
"Tapi bagaimana dengan ketidakadilan yang di dapat orangtua Anda?" tanya Okta.
"Biarkan saja. Itu sudah berlalu sangat lama. Aku tidak akan kembali untuk alasan apapun juga," jawab William.
"Tuan, tidakkah Tuan berpikir untuk segera kembali dan memperjuangkan apa yang harusnya jadi milik Tuan. Ini masih belum terlambat?" lanjut orang itu.
"Aku sudah memiliki semuanya di hidupku yang sekarang. Aku tidak perlu kembali untuk mendapatkan semuanya karena semua yang kuinginkan sudah ku dapatkan disini," tolak William.
"Tuan, saya mohon kembalilah. Karena jika Anda tidak kembali, sesuatu yang buruk akan terjadi," pinta Okta. Wajahnya jelas menyiratkan kesedihan dan juga ketakutan. William jelas tahu itu, wajah itu bukanlah wajah pembohong.
"Memangnya apa yang akan terjadi jika aku tidak kembali?" tanya William.
"Tuan, saat ini hubungan antar keluarga di Bangsawan Timur memang sedang memanas. Mereka saling menjatuhkan untuk mendapatkan tahta penerus kepala keluarga. Seharusnya Anda adalah salah satu kandidat itu," kata Okta mulai menjelaskan.
"Lalu?" tanya William.
"Saat ini kandidat terbaik jatuh pada Nona Anye. Tuanku, percayalah tidak baik jika penerus Bangsawan Timur jatuh padanya. Dia memiliki perangai yang buruk. Masa depan Bangsawan Timur bisa hancur ditangannya. Bangsawan Timur memiliki organisasi rahasia yang diberi nama Dark Ocean yang tersembunyi. Jika sampai Nona Anye menjadi penerusnya organisasi itu akan berada dalam kendalinya dan akan sangat membahayakan, Tuan."
"Jika itu memang hal buruk itu akan menimpa Bangsawan Timur, apa hubungannya denganku? tanya William.
"Tuan, Nona Anye dia memiliki hubungan khusus dengan kelompok organisasi yang misterius di luar negeri dan telah menyetujui sebuah kesepakatan. Meskipun tidak tahu kesepakatan apa tapi sudah pasti itu tidak akan baik untuk kedepannya," jelas Okta.
"Organisasi, siapa?" tanya William.
"Itu adalah Abixz99. Tuanku, membicarakan tentang Abixz99 bukankah seharusnya Tuan lebih paham mereka siapa?" jawab Okta.
William melihat Okta. Apa yang dikatakannya benar. Kalau iya maka sepertinya hari-hari buruk akan segera terjadi. Bahkan mungkin sebuah perang. Abixz99, mereka adalah sebuah organisasi misterius yang selama ini menjadi satu-satunya musuh bebuyutan Louise dan dirinya. Sebuah organisasi yang kejam yang tak kenal apa itu ampun. Sejauh ini hubungan mereka dan Abixz99 sangatlah buruk. Beberapa tahun yang lalu anggota mereka terlibat saling serang saat keduanya masih berada di luar negeri.
Jika Dark Ocean sampai bergabung dengan Abixz99 ini akan membuat dirinya dan Louise serta pengikutnya terancam. Bukan hanya kehidupan mafianya yang terancam tapi juga busa menghancurkan Matthews Group mereka yang susah payah mereka bangun dan besarkan.
"Jika aku kembali, memangnya apa yang bisa ku lakukan. Kenapa kau sangat yakin aku bisa mendapatkan kembali posisi itu. Aku bahkan tidak memiliki siapapun disana," lanjut William.
"Tuan, disana ada dua tetua yang terus mencari Tuan dan memperjuangkan posisi itu untuk Tuan secara sembunyi-sembunyi. Atas perintahnya juga kami bergegas menemui Tuan disini. Tapi sebagian dari kami hanya bisa menunggu di bawah karena ada banyak penjaga milik Tuan Louise. Tuan, Tuan harus menjadi penerus Bangsawan Timur. Hanya dengan cara itu Tuan bisa mengendalikan Dark Ocean agar tidak jatuh ke tangan yang salah. Dengan begitu kita bisa mencegah kemungkinan terburuk terjadi. Tuan, saya mohon pikirkanlah!" pinta Okta memelas.
"Aku akan memikirkannya. Kau pergilah sekarang!" kata William.
"Tuanku, ada hal yang ingin saya sampaikan," kata Okta sebelum pergi.
"Apa?" tanya William.
"Tuan harus membahasnya bersama Tuan Muda Louise. Karena untuk mendapatkan posisi itu, Tuan juga membutuhkan bantuan Nona Jose dari Kota Utara. Itupun jika Nona Jose dan Tuan Louise setuju," jawab Okta.
