
Tokyo Jepang, Sebulan setelah kembali dari Belgia menyelamatkan Zinnia ( Sebelum peristiwa Leia Kecelakaan )
Luke menghabiskan waktunya untuk gym untuk menyalurkan emosinya setelah mendapatkan kabar dari Shiki Matsumoto bahwa Natalia sudah dibereskan.
Saudara kembar Leia Bianchi itu merasa dirinya antara kesal atau marah atau lega, dia tidak tahu. Yang Luke tahu, setidaknya Zinnia selamat dan hidup dengan tenang di Indramayu.
Luke Bianchi
Luke melakukan selfie untuk dipamerkan ke grup sepupu prianya. Dirinya, Bayu, Arkananta, Valentino, Shinichi, Gasendra, Damian, Radyta dan Radeva sama-sama sport dan gym junkie serta sangat memperhatikan bentuk tubuh mereka.
Tak lama suara ponselnya berbunyi dan Luke langsung menerimanya.
"Ya? What? ... Aku akan segera kesana!" Luke mematikan ponselnya dan bergegas mandi lalu bergegas menuju lokasi yang ditelpon oleh orang itu.
***
Taman Sebelah Toko Kue Milik Marissa Bianchi
Luke menatap kesal melihat kebun strawberry miliknya yang merupakan peninggalan Oma Miki Al Jordan, sudah diacak-acak dan buah strawberry yang sedang berbuah ranum-ranumnya, hilang tak berbekas.
"Siapa ini yang mengacak-acak kebun aku? SIAPA?" bentak ketua klan Yakuza Takara itu ke anak buahnya.
"Kami sedang mengambil gambar CCTV, Bianchi-sama."
Wajah Luke benar-benar marah luar biasa. Dirinya tidak masalah jika ada yang meminta buah strawberry yang ditanamnya tapi tidak dicuri jugaa!
Pawangnya Trio Kampret
"Bianchi-sama, ini adalah hasil dari kamera CCTV."
Luke menerima foto orang yang mencuri strawberry dari kebunnya malam-malam. Perempuan? Dilihatnya jam saat kejadian itu berlangsung. Jam sebelas malam? Aku masih di gym! Luke memperhatikan Hoodie yang dipakai gadis itu. Damn it! Dasar Yankee!
"Cari tahu siapa dia! Aku tahu kalian canggih! Jangan sampai aku bandingkan dengan Oom ku Benjiro Smith!" perintah Luke dengan marah ke anak buahnya.
Barang siapa main merusak kebun Oma Miki, Habis!
Luke pun memilih menuju markas Yakuza Takara dan mencari tahu siapa gadis itu. Dari bajunya, Luke bisa tahu dari gang mana dia berasal.
***
Rumah Sakit Saisekai Tokyo
Rin Ichigo datang ke rumah sakit dengan wajah riang karena mendapatkan apa yang dia inginkan semalam. Gadis cantik yang memiliki tinggi 170 sentimeter itu langsung menuju ruangannya.
Rin langsung mengambil snellinya dan mulai pekerjaan rutinnya sebagai ahli gizi di rumah sakit Saisekai Tokyo. Rin yang berusia 22 tahun itu adalah lulusan fakultas gizi Tokyo University melalui jalur beasiswa. Rin sendiri sudah hidup sendiri sejak SMP saat kedua orangtuanya memilih bunuh diri karena hutang kepada rentenir.
Rin pun tinggal bersama neneknya dari ibunya dan bersekolah di pinggiran kota Tokyo. Setelah lulus SMA, Rin mencoba peruntungan untuk masuk fakultas gizi di Tokyo University karena tidak banyak orang yang tertarik masuk sana. Rupanya nasib baik menghampirinya apalagi mengingat dirinya adalah ketua Yankee Rose Tokyo.
Yankee atau dalam bahasa jepang "Yanki" istilah telah digunakan untuk anak-anak muda yang bemasalah. Dan Rin memimpin para anak-anak perempuan yang memiliki masalah di rumahnya untuk bergabung dengannya. Bukan untuk berbuat kriminal, bahkan untuk melindungi para lansia.
Rin sendiri sudah berhenti menjadi ketua Yankee setelah dirinya mendapatkan pekerjaan di rumah sakit dan dia tidak mau membahayakan kariernya. Tapi semalam, ketua Yankee sekarang, Tomomi, meminta bantuannya karena ada seorang cucu hendak membunuh neneknya demi tabungan.
