
Banyak yang tak mengetahui bahwa Bemius merupakan putera Raja di Negeri Shaman. Bemius dikeluarkan dari silsilah
kerajaan saat dia ketahuan akan melakukan sebuah kudeta kepada ayahnya sendiri.
Kudeta itu digagalkan oleh Philemon, adik kandung Bemius yang kemudian juga
ikut kabur dari kerajaan karena diancam akan dibunuh oleh Bemius dan
pengikutnya. Setelah tragedy kegagalan Kudeta terjadi, Philemon hidup secara
nomaden dan berpindah-pindah antar dimensi. Sementara itu, Bemius bersama
sebagian pengikutnya membangun sendiri sebuah kerajaan Jin Jahat, yang lokasinya
sangat jauh dari kerajaan milik ayahnya.
Di kerajaan Anathemus yang dipimpin oleh Bemius, Bemius mendirikan sebuah lembaga pendidikan. Ia sadar bahwa menjadi jahat bukan soal garang dan kejam saja, tapi perlu adanya kecerdasan intelektual agar kejahatan bisa berjalan dengan rapid an terstruktur. Dari sanalah ia juga mendirikan semacam pelatihan-pelatihan dan perekrutan untuk
mengembangkan kerajaannya.
Setelah selama 150 tahun memimpin, kerajaan Anathemus telah berkembang pesat dan menurut Bemius akan segera bisa melumpuhkan kerajaan ayahnya. Begitu semua pasukan telah Bemius persiapkan, bala tentara dari golongan Jin, Siluman, Binatang Buas, dan Ruh manusia, Bemius mendapat kabar tak menyenangkan soal keberadaan Bocah Purnama Ke Tujuh.
Ia bisa saja merekrut Bocah Purnama ke Tujuh itu sebagai pasukannya tapi ia tak mau mengambil risiko yang besar. Selama ratusan tahun itu ia adalah sosok Jin Hitam tak terkalahkan, jika ia merekrut bocah purnama ke tujuh di barisannya, ada kemungkinan keberadaannya sebagai makhluk terkuat akan tersisihkan. Maka dari itu, sebelum Prameswari mencapai usia 25 tahun, di mana itu merupakan tahun pertama semua kekuatannya mulai teraktivasi, Pram dibunuh dan hendak diseret ruhnya untuk dipenjarakan di negeri Shaman.
Sayag sekali, usaha membunuh Pram di Bumi memang berhasil. Namun Bemius tak menduga bahwa Pram kembali hidup di dimensi lain. Ia tak tahu menahu soal Negeri Cato. Tapi setelah melakukan
penyisiran di seluruh belahan bumi dan Shaman tapi tetap tak menemukan ruh
Prameswari, Bemius mulai dilanda kekhawatiran.
yang mengganggu pikiran Bemius adalah Prameswari merupakan manusia setengah Jin pertama yang dilahirkan di Purnama ke Tujuh. Bemius tak paham, apakah cara
membunuh bocah purnama ke tujuh yang sempat ia ketahui itu juga akan berlaku
kepada bocah purnama ke tujuh dari golongan darah campuran.
Untuk itu Bemius membagi pasukannya untuk melakukan beberapa misi yang berbeda. Ada pasukan khusus yang bertugas mengintai rumah Prameswari di Bumi. Pasukan khusus yang mempelajari kuburan Prameswari,
dan juga pasukan khusus yang bertugas untuk menyisir bagian-bagian Bumi untuk
mencari Buku Kuno Pendidikan Anak Purnama ke Tujuh. Buku tersebut berisi
tentang tata cara untuk membimbing dan mendapatkan kekuatan penuh bagi bocah
purnama ke tujuh. Bemius memburunya karena takut buku itu terlebih dahulu akan
ditemukan oleh pihak Prameswari.
Sementara Bemius telah melakukan banyak persiapan, dia tak tahu sama sekali jika Prameswari justru tak tahu
menahu soal apa pun. Prameswari sebenarnya juga tak punya urusan dengan Bemius, baginya, urusannya hanya soal melanjutkan kehidupannya di Negeri Cato bersama Dante.
Namun, Prameswari akhirnya toh terpaksa melibatkan diri karena memang melawan
atau tidak melawan, dia tetap akan diburu dan dimusnahkan oleh Bemius.