaum kesakitan. Dan saat tersebut keluar tengkorak raksasa dari dalam pasir.



"Woy, naga kau curang memanggil bala bantuan" ucap Rei. "Tengkorak pasti termasuk undeded, pasti lemah terhadap sihir cahaya" ucap Rei. "Sihir cahaya\= Divine Light" dan tengkorak raksasa tersebut terkena cahaya dari atas dan seketika berubah menjadi debu.


"Hahaha..... sekarang tinggal kau naga pasir" ucap Rei. "Sihir air\= Rain" kemudian di langit muncul awan mendung. dan tak lama hujan turun dan mengenai naga pasir tersebut. Naga pasir yang terkena air hujan perlahan hancur dan menjadi bongkahan pasir basah.


Kemudian ia berjalan mencari tempat yang terdapat altar agar Rei bisa kembali. dan tak mana Rei berjalan ia menemukan tempat sumber air dan juga terdapat banyak pohon dari jauh.



"Apa itu sumber air....? apa cuma fatamorgana" ucap Rei. "Sihir angin\= Instant Footprint" Rei melesat dengan secepat angin untuk melihat apa yang ada di sana. dan saat Rei sampai di sana itu bukanlah fatamorgana akan tetapi tempat yang hijau di tengah gurun pasir.


"Wow, ternyata ada tempat seperti ini" ucap Rei dan Rei melihat ada sebuah goa. dan saat ia masuk ke dalam goa ia menemukan seorang raksasa.



Rei menemukan gadis raksasa yang sedang duduk di dalam goa dan tak jauh dari gadis raksasa terdapat altar.



"Aku mau bertanya bisa tidak....?" ucap Rei. "mau tanya apa....?" ucap gadis raksasa tersebut. "apakah altar itu berfungsi...?" ucap Rei sambil menunjuk altar. "Kalau altar itu bisa di gunakan atau tidak aku masih belum tahu" ucap gadis raksasa tersebut.


"Oh ya kenapa kau ada disini....?" ucap Rei. "Aku tidak tahu aku sudah lama beranda di tempat ini" ucap gadis raksasa tersebut. "Apa aku boleh tahu siapa namamu....?" ucap Rei.


"Namaku Cerise" ucap gadis raksasa tersebut bernama Cerise. "Cerise kah, nama ku Rei, Akagami Rei" ucap Rei memperkenalkan diri. "aku mau bertanya apa kau mau ikut aku keluar...?" ucap Rei.



"Seperti nya dia hanya menetapkan di sini dan tak keluar ke padang pasir" batin Rei. "Tapi kalau keluar menggunakan Altar, altar ini terlalu kecil untuk ku" ucap Cerise.


Rei membuka bukunya dan melihat sihir yang bisa mengubah bentuk. "nah ketemu" ucap Rei ia manambah sihir baru. "Sihir spesial\= Change of Shape" dan di tangan Rei terdapat seperti permen raksasa dan ia memberikan nya kepada Cerise.


"Coba kau makan ini" ucap rei. Cerise mengambil permen yang di berikan Rei dan memakan nya.



Saat setelah Cerise memakan permen yang di berikan oleh Rei ia langsung berubah dari raksasa berubah menjadi gadis berukuran normal. "Eh....? aku berubah menjadi kecil" ucap Cerise. Kekuatan raksasa milik Cerise tidak berubah. Rei hanya mengecilkan ukuran Cerise tidak dengan kekuatan raksasa nya.


(Kekuatan Rei yang telah melihat lambang lambang sekarang sama dengan kekuatan sengah dewa).