Gadis itu pun langsung menuju TKP dan disana dia melihat Tomomi sedang berkelahi untuk mempertahankan tabungan milik nenek yang dilindungi oleh kelompok Yankeenya. Rin tanpa ragu langsung menghajar cucu durjana itu dengan pedang kendonya.
Usai mengusir cucu itu dengan kondisi babak belur, Rin meminta Tomomi dan Rika menemani nenek Akane.
Sepulangnya dari rumah nenek Akane, Rin melewati sebuah toko pastry dan tanpa diduga-duga ada sebuah kebun strawberry kecil tersembunyi disana. Rin yang pecinta berat strawberry sesuai dengan nama belakangnya, Ichigo, tidak dapat menahan dirinya.
"Gomen, aku mencuri, Kamisama, tapi strawberry ini memanggil aku" seringai Rin yang langsung mengambil brutal dan dimasukkan ke dalam tas belanja yang selalu dibawanya.
Dan sesampainya di apartemen miliknya, Rin langsung memakannya dan sangat senang karena strawberry itu selain besar-besar, rasanya juga sangat manis.
Rin juga membawa satu kotak untuk bekal pagi ini.
***
Gadis itu memang memegang list makanan yang ditujukan para pasien lansia karena dia memintanya. Rin ingin mengingat kebaikan neneknya yang sudah meninggal dua tahun lalu.
"Biasa Ichigo, banyak yang protes rasanya hambar" ucap anak buahnya di dapur.
"Mana ada makanan rumah sakit enak?" kekeh Rin.
"Ichigo, ada yang tidak mau makan karena tidak ada rasanya" ucap seorang suster.
"Jangan bilang kakek Kitano."
"Mochiron ( tentu saja )" gelak suster itu.
"Iiissshhh dasar kakek ganjen!" kekeh Rin. "Jadwal menu seperti yang sudah aku buat semalam ya. Kan kalian sudah mendapatkan email masing-masing."
"Oke Ichigo. Semangat membujuk kakek genit itu!" goda para juru masak yang merupakan anak buahnya.
"Benar-benar mood booster aku!"
Rin dan suster yang memanggilnya tadi berjalan menuju ruang rawat para kaum lansia yang menderita sakit macam-macam. Dan mereka langsung heboh melihay Rin datang dengan senyum terkembang.
"Bagaimana kabar kalian wahai kakek dan nenek aku?" sapa Rin riang. "Kakek Kitano, aku dengar dari suster Kitajima, kakek tidak mau makan. Kenapa?"
"Hambar, Rin cantik" adu Kakek Kitano.
"Bagaimana kalau kakek makan sambil melihat aku tapi jangan berpikiran meshum karena bakalan pahit?" goda Rin.
"Ah Rin. Kamu senang sekali menggoda ku" jawab kakek Kitano genit.
"Yang penting kakek mau makan."
***
Luke Bianchi tiba di rumah sakit Saisekai setelah tahu siapa gadis yang merampok kebun strawberry nya dengan brutal.
Rin Ichigo.
Luke menghampiri resepsionis dan meminta bertemu dengan Rin Ichigo. Awalnya resepsionis keberatan memberitahukan Rin tapi ketika mengetahui yang mencarinya adalah Luke Bianchi, ketua Yakuza, membuat dirinya memberi kan informasi.
"Berdasarkan dari CCTV, Ichigo-kun berada di coffee shop di dekat taman rumah sakit, Bianchi-san."
"Domo arigato." Luke pun berjalan menuju coffee shop dan dia melihat gadis itu sedang tertawa bersama rekan-rekannya.
Luke sudah mengetahui pekerjaan Rin pagi hari dan malam hari. Benar-benar Yankee merepotkan!
Introducing Rin Ichigo
Luke menghampiri Rin yang siang itu memakai gaun coklat dengan motif polkadot putih kecil-kecil.
"Ichigo Rin!" panggilnya membuat Rin berhenti berbicara dengan rekan-rekannya para perawat.
"Ya? Maaf anda siapa?"
"Saya adalah pemilik kebun strawberry yang kamu ambil buahnya secara brutal!" jawab Luke dengan sengaja mengeraskan suaranya.
Wajah Rin memucat dan bergegas menarik tangan Luke lalu keluar dari coffee shop.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Kali ini giliran pawang trio kampret
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️