The Bianchis

The Bianchis
Leia Bianchi : Bertemu Raffa Moretti



Tokyo Jepang


Dante dan Leia baru saja menyelesaikan semua administrasi pernikahan di kedutaan besar Italia hingga mereka mendapatkan ijin menikah di Jepang. Dan sekarang keduanya menuju kantor catatan sipil untuk melaporkan bahwa mereka akan melangsungkan pernikahan pada bulan Februari.


Meskipun bisa menyuruh orang untuk mengurus, tapi Dante tetap ingin mengurus semuanya sendiri agar tahu prosesnya.


"Sudah selesai semua ya Leia?" tanya Dante sambil melihat gadisnya memeriksa berkas di map plastik.


"Sudah" jawab Leia. Meskipun jaman sekarang semuanya online tapi untuk pengajuan di catatan sipil, harus calon mempelai yang datang karena akan dilakukan wawancara.


"Kita kemana nih?" tanya Dante bingung.


"Ke almamater aku yuk!"


"Todai?"


"Bukan. SMA aku."


"Memang ada apa disana?"


"Sakura tanding Kendo."


***


Sekolah International Tokyo


Mobil milik Leia pun terparkir manis di area parkiran sekolah elite yang juga almamater Luke dan Shinichi.


Keduanya pun turun sambil bergandengan tangan dan Leia menyapa beberapa gurunya sembari memperkenalkan Dante sebagai calon suaminya. Setelahnya mereka pun masuk ke gedung olah raga yang sedang menampilkan pertandingan Kendo.


Leia mencari-cari adiknya hingga melihat Sakura sedang mengobrol dengan seorang gadis yang tidak memakai baju Kendo. Sakura sendiri sudah siap dengan keigo-gi dan Hakama sembari duduk bersimpuh. Bokuto ( pedang Kendo ) miliknya berada di sebelah Sakura.


"Ayo Dante. Sakura disana!" tunjuk Leia kearah adiknya.


Dante mengikuti gadisnya hingga Sakura melihat kedua kakaknya menghampiri dirinya. Bungsu Hideo Kojima Park itu pun berdiri dan menghampiri keduanya.


"Wah akhirnya datang juga. Eh tapi kok tahu aku ada pertandingan?" Sakura memeluk kakaknya.


"Shinichi yang bilang. Katanya dia tidak mau kamu diganggu sama muka rata. Memang siapa muka rata?" Leia menatap Sakura bingung.


"Oh Raffa Moretti maksud mas Shin."


Dante menoleh ke Sakura. "Moretti?"


"Iya bang Inferno. Memang Abang kenal?"


"Tidak secara langsung karena Moretti kekuasaannya di Roma, bukan Turin."


"Turin itu kekuasaan Bianchi dan Mancini" sambung Leia.


"Aku mana paham lah!" cengir Sakura.


"Memang sih" senyum Dante sambil merangkul pinggang Leia.


"Nanti dia akan nongol sendiri apalagi melihat aku ngobrol dengan kalian, bakalan super auto kepo."


Leia dan Dante saling berpandangan. "Apa si Raffa naksir kamu?"


"Iya. Sudah nembak aku malah."


"Terus?"


"Aku tolak lah!" jawab Sakura enteng. "Bukan apa-apa mbak, aku masih ingin bebas bukan harus diributin cowok..."


Leia melirik tajam ke arah Dante. "Seperti siapa ya?" sindir putri Luca Bianchi itu.


"Seperti rumput yang bergoyang" jawab Dante sambil melengos.


Sakura cekikikan. "Mbak, bang Lukie beneran hilalnya sama mbak Rin?"


"Sepertinya."


"Cocok! Sama-sama kulkas!" kekeh Sakura.


"Tapi Luke kayaknya bisa jadi kompor kalau bertemu dengan pawangnya yang sesuai" celetuk Dante. "Bagaimana pun dia masih punya darah Italianya. Sama seperti Leia."


"Apaan sih?"


Dante hanya tersenyum manis.


"Kalau mau tahu si muka rata, tuh datang orangnya" bisik Sakura.


Dante dan Leia menoleh dan Raffa tampak terkejut melihat sepasang calon suami istri itu.


"Dante Mancini?" akhirnya Raffa


"Rupanya si kecil Raffa meskipun sudah tidak kecil. So, dimana kakakmu si Alessandro?" tanya Dante tanpa basa basi.


"Ngapain cari Alessandro?" Raffa menatap tidak suka ke Dante.


"Karena dia punya hutang padaku. Hutang penjelasan, kenapa dia main menabrakkan Aston Martinnya ke mobil ku!" Dante menatap tajam ke arah Raffa.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Maaf pendek coz sudah setengah merem


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️