After Death

After Death
Bagian 25 : Penyusup



 Prameswari marah dan menjerit melihat


Kharon menyerang dokter Musa dengan membabi buta. Kharon mengeluarkan kekuatan ghaib yang membuat kamar Prameswari dilindungi oleh pagar tak kasat mata yang membuat orang di luar kamar tidak mendengar dan melihat apa pun yang terjadi di dalamnya.


            “Aku berani bersumpah dia bukan


Dokter Musa!”


            “Siluman cepat tunjukkan wujudmu atau Kau kutelan hidup-hidup!”


            “Kau siapa. Aku benar-benar Dokter Musa…” Dokter Musa merintih-rintih kesakitan karena lengan dan kakinya tercabik.


            “Kharon Kau g*la! Dia bukan musuh kita! Maksudku, dia bukan musuh golonganmu!”


Kharon menyadari bahwa yang dia terkam memang manusia biasa penghuni Negeri Cato. Tapi, mengapa ia mencium hawa jahat barusan. Aroma khas yang ditimbulkan oleh Jin Jahat negeri Shaman. Kharon pun segera merubah wujudnya menjadi manusia.


Kemudia dia mengecek seluruh barang bawaan Dokter Musa, tidak ada yang aneh. Penciumannya terasa kabur karena hawa atmosfir yang kian tak bisa ia toleransi. Ia pun mengusap wajah Dokter Musa dan membuatnya pingsan. Kharon mengatakan bahwa dokter Musa akan melupakan apa pun yang barusan terjadi.


            “Pram, Kau tahu aku tak bisa


berbohong. Aku berani bersumpah tadi ada aroma Jin Jahat begitu Kau mengatakan bahwa Dokter Musa masuk.”


            Prameswari merasa harus percaya


karena memang Kharon telah dikutuk untuk selalu berbicara jujur.


            “Aku tidak bisa meninggalkanmu


sendirian. Kurasa mata-mata Bemius telah menemukan keberadaanmu di sini.”


            “Tapi Dante bilang negeri Cato tidak bisa dimasuki Jin.”


            “Lalu kau kira aku ini apa?”


            “Tapi bagaimana cara mereka masuk?”


            “Kau ingat apa yang dikatakan Thalassa pada Dante? Katanya hanya ada satu kalung medallion yang bisa membuat kita berteleportasi ke berbagai dimensi. Tapi yang kau bawa itu palsu, itu artinya,


kita tak tahu seberapa banyak benda itu diduplikasi. Dan jika aku boleh


bertanya, dari mana Kau mendapatkannya?”


            Pram pun menceritakan tentang


gelandangan yang ia temui beberapa waktu lalu. Kemudian, ia juga bercerita


tentang genderuwo yang hampir menangkapnya.


            “Mulai sekarang, Kau tak boleh


menemui siapa pun orang baru, tanpa seijinku. Kita tak tahu mereka di pihak


            “Sudah kubilang aku tak mau


terlibat!”


            “Jadi Kau ingin jiwamu musnah dan kau mati tanpa reinkarnasi?”


            “Apa maksudmu?”


            “Negeri Shaman menemukan cara yang keji untuk menghabisi ruh atau jin. Jin dan ruh memiliki komposisi yang hampir sama, yaitu hanya berupa partikel energy. Energy itu kekal, tak bisa


dimusnahkan tetapi bisa diubah ke bentuk lain.”


            “Lalu?”


            “Bemius dengan penelitiannya


menemukan bahwa energy yang ditimbulkan dari ruh manusia mampu mengubah ruh atau jin lain dalam bentuk energy hitam. Ruh manusia, saat ditambahkan dengan energy khusus yang formulasinya masih menjadi rahasia gerakan bawah tanah Bemius, ruh


manusia yang hanya beruba energy tanpa jasad itu akan rusak dan melebur menjadi


semacam energy hitam yang kemudian biasa mereka sebarkan lagi di Bumi untuk


menciptakan suasana yang mencekam di suatu daerah.


            Kau tahu, itulah mengapa mereka


gemar mengajak manusia untuk bertransaksi atau yang mungkin biasa kau sebut sebagai perjanjian pesugihan, yang pada akhirnya Jin Jahat akan merenggut ruh manusia dan kemudian dipakai sebagai bahan percobaan sekaligus bahan tambahan untuk formula energy tertentu di laboratorium bawah tanahnya. Nah, katanya, orang atau jin yang mati dengan cara seperti itu tidak akan bisa lagi


mendapatkan kesempatan reinkarnasi karena inti dari ruh mereka telah melebur


dalam bentuk lain. Dan mereka tak memiliki wujud dalam bentuk apa pun. Dan Kau,


jika tertangkap oleh Bemius, tentu juga akan berakhir sama. Ruhmu akan


dihancurkan dan Kau tak bakal lagi bisa dibangkitkan kembali.”


*********


Episode-episode


ini dibuat dengan agak ngawur dan kemungkikan besar akan segera saya revisi


besok. Terpaksa saya up demi memenuhi persyaratan keikutsertaan kontes


Noveltoon yang mewajibkan batas minimal Novel adalah 20 ribu kata. Sementara


sampai saat ini masih belum mencapai. Maka sepertinya chapter-chapter setelah


ini aka nada versi revisinya. Mohon map dan terima kasih…