
Masih acara resepsi Leia dan Dante
"Nadira? Ngapain kamu disitu?" seru Leia.
"Ambil minum. Apa kalian tidak lihat? Oh aku lupa, dunia milik kalian berdua, yang lain indekos" ejek Nadira.
"Kamu akan merasakan jika nanti sudah resmi menikah dengan Pedro, Nadira" senyum Dante sambil memeluk Leia dari belakang.
"Iya deh! Oh aku sarankan, jangan unboxing di Jepang. Masih banyak saudara dan FYI, Luke tampak marah melihat keluarga Moretti datang."
Dante menatap Nadira. "Apakah Alessandro Moretti ada?"
"Sepertinya tidak ada karena tadi tidak sengaja aku lewat saat hendak mau ambil minum, hanya Raffa yang ikut dan tampaknya itu yang membuat Luke tadi bergegas turun..."
Suara lift terbuka dan tampak Sakura dengan wajah ditekuk dan dibelakangnya Luke serta Hidetoshi memasang wajah dingin.
"What's going on?" tanya Leia ke Nadira dan Dante.
"Tampaknya kembaranmu sedang bermasalah dengan adik bungamu" bisik Dante di sisi telinga Leia lalu mencium rahang istrinya.
"Oh come on you two!" Nadira bergegas meninggalkan pasangan pengantin baru itu.
***
Shinichi melihat ke arah adiknya yang tampak judes tralala ditambah wajah Luke yang tampak ingin berbicara dengan Sakura tapi tidak berani.
"Apa yang terjadi?" tanya Shinichi mendekati Luke.
"Aku dihajar adikmu."
"Bang Lukie bilang apalagi? Apa bang Lukie tidak tahu, Sakura kalau ngambek bakalan seharian macam Oma Kristal!"
"Aku yang salah Shinchan."
"Bang Lukie bilang apa?" cecar Shinichi.
"Aku cuma bilang dia pakai ajian apa membuat dua morotin tergila - gila sama dia..."
Shinichi melongo. "Bang Lukie cari perkara!"
"Iya aku yang salah..."
"Now you fix it!" Shinichi menatap judes ke Luke.
***
Raffa Moretti naik ke ballroom untuk mencari kedua orangtuanya dan disana dia bertemu dengan Hideo dan Fayza yang menatapnya dingin.
Luca dan Emi lebih baik karena menghormati keluarga Moretti meskipun di masa lalu keluarga Bianchi dan Moretti sempat berseteru tentang anggur.
Acara resepsi pun berakhir menjelang tengah malam dan semua orang pun kembali ke kediaman masing-masing maupun kamar hotel tempat mereka menginap selama di Tokyo.
***
Honeymoon Suite
Dante menatap kamar honeymoon yang disiapkan untuk dirinya dan Leia. Pria itu memperhatikan beberapa detail yang menurutnya ada signatur Leia disana.
"Ini desain kamu kan?" tanya Dante sambil menunjuk sebuah motif batik parang di beberapa aksen wallpaper dan diantara itu terdapat kode bertuliskan 'LB'.
Leia hanya tersenyum. "Matamu awas juga ya Inferno."
"Aku selalu memperhatikan segalanya tentangmu Leia." Dante membuka jas dan kemejanya hingga meninggalkan celana panjang hitam memamerkan tubuhnya yang liat dan berotot.
Natapnya jangan gitu amat bang...
Leia hanya menunduk sambil melepaskan perhiasan yang menempel di tubuhnya. Dante menghampiri istrinya yang sedang berdiri di meja untuk meletakkan berbagai aksesoris disana lalu memeluknya dari belakang.
"Mau mandi?" bisik Dante sambil menyusuri rahang, leher hingga ceruk leher Leia yang samar-samar harum lavender.
"Mandi lah... Biarpun Tokyo dingin tapi tetap saja aku merasa... DANTE!" pekik Leia ketika tangan nakal Dante menyusuri dua asetnya di depan. Diam-diam Leia menyesal memakai gaun pengantin yang mudah dilepas hingga tubuhnya terekspos sempurna. Dan baru kali ini dirinya half na*ked di depan seroang pria.
"Dadamu tidak besar tapi bentuknya sempurna..." ucap Dante sambil menatap Leia di depan kaca mereka berdiri. "34 cup B?"
Leia menatap sengit ke suaminya yang memang lebih berpengalaman. "Memang kenapa? Kurang besar?"
"Buat apa besar-besar kalau di dalamnya disumpal silikon. Aku suka yang natural..." bisik Dante parau. "Maunya aku ber*cinta di meja ini tapi mengingat ini pertama kalinya untuk mu, kita harus melakukannya dengan benar."
