
"Ya.... benar sekali ini seperti dunia cermin, meski kau menghancurkan beberapa perumahan tidak akan berpengaruh" ucap Rei. "Eh.... ternyata begitu.... tapi Rei apa yang akan kita lakukan di sini.....?" ucap Cerise. "Aku akan membuat Iseria menguasai teknik Tamer Master, Cerise menguasai kekuatan Giant Queen, Shiko menguasai semua sihir Fairy Queen, Sasaki Sword Queen, dan Asami Dragon Queen, " ucap Rei.
"Rei.... tinggu kenapa Aku, Shiko, Sasaki, dan Asami memiliki akhiran kata Queen....?" ucap Cerise. "Kalian adalah orang yang mendapat kan kekuatan dari pendahulu kalian, seperti Asami apa kau pernah di ceritakan tentang kekuatan raja naga pertama....?" ucap Rei. "Pernah, raja naga pertama memiliki kekuatan angin seperti ku, anginnya dapat memotong apa saja" ucap Iseria.
[Note\=Wujud Naga milik Raja Naga pertama].
"Dan kau mewarisi kekuatan itu, Asami" ucap Rei. "Rei.... aku kan tidak memiliki ikatan dari bangsawan mana pun, tapi kenapa aku juga memiliki kata akhirnya queen....?" ucap Sasaki. "Kau sedikit berbeda Sasaki, Kau mendapatkan kekuatan itu dari pahlawan yang telah sudah hidup beberapa ribu tahun lalu" ucap Rei.
"Pahlawan wanita....?" ucap Sasaki. "Ya.... dia adalah pahlawan yang pertama kali bisa melukai Raja Iblis kedua yang menginginkan kehancuran dunia" ucap Rei. "Apa itu sebabnya aku bisa berpedang dengan baik padahal aku tidak pernah memegang pedang" ucap Sasaki. "Yosh, begini saja bicara nya, Sekarang aku akan membuka kekuatan yang tersegel dalam tubuh kalian" ucap Rei.
Rei mengeluarkan bukunya, ia pun langsung membuka buku itu, selang beberapa saat buku itu memancar cahaya dan mengeluarkan sebuah partikel. dan partikel itu menyambung dengan tubuh Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki dan Asami ke buku. "Papa.... apa kak Iseria dan yang lainnya akan baik baik saja....?" ucap Yuna. "Ya..... tenang saja" ucap Rei.
Partikel itu pun langsung menghilang dan kekuatan Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki dan Asami meningkat pesat. "Untuk Iseria coba untuk melakukan pemanggilan, untuk Cerise coba berubah menjadi raksasa, untuk Asami cobalah mengendalikan kekuatan angin milik mu" ucap Rei.
"Kekuatan dari pendahulu itu lebih berat, seperti memiliki kesadaran tersendiri tapi kalau bisa mengendalikan kesadaran itu maka kekuatan yang bisa di gunakan akan sangat hebat, aku merasa akan ada suatu bahaya yang akan mengancam dunia" batin Rei. "Papa.... apa papa masih kurang enak badan....?" ucap Yuna dan Nina. "Tidak, aku sudah sembuh kok" ucap Rei.
"Rei bagaimana dengan ku.....?" ucap Sasaki. "Kalau kau nanti saja, akan menggunakan area yang sangat besar untuk latihan" ucap Rei. Kekuatan sword queen sangat mengandalkan kekuatan dari weapon master. Iseria mencoba menggunakan sihir panggilan dan berhasil memanggil hewan iblis.
Iseria berhasil memanggil hewan iblis komodusk. "Hmm..... hewan iblis yang lumayan kuat, tapi Iseria kau bisa memanggil lebih dari satu hewan iblis secara bersamaan" ucap Rei. "Eh.....? benarkah....? kalau begitu akan ku coba" ucap Iseria. Sedangkan Cerise berusaha untuk memperbesar ukuran tubuhnya.
