CRAZY RICH DADDY (Secret After Lie)

CRAZY RICH DADDY (Secret After Lie)
CRD Kesepakatan



Dor


Dor


Dor


Suara rentetan tembakan itu bisa di dengar oleh William. Pria itu semakin mempercepat laju mobilnya dan berhenti tepat dimana Agria melihat Oskar untuk pertama kalinya. Dari dalam mobil, William bisa melihat dengan jelas tiga pria telah tergeletak di tanah. Menyisakan Oskar yang bersimpuh di belakang seorang pria dan Agria yang mengacungkan senjatanya.


William segera turun dengan cara yang sama, melompat ke bawah sana dan segera berlari mendekati mereka. Namun nahas, karena William sepertinya sedikit terlambat. Karena dari posisinya yang hanya berjarak kurang dari dua puluh meter, dia bisa melihat Oskar di lemparkan ke danau. Bukan hanya itu, dia juga melihat Agria berlari sembari menghujani penjahat itu dengan peluru sebelum akhirnya terjun ke danau menyusul Oskar.


"Brengsek!" umpat William.


Sampai di pinggiran danau William membuang jasnya, lalu terjun ke danau tanpa menunda waktu lebih lama. Bukan hanya dia, tapi beberapa pengawal yang ikut bersamanya juga langsung terjun untuk menyelamatkan Oskar.


Di dalam danau yang dingin itu Agria berhasil menangkap Oskar yang mulai kehilangan kesadarannya. Agria segera menariknya, membawanya ke permukaan secepat yang dia bisa. Tapi kakinya kram bahkan saat dia belum sampai di permukaan.


"Sial!" umpat Agria ketika menyadari dirinya dan Oskar kembali tenggelam.


Agria masih berusaha, tapi usahanya sia-sia saja karena dia malah semakin terseret di kedalaman air. Untungnya William datang di saat yang tepat. Pria itu menarik tangannya. Susah payah menarik Agria yang memegang Oskar di pelukannya. Sangat beruntung ada pengawal yang juga membantunya sehingga mereka bisa lekas naik ke permukaan.


"Cepat-cepat!" kata Okta begitu melihat ketiga orang itu sampai ke permukaan. Dia meminta sebagian pengawal yang masih di daratan untuk segera menarik ketiganya.


"Tolong anak ini dulu!" kata Agria saat tubuhnya masih berada di dalam air.


Pengawal segera mengangkat Oskar yang sudah pingsan, lalu yang lainnya segera membantu Agria naik ke daratan. Sementara William, dia tidak perlu bantuan siapapun untuk naik dan dengan cekatan melakukan pertolongan pertama untuk Oskar.


.


.


.


"Tetua, karena Nona kalian berani melakukan hal ini pada keturunan Matthew kami. Apakah kalian keberatan jika aku membawa Nona itu dan memberikan hukuman yang pantas untuknya?" tanya Louise Matthew.


Pria itu sudah berhadapan dengan Tetua Utama di Kota Bangsawan Timur sekarang. Duduk dengan tenang di kursi dengan tatapan tajam kepada wanita tua yang tidak berdaya di hadapan Louise. Louise tidak sendirian disana, ada juga Jordan Matthew ayahnya dan Rose Matthew ibunya yang sekarang melihat keadaan cucu mereka.


Lalu di luaran sana ratusan orang, tidak bahkan mungkin ribuan orang sudah bersiap menantikan perintah dari seorang Louise Matthew.


Untuk melawan Abixz99, Louise memang belum bisa. Tapi untuk menyingkirkan Bangsawan Timur, itu sangat bisa dia lakukan. Terlebih Dark Ocean tidak berpusat di kota ini, melainkan di luar negeri.


"Tuan dan Nyonya Matthew, kami tahu apa yang dilakukan Anye sudah melewati batas. Kami tahu apa yang dia lakukan tidak termaafkan, tapi bisakah memberinya kesempatan sekali saja. Kami akan memberikan hukuman yang pantas untuknya," kata Tetua Utama.


Wanita tua itu tahu tidak bagus jika berani menyinggung pria yang sudah berdiri di depannya. Lagipula, ini memang salah wanita bodoh itu. Kenapa melakukan tindakan sembrono seperti itu kepada anak keturunan Matthew.


"Tuan Muda Matthew, tolong jangan seperti itu. Aku janji akan memberikan hukuman yang setimpal. Tapi bisakah untuk tidak memberikan hukuman mati. Memang dia melakukan kesalahan besar. Tapi dia juga salah satu Nona Muda milik keluarga kami. Sebagai gantinya, kami akan memberikan kompensasi yang pantas untuk masalah ini dan menghukumnya seberat-beratnya," kata Tetua mencoba bernegosiasi.