"Tidak, aku bisa menyelesaikan semuanya hanya dengan Louise dan Arthur. Nona dari Kota Utara tidak perlu ikut campur," tolak William.
"Tapi, Tuan?"
"Sudahlah, pergilah! Aku akan segera membahasnya dengan Louise setelah aku selesai melakukan transplantasi," usir William.
"Tuan, seharusnya Tuan memiliki liontin itu kan?" tanya Okta memberanikan diri.
"Kenapa?" jawab William.
"Apa Tuan tidak tahu mereka siapa?" tanya Okta lagi.
"Itu bukan urusanmu. Pergilah!"
Selepas kepergian Okta, William kembali mengambil liontin itu. Awalnya William mengira dua anak itu adalah dirinya dan adiknya. Tapi setelah menyelidikinya secara diam-diam ternyata dia adalah anak tunggal. Karena tahu dia tidak memiliki saudara, William memutuskan untuk berhenti menelusuri lebih jauh soal itu karena menganggapnya tidak penting.
"Apa Okta tahu siapa bocah perempuan ini?" batin William. Tapi sangat terlambat untuk bertanya karena Okta sudah pergi.
Okta segera menyelinap keluar. Takut keberadaannya diketahui oleh orang-orang Louise. Dia keluar dari rumah sakit dengan lancar tanpa hambatan dan bergegas menuju mobil untuk menemui kelompoknya.
"Kenapa kau sangat lama. Aku sudah lelah menunggumu disini."
Okta tercekat mendengar suara yang sepertinya ditujukan untuknya di belakang sana. Okta buru-buru menoleh, dan melihat Louise Matthew dengan santai sudah berdiri disana.
"Apa yang kau bicarakan dengan tuan mudamu?" tanya Louise.
"T-Tuan Muda Louise, i-itu,-"
"Katakan!" titah Louise.
"Tapi Tuan William mengatakan akan membahasnya dengan Anda setelah transplantasi," jawab Okta.
"William mungkin bisa menunggu tapi aku tidak. Jadi katakan kenapa kau menemuinya?" desak Louise.
Okta menelan ludahnya dengan kasar. Bukannya takut untuk bercerita tapi takut dengan apa yang terjadi nanti jika Louise mengetahui bahwa untuk membuat William naik tahta memerlukan Joanna.
"Oh iya, teman-temanmu ada bersamaku sekarang. Kalau kau tak segera bercerita. Aku bisa membunuhmu kapan saja dan membunuh mereka setelahnya," ancam Louise.
"B-baiklah, Tuan! Tapi, bisakah jangan disini?" pinta Okta.
"Ikuti aku!" titah Louise.
Louise akhirnya membawa Okta ke sebuah tempat rahasia. Tidak ada siapapun disana selain mereka berdua.
Di tempat itu Okta menceritakan semuanya kepada Louise tanpa ada satupun yang di tutupi.
Okta menceritakan semuanya sama persis seperti yang dia katakan pada William. Bahkan bisa dikatakan lebih detail karena Louise meminta penjelasannya secara rinci.
Mulai dari penyebab kecelakaan yang menimpa ketiganya dan menyebabkan kematian orangtua William. Sehingga William dinyatakan hilang kemudian dinyatakan mati karena tak kunjung ditemukan. Tentu saja bagian pentingnya adalah adanya hubungan antara Nona Anye mereka dengan organisasi internasional yang misterius, Abixz99.
Semuanya berjalan sangat lancar sampai bagian organisasi. Tapi Okta menjadi sangat gugup dan hati-hati ketika akan menjelaskan tentang posisi pewaris. Karena jika salah sedikit saja dan membuat Louise tersinggung dia akan berakhir dengan kematian.
"Bukankah kita hanya perlu membuat William menjadi pewaris di Kota Bangsawan Timur?" tanya Louise setelah mendengarkan cerita Okta yang panjang.
"Tuan, tapi untuk itu kita memerlukan Nona Jose dari Kota Utara," jawab Okta dengan keringat yang membanjir.
"Kenapa membutuhkan Joanna ku untuk mendapatkan posisi itu?" tanya Louise.
Okta segera berlutut di depan Louise dengan wajah pucat dan ketakutan. Dia belum sempat mengatakan alasan ini pada William. Sebelumnya Okta ingin memberitahu William agar dia bisa membicarakannya dengan Louise. Okta tidak menyangka, dia sendirilah yang harus mengatakannya pada Louise sekarang.
"Maafkan saya karena saya lancang mengatakan ini, Tuan!" kata Okta memelas.
"Katakan!" perintah Louise datar.
"T-tuan, s-sebenarnya Nona Jose dari Kota Utara itu adalah tunangan Tuan William kami," kata Okta pelan.
...***...