
Rei langsung berteleport ke mansion. "Eh...? master kemana....?" ucap Suoka. "Pasti Rei kembali ke rumah nya" ucap Sasaki. "kalau begitu sampai jumpa" ucap perempuan tersebut dan kemudian ia langsung pergi.
Rei langsung berada di halaman mansion. "Selamat datang tuan" ucap Ana, Lisia, bel, mika, Hiragi, Asuka bersama an. "Ya...." ucap Rei, kemudian ia menonaktifkan semua sihir yang ia gunakan.
"Maaf tuan bagaimana keadaan putri Iseria dan yang lainnya....?" ucap Mika yang khawatir. "Kau Santai saja" ucap Rei, "Sihir bayangan\= Pectus Umbra" Rei menggunakan sihir bayangan dan dari bawah tanah keluar beberapa peti bayangan dan peti tersebut terbuka.
"Semuanya....." ucap Hiragi. "Kalian bisa sedikit menjauh" ucap Rei kepada mereka. Mereka pun sedikit menjauh dari tempat tersebut. "Sihir penyembuhan\= Healing God" Rei menggunakan sihir penyembuhan untuk menyembuhkan mereka yang berada dalam peti.
"Praaakk...." dari punggung Rei keluar sayap putih. Penyembuhan mulai berlangsung dan tak lama penyembuhan selesai. "Selesai sudah" ucap Rei. kemudian peti bayangan tersebut menutup dan masuk ke dalam tanah.
Flashback.
Setelah Rei menggunakan peti bayangan untuk yang terluka. Rei juga memindahkan para pelayan yang pingsan ke kamar mereka.
Flashback end.
Peti bayangan yang masuk ke dalam tanah memindahkan orang yang ada di dalam nya ke atas tempat tidur kamar mereka masing masing. "Sekarang kalian tolong jaga mereka" ucap Rei. Para pelayan pun pergi untuk merawat.
"Akh, seperti nya aku menggunakan sihir terlalu banyak, kepala ku terasa pusing" ucap Rei. Rei berjalan menuju ke salah satu pohon dan bersandar pada pohon tersebut. "Aku akan memulihkan mana dulu" ucap Rei.
Saat Rei bersandar pada pohon dan tertidur, Suoka datang bersama dengan Sasaki. dan saat Suoka melihat Rei tertidur ia berinisiatif dan ia membuat Rei tidur di pangkuan nya. Rei bangun dan duduk di atas tanah.
"Master apa kamu baik baik saja....?" ucap Suoka. "Ya, Sekarang baik baik saja Terima kasih telah menghawatirkan ku" ucap Rei. "Apa yang kau lakukan disini Woodpecker....?" ucap Rei kepada Sasaki yang duduk di samping Suoka.
"Eh....? master mengenal nya....!?!" ucap Suoka yang terkejut. "Ya aku mengenal nya dalam urusan pekerjaan ya kan Sasaki" ucap Rei. "Ba... bagaimana kau mengetahui nama ku" ucap Sasaki. "Tapi kau juga pasti tahu nama ku kan Sasaki" ucap Rei. "Ya...." ucap Sasaki.
Sasaki pun melepaskan topeng di mukanya.
"Kau lebih cantik kalau tidak memakai topeng" ucap Rei. "a...apa yang kau katakan....?" ucap Sasaki dengan muka memerah. "Oh ya bagaimana kalau kalian masuk ke dalam" ucap Rei. "Ya, yey kita masuk ke dalam rumah master" ucap Suoka dengan sangat senang.
Mereka bertiga pun masuk ke dalam mansion, Sasaki dan Suoka duduk di ruang tamu sedangkan Rei ke dapur untuk mengambil sesuatu. Tak lama Rei pun berjalan ke ruang tamu dengan membawa teh dan makan.
"Master, banyak sekali macam makannya" ucap Suoka. "Ya silahkan di makan" ucap Rei, Sasaki dan Suoka pun memakan makanan yang di berikan Rei, mereka menikmati makanan nya.