"Tapi aku tidak membutuhkan kompensasi apapun. Apa yang bisa kalian berikan untukku. Uang atau kekuasaan? Jangan bercanda, Matthew kami sudah memiliki itu semua," tolak Louise.


Beberapa Tetua itu diam. Sementara Arthur yang sejak tadi duduk di sebelah Louise mulai ikut berkomentar, "Jangan terlalu impulsif, Louise!"


"Lalu aku harus bagaimana. Nona itu berencana membunuh Oskar. Apa salah jika aku ingin membunuhnya juga?" tanya Louise.


Arthur tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Karena Bangsawan Timur sebenarnya ingin jalan damai, maka dia punya satu pilihan lain untuk mereka. Hanya saja tidak tahu apakah mereka bersedia menyerahkannya.


"Tetua, maafkan jika aku lancang. Sebenarnya Louise Matthew hanya ingin Nona Anye kalian mempertanggungjawabkan perbuatannya saja. Tapi karena kalian tidak ingin menyerahkannya dan ingin memberikan kompensasi sebagai permintaan maaf, bolehkah kami meminta yang lainnya karena kami tidak membutuhkan kompensasi berupa uang atau kekuasaan?" tanya Arthur.


"Yang lainnya, apa itu?" tanya Tetua.


"Dark Ocean kalian!" jawab Arthur singkat.


Louise menoleh, tersenyum tipis kepada Arthur. Ide ini juga sangat bagus. Mereka tidak perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan Dark Ocean. Tapi, sudah jelas bahwa mereka tidak akan mengiyakannya.


"Tapi,-"


Tetua itu tampak tidak setuju. Dark Ocean mereka adalah satu pilar mereka yang terkuat. Bagaimana bisa menyerahkannya pada Louise Matthew hanya demi mempertahankan Anye? Meskipun kontribusi Anye untuk Bangsawan Timur memang cukup memuaskan tapi untuk menyerahkan Dark Ocean demi mempertahankannya itu sangat tidak setimpal. Haruskah, dia menyerahkan Anye saja dan membiarkannya mati?


"Tetua, aku tahu kau tidak akan setuju menyerahkan Dark Ocean itu untukku. Jadi, bagaimana kalau kita ubah kesepakatan kita?" tawar Louise.


"Tuan Muda Matthew, kau ingin kesepakatan yang bagaimana?" tanya tetua itu.


"Segera berikan kewenangan Dark Ocean kalian kepada William dan segera resmikan dia sebagai Penerus Bangsawan Timur. Bukankah seharusnya ini cukup? Kalian tidak harus menyerahkan Dark Ocean yang telah kalian bentuk dengan susah payah kepada orang luar sepertiku. Tapi untuk menyerahkannya pada William, bukankah itu sangat pantas. Dia bukan orang luar, dia masih mempunyai darah yang sama dengan kalian dan dia adalah adikku. Jadi bagaimana Tetua? Apa kau bersedia memberikannya pada William lalu bergabung dengan Matthews Group kami. Bukankah itu lebih menguntungkan?" tanya Louise.


Sekumpulan tetua itu manggut-manggut mendengarnya. Kemudian berunding sebentar untuk memutuskan apa yang akan mereka pilih.


Tidak perlu menyerahkan Anye, mereka hanya perlu menyerahkan kewenangan Dark Ocean kepada William yang memang akan mendapatkan hak itu. Bukankah ini sama artinya dengan tidak kehilangan apapun juga? Terlebih, masa depan Bangsawan Timur sepertinya akan lebih cerah saat mereka bergabung. Jadi, ragu apa. Kapan kesempatan bagus seperti ini mereka dapatkan. Terlebih William memang satu-satunya kandidat terbaik yang mereka miliki.


"Bagaimana?" ulang Louise.


"Baiklah, kami setuju. Kami akan menyerahkan kewenangan itu secepatnya," jawab Tetua Utama.


Louise tersenyum, "Bagus sekali. Mungkin, kalian pikir aku tidak punya keuntungan apapun. Tapi apa kalian tahu, kami tidak hanya berhasil mencegah Dark Ocean kalian bergabung dengan Abixz99. Tapi setelah kalian menyerahkan Dark Ocean pada William nanti aku akan segera mengambil Joannaku dan anakku yang ku pinjamkan pada kalian. Keuntunganku kali ini, jauh lebih besar dari apa yang kalian pikirkan," batin Louise puas.


"Baiklah, kesepakatannya seperti itu. Bukankah sudah tidak ada yang dirugikan sekarang. Tapi, aku berharap kalian memberikan hukuman yang pantas untuk Nona kalian yang berani menyentuh Oskar kami," kata Louise.


...***...