
**POV Alan
'Sepertinya ada yang mengawasiku.'
Tapi siapa peduli?,aku mau fokus pada lelang yang satu ini,atau bersantai?
Aku ditraktir oleh Guild Master dari Guild Chaos,Ling hua. Tentu saja dengan imbalan aku menjual potion yang kuciptakan untuknya,jika tidak memuaskan,aku akan bergabung kedalam Guild Chaos.
Ini bisa merenggut kebebasan ku,tapi apa salahnya bertaruh pada nasib dan usaha?
Aku tidak tahu kapan Grimoire:tale of Alchemist muncul. Tapi,yang pasti adalah Grimoire:tale of Alchemist ada dalam 3 barang paling ingin didapatkan.
Aku ingin lihat apakah mereka mampu.
Lelang pertama,belati usang yang berkarat dan jelek,aku tidak yakin ada yang mampu membelinya.
Dan,barang itu jatuh ketangan,…seorang pemuda yang ada di ruang sebelah ku. Seorang VIP.
Yah,ini mungkin hal yang cukup wajar,kebanyakan orang kaya suka mengkoleksi sebuah item yang bahkan fungsinya tidak berguna,atau bahkan tidak ada fungsinya sama sekali.
Tapi,dalam item belati yang satu ini,terdapat energi yang sangat suci dan murni. Orang-orang tak mampu melihatnya.
Kenapa aku tahu?,karena skill [Eyes of sage] tentunya.
Orang yang kelihatannya seumuran denganku ini kelihatan tahu akan hal tersebut,atau mungkin cuma ingin saja.
Selanjutnya tidak ada lagi yang menarik perhatian.
Aku mengambil cangkir berisi teh,aku haus.
Tapi aku berhenti sebelum aku meminumnya,Grimoire:tale of Alchemist sudah muncul.
"Hei segera dapatkan itu!" Perintahku pada wanita disebelahku.
"Baik." Nada suaranya seperti dia sedang kesal.
Apakah karena aku memerintah nya seenak jidat?
Banyak yang menawar,tapi sayangnya aku yang akan dapat.
"Hei,katakan 3 milliar!" Perintahku.
"Kau gila!?" Teriaknya balik.
"Kau keluarkan 2 miliar dan akan kutambahkan 1 milliar,adil bukan?"
"Cih!"
Karena terpaksa,wanita ini menyebutkan 3 milliar sambil mengangkat Nomor Peserta Lelang.
Tindakan itu mengakibatkan keheningan,semua orang kaget dengan pengeluaran dari kami.
Dan akhirnya jatuh ke tangan ku,hahahahaha.
Tawa seperti antagonis,untung tidak ada yang dengar.
"Kau pulang?" Tanya Ling hua.
"Tentu saja,disini membosankan,kirimkan ke alamatku ya,kau pasti tau di mana rumahku." Kataku.
Ling hua terdiam sejenak,kemudian menjawab.
"Baiklah,semoga dengan buku ini,kau dapat bekerja sama dengan kami."
"Tentu!"
Akhirnya aku berpisah dengan Ling hua,aku menepuk frame cermin bagian atas.
Sama seperti terakhir kali,ucapan selamat tinggal.
Aku mendengar suara terkejut dari Ling hua,dari utusannya pun juga terkejut. Apakah alasanku melakukan ini? Tidak ada,aku waktu itu hanya iseng,dan reaksinya lucu juga,kali ini juga lumayan lucu.
Aku membuka pintu,tapi sebelum aku keluar,aku melambai ke arah wanita itu dan pergi.
**Di tempat lain.
"Beraninya dia!"
Saat ini,aku menutup wajahku dengan bantal,wajahku memerah dan pikiranku campur aduk.
Lagi-lagi aku mendapat tepukan darinya.
'Jika aku bertemu dengannya,aku akan menghajarnya!!'
Setelah itu,aku hanya diam,dunia terasa sangat sepi,seperti hanya ada aku didunia ini.
Meski aku marah padanya,aku juga mengharapkan hal yang besar darinya,bagaimana kah potion yang akan dia buat?
Meski aku marah padanya,aku juga mengharapkan kerja sama dengannya,setidaknya jika dia tidak masuk kedalam guild ku,aku akan melihat bagaimana kerja nya.
*Tring...,Tring...,Tring...
"Hmmm,siapa yang menelepon?"
Aku mengambil handphone di atas meja dan melihat siapa yang menelepon.
Aku mengerutkan dahi saat melihat yang menelepon. Aku mengangkat teleponnya
[Hei,Ling hua,kau ditawarkan untuk penyerangan besar-besaran untuk-]
Suara lembut wanita terdengar,tapi aku memotong.
"Tidak,aku dan guild ku tidak akan ikut."
[Ini ke-]
"Aku sudah bilang,aku tidak mau!"
Aku langsung mematikan telpon nya,dan kembali berbaring disofa,tanpa kusadari,aku tertidur