Leia berbalik dan menatap mata biru Dante dengan tatapan bingung. "Apa maksudmu melakukannya dengan benar?"
"Pertama kali itu harus di kasur, Leia sayang. Karena sebagai penghormatan untukmu. Kalau kamu sudah biasa, mana saja bisa kita lakukan" senyum Dante meshum.
"Iiissshhh! Susah sama mantan player..." suara Leia menghilang ketika bibir Dante menciumnya lembut tapi tak lama keduanya pun saling berciuman panas dan pria tinggi itu lalu menggendong istrinya yang sudah terlepas dari gaun pengantinnya ke arah tempat tidur.
Dante memang seorang player... ralat. Mantan player! Tapi bersama Leia, dia ingin memberikan permainan yang membuat istrinya nyaman dan memuaskan. Pria itu melepaskan celana panjang dan boxer nya hingga polos lalu dia juga melepaskan thong milik Leia.
"Dante..." de*sah Leia disela-sela cumbuan suaminya.
"Rasanya..."
"Apa?"
"Wow..."
"Aku belum masuk lho Leia..." bisik Dante di sisi telinga Leia.
"Punya suami mantan player tuh..." Dante menciumnya lagi.
"Aku memang sudah tidak player lagi semenjak kau tendang..." Dante menciumi tubuh Leia membuat istrinya mulai mengeluarkan suara-suara yang membuatnya semakin semangat menikmati malam pertama mereka.
"Kamu ingin anak laki-laki atau perempuan?" tanya Dante sambil pelan-pelan masuk ke dalam inti Leia. Istrinya tampak menahan nafas dan sedikit tidak nyaman saat miliknya ditembus.
"Dante..." ddesah Leia ketika suaminya bergerak pelan diatasnya.
"Maaf sayang ... Sakit?"
"Sedikit..."
"Nanti kamu akan ketagihan kok" ucap Dante absurd membuat Leia menatap judes.
"Meshum!"
Namun setelahnya Leia merasakan betapa suaminya pecinta sejati dan malam pertama mereka adalah pengalaman hubungan suami istri yang berkesan bahkan Dante tersenyum saat melihat Leia tampak puas mendapatkan puncaknya beberapa kali.
***
"Laki-laki..."
"Hah?" Dante menatap istrinya yang meletakkan kepalanya di dada berototnya usai ber*cinta kedua kalinya.
"Pertanyaan kamu tadi. Ingin anak pertama apa?"
Dante cemberut. "Kenapa?"
"Karena kamu ada saingannya" senyum Leia.
"Leia! Kamu menyebalkan!" ucap Dante sambil membalikkan tubuhnya dan mengukung istrinya di bawah sedangkan Leia tertawa terbahak-bahak. "Signora Mancini, anda minta dihukum lagi?"
"No Signor Mancini... Ini masih perih!" elak Leia yang memang merasa tidak nyaman.
"Ya sudah, masih ada hari esok." Dante merebahkan tubuhnya dan menarik tubuh istrinya. "Terimakasih Leia. Kamu memberikan milikmu padaku..."
"You're very welcome."
Dante mencium pucuk kepala Leia. "Ti voglio bene ( aku mencintaimu )."
"Anch'io ti amo ( aku juga mencintaimu). Dante, aku ngantuk..." gumam Leia sambil memejamkan matanya.
"Tidurlah" Dante memeluk tubuh polos Leia. "Aku akan menjagamu."
***
Yuhuuuu... Up Siang Yaaaaaa
Oh, pengumuman... akhir bulan ini insyaallah Antonio Bianchi dan Alexis Accardi akan hadir.
Lalu... Januari 2023, insyaallah ( tanggal menyusul ) akan hadir dua cerita.
Sakura Park with The Moretti Brothers
Kisah Alisha Léopold dan Richard Carrington ( anaknya Zee dan Sean dengan anaknya Henry dan Medeline )
Habis itu ... sudah Eike siapkan juga novel anaknya Alaric Blair, Raine dan Charles 'Charlie' McGregor yang merupakan cicit Duncan McGregor ( dari Mario McGregor kakaknya Mike Cahill ). Ceritanya tentang dua pembalap F1 yang bersaing penuh dengan kebagongan.
Radhi dan Raine itu anak kembarnya Alaric Blair dan Nura.
Kapan duo R launching... belum dipastikan bulan apa tapi draft udah ada tinggal nunggu giliran.
Visualnya Raine dan Charlie
Ditunggu saja lah. Nanti Eike info di akun IG eike @hana_reeves_nt atau di GC klan Pratomo. Yang belum gabung di GC , Monggo gabung. Yang mau DM via Instagram, Monggo juga.
***
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️