The Slayers

The Slayers
Chapter 7



Beberapa menit setelah Grace menelepon seseorang,sebuah mobil mewah berhenti ditaman bermain,pintu mobil terbuka dan keluar sosok paruh bayah yang gagah berusia 40. Orang itu memakai jas mahal,sepatu mahal,jam tangan mahal, Pomade mahal,pokoknya apapun yang dipakainya berharga mahal.


gaya berjalannya sangat berwibawa,punya punggung yang tegap dan pandangan mata yang tajam,rambut dan jenggot berwarna merah itu menambah kegarangannya.


tapi aslinya dia adalah orang yang ramah,tentu pada beberapa orang saja


"Selamat datang pak Grayson." Grace dan Rise membungkuk pada orang tersebut.


Grayson,seorang Slayer rank s yang sekarang bekerja sebagai ketua perkumpulan Slayer cabang Surabaya.


"Halo,twinstar." Julukan dari Randell bersaudara,Grace Randell dan Rise Randell adalah Slayer muda yang diberi julukan twinstar karena mereka berbakat.


"Jadi masalahnya adalah,seorang bocah sma memasuki portal berkapasitas 1 orang secara tidak sengaja,begitu?" Setelah berbicara dengan nada ramah,sekarang Grayson berbicara dengan nada serius.


"Betul pak,adikku adalah saksinya."kata Grace diikuti dengan anggukan Rise.


"Mengapa bisa ada orang bodoh yang memasuki portal yang tingkat bahayanya tidak diketahui,terlebih lagi dia bukan seorang Special."


Rise berbicara menbenarkan kata-kata Grayson.


"Orang itu menghentikan temanku untuk memasuki portal,tapi..."


"Tapi apa?"


"Orang itu tersandung batu dan akhirnya dia memasuki portal."


Keheningan memenuhi tempat itu,tak lama tawa keluar dari mulut grayson


"Hahahahahahaha." Tawanya sangat keras,tetapi tawa itu segera hilang dan digantikan dengan teriakan keras.


"BODOH!" Teriakan keras itu membuat Grace dan Rise merinding.


"Haaaah,ini pertama kali aku mendengar insiden seperti ini,portal sendiri tidak akan terbuka jika dia berhasil menyelesaikannya."


"Menurutku kita harus membiarkan orang itu pak." Usul Grace


Usul dari Grace membuat Grayson terkejut


"Ini adalah kejadian yang tidak disengaja,dan portal itu sudah ditutup,setidaknya warga akan aman karena tidak ada monster yang keluar."


Grayson menatap tajam mata Grace,meskipun Grace merasa terancam dengan tatapan Grayson,tapi Grace tetap tenang. Akhirnya Grayson menghela nafas dan menjawab.


"Kurasa kau benar Grace,kalau begitu aku akan pergi."


"Tunggu,pak Grayson mengapa kau setuju?"


"Jika portal tidak dibersihkan selama 24 jam maka monster dalam portal akan menggila dan keluar dari portal untuk memangsa warga,dan kita pun tidak tahu apa tingkat bahayanya. Setidaknya kita bisa menganggap orang itu berkorban untuk warga."


"Tapi-"


"Keselamatan banyak warga lebih penting dibanding 1 orang yang tidak dikenal,lagipula tidak ada jaminan keselamatan bagi orang itu,orang itu hanya manusia biasa,bukan special"


Akhirnya,Rise terdiam oleh kata-kata Grayson.


"Baiklah,jika sudah tidak ada yang mau kalian katakan,aku akan pergi dari sini,aku ini orang yang sibuk tahu!"


""Baik pak,hati-hati dijalan!""


Setelah Grayson pergi,Rise menangis. Hal itu mengejutkan Grace


"Mengapa kamu menangis Rise?"


"Andai saja aku memperingati teman-temanku untuk menjauhi portal,kakak itu tidak akan masuk dalam portal."


"Sudahlah,yang sudah berlalu biarlah berlalu,kalau begitu mari berdoa untuk kakak itu."


"Baik."


Mereka berdua berdoa untuk orang itu,supaya orang itu bisa tenang dan memaafkan kesalahan Rise dan teman-temannya.


Sayangnya,mereka tidak tahu apa yang dilakukan orang itu.


Jika mereka tahu,mereka akan segera menarik rasa kasihan mereka