"Rei.... aku tidak bisa membesarkan diri" ucap Cerise. "Cerise coba ingat pertama kali bertemu, ukuran tubuhmu kan sangat besar, coba ingat" ucap Rei. "Baik....." ucap Cerise. Sedangkan Asami kekuatan sihir angin nya makin melemah. "Eh.....? kenapa sihir angin ku menjadi sangat lemah....?" ucap Asami yang bingung. "Hah.... Asami Jangan terpengaruh kata kata yang terdengar di kepala mu dan apa pun yang baru saja kau lihat" ucap Rei.
Asami Saat menggunakan sihir angin mendengar kata kata yang membuat hati Asami melemah dan sebuah ingatan yang sudah berubah dari asli. "Asami kuatkan tekat dan jangan percaya kepada yang tidak ada percaya lah kepada orang terdekat mu" ucap Rei. "Ya....." ucap Asami, dan saat Asami menggunakan sihir ia bisa mengendalikan setengah kekuatan dari pendahulu.
Para penduduk pun terdiam membantu karena ucapan dan aura membunuh milik Rei. "Kalau kalian masih tidak percaya, akan aku buktikan" ucap Rei. "Sihir, Changing Area" Rei membuat kota itu menjadi lebih baik dari satu rumah ke rumah lain, secara bergantian.
Kembali ke dimensi cermin, "Iseria, Cerise, Shiko dan Asami, untuk sekarang kalian bisa istirahat, sekarang tinggal Sasaki" ucap Rei. "Weapon master\= Earth of Sword" Rei menggunakan sihir special weapon master dan memiliki jeda beberapa detik sebelum bisa di aktifkan. "Sihir Pelindung\= Full Shield" Rei menggunakan sihir pelindung kepada Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki dan Asami.
"Jriing....." setelah beberapa saat di atas tanah tertancap berbagai macam senjata seperti, pedang, panah, tombak dan lain sebagainya. "Yosh, Sasaki Sekarang kau coba ambil satu pedang, dan kalau pedang itu tiba tiba saja hancur kau harus lebih menerima kekuatan yang kau miliki" ucap Rei. "Ya.... akan aku coba" ucap Sasaki.
Dan tiba tiba saja muncul empat orang di dunia cermin. "Wah..... ada yang bisa menerobos masuk lewat gerbang dimensi" ucap Rei. "Ya.... hahahah.... pelindung dimensi yang tipis itu bisa sangat mudah ku terobos" ucap orang itu. "Kau siapa.....?" ucap Rei. "Kikikikik..... nama ku Jack dari keluarga vampir Vladimir, aku aku adalah pemimpin 10 perintah raja dewa" ucap Jack.
"Hahaha .... namaku Garm, dan aku yang menduduki posisi ke dua" ucap Garm. "Namaku Rokuaka dan aku posisi ketiga" ucap Rokuaka. "Yang yang terakhir, aku Ziggy posisi ke enam" ucap Ziggy.
"Hmm.... Jack tipe jarak jauh dan jarak dekat, Rokuaka Jarak jauh tipe Summon, Garm bisa jarak jauh dan dekat, dan terakhir Ziggy mengandalkan kekuatan tubuh yang melebihi kekuatan norma" ucap Rei. "Eh, kau bisa tau hanya dengan melihat.... berarti kau yang akan ku habisi" ucap Jack. "Jlebb....." Jack tiba tiba saja berada di belakang Rei dan Jack langsung menusuk Rei dengan kuku tangan nya hingga tembus.
"Akh...... Bruaakk......" Rei jatuh dan dari tubuh yang berlubang keluar banyak darah. Aura Rei pun langsung menghilang. "Rei.....!!" ucap Iseria yang terkejut Rei tidak bergerak. "Papa......!!" ucap Yuna dan Nina yang ada di samping tubuh Rei. "Berisik.....!!" ucap Jack. "Cruat....." Jack langsung menebas Yuna dan Nina dengan tangannya. Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki dan Asami pun membentuk formasi.
Iseria dan Shiko berada di belakang menggunakan sihir, Cerise berhadapan dengan Ziggy, Asami berhadapan dengan Garm sedang Sasaki berhadapan dengan Jack.