The Slayers

The Slayers
Chapter 48 (Season 2)



"Aduh,aku lupa beli bahan!"


Bagaimana aku bisa membuat sebuah potion tanpa bahan?


"Jangan panik,tenanglah,ayo kita beli secara online."


Aku membeli semua yang dibutuhkan untuk membuat health potion dan mana potion. Aku jaga-jaga membeli tanaman lainnya,siapa tahu ada potion baru yang bisa kubuat.


"Selesai!" Aku bersandar dan lega.


Sekarang tinggal tunggu buku yang ku inginkan datang.


*Tiing!*


Hmmm?,sudah sampai?,cepat juga ya.


Aku keluar dari kamar,kemudian membuka pintu,terlihat seorang pria memakai jas hitam,membawa sebuah kotak paket ditangannya.


"Selamat siang tuan Alan,saya adalah utusan dari Guild Chaos,ini buku milik anda."


Dia memberikan kotak itu padaku.


"Terima kasih,kawan." Aku menerima kotak itu dan berbalik,tapi aku teringat sesuatu.


"Hei,tolong bilang pada Guild master mu,beri aku waktu 2 minggu 4 hari."


"Baiklah,akan kusampaikan."


"Ada hal yang lain,Tuan?" Tanya orang itu.


"Tidak ada,hanya itu saja." Ucapku.


"Baiklah,aku akan kembali ke Guild house,semoga harimu menyenangkan." Kata orang itu dengan wajah datar.


Sekarang,tinggal menunggu bahannya sampai. Akan kuhabiskan waktuku dengan membaca Grimoire:tale of Alchemist.


Cover buku ini seperti buku fantasi biasa,tapi indah. Meski terlihat seperti ini,buku ini merupakan Grimoire,sebuah buku yang berisi catatan sihir. Alchemist masuk dalam kategori penyihir,tapi tidak bertarung.


Kita lihat apa isinya.


Dan yang kulihat adalah bahasa dunia lain yang tidak kumengerti,sama sekali!


Tapi bukunya mulai berubah,dari bahasa yang tidak diketahui berubah menjadi bahasa Indonesia.


"Bagus,pengertian juga buku yang satu ini."


Dan akhirnya aku membaca isinya. Meski dengan bahasa Indonesia,ini masih sangat rumit. Sangat rumit sehingga sepertinya kepintaran ku perlu ditingkatkan lagi.


"Oke,cukup baca bab 1,saatnya leveling." Aku menutup buku tersebut dan memakai cincin Tower of item.


Dalam sekejap,aku tertidur,dan membuka mata lagi,melihat pemandangan indah dan megah.


Menara yang keren ini menjulang tinggi,dengan 5 simbol aneh tapi keren. Terkadang aku merasa merinding melihat 5 simbol aneh ini.


Aku mendorong pintu kembar ini,dan ada panel hologram didepanku.


Disini ada gambar menara dengan lantainya. Aku bisa pergi kelantai enam,sedangkan lantai diatasnya ada gambar gembok,artinya belum terbuka.


Aku pergi kelantai 6,setelah melawan tengkorak raksasa,aku akan melawan apa lagi?


Saat berpikir tentang siapa yang akan kulawan,yang kulihat hanyalah tempat kosong sama seperti yang sebelumnya.


"Haah~,bangun kalian semua." Ucapku malas dan datar.


Dan ya,mereka bangun. Mereka,para tengkorak yang menyebalkan bangun.


Kali ini,mereka memakai zirah besi,helm besi,perisa besi,pedang dan senjata lain yang terbuat dari besi. Yang kurang adalah tidak terlihat mangonel,trebuchet,dan ballista.


"Oh ayolah!,jangan berikan aku harapan dengan zirah keren itu,tingkatkan kemampuan kalian,jangan peralatan kalian saja yang keren!"


Aku,…agak menyesal bicara seperti itu. Tidak hanya peralatan mereka,skill mereka sangat baik. Mereka ahli dalam berbagai senjata,mereka sempat bertukar senjata satu sama lain.


gerakan mereka juga cepat,tidak membabi buta,dan panah yang ditembakkan cukup mengganggu.


Sayangnya,aku sudah terlalu kuat.


Dengan hanya mengucapkan satu kata,yaitu [Territory],mereka semua kalah.


"Haah~,tidak seru!"


Saat itu,aku menantang diriku sendiri untuk hanya menggunakan tinju dan tendangan untuk melawan,mungkin juga pistol.