The Slayers

The Slayers
Chapter 34 (Season 2)



[Kapasitas Challenger:8/8]


"Kita sudah masuk,siapkan formasi dan item untuk mengantisipasi kedatangan monster."


Perintahku pada seluruh anggota tim.


Seperti perintahku,mereka menyiapkan formasi. 2 orang didepan membawa shield,bagian tengah diisi oleh ku dengan tombak dan satu temanku membawa kapak,dibelakangku ada pembawa barang dan pemanah,kemudian dibagian belakang ada dua orang memakai shield.


Rata-rata level party kami adalah 30,paling rendah level 1,paling tinggi adalah levelku dan Derey,level 48. Dengan serangan pedangku yang kuat dan Derey dengan perisai serta mace,kami percaya diri bisa menaklukkan portal yang satu ini.


Salah satu dari kami ada yang mempunyai skill penyembuhan. Dan kami juga membawa banyak Health potion dan mana potion. 30 low health potion dan 25 middle health potion,sedangkan untuk mana potion,aku membawa 30 low mana potion dan 25 middle mana potion. Semua itu ada dalam tas pembawa barang kami


Untuk high health potion dan mana potion. Kami membawanya sendiri-sendiri tanpa memasukannya di chest.


Portal yang kami masuki seperti dungeon dengan jaring laba-laba yang ada disepanjang dinding,jalan,dan terkadang kami dihalangi oleh jaring laba-laba.


"Sesuai dengan tingkatnya,ini memang portal dengan musuh laba-laba."


"Menyebalkan!,mana sih musuhnya?,aku bosan disini!"


"Sama,yang bisa dilihat disini adalah jaring,jaring,jaring,dan lagi-lagi jaring. Apakah tidak ada monster disini?"


Mereka mulai mengeluh dan marah,kita sudah berkeliling disekitar sini selama sekitar 7 menit dan belum menemukan apa-apa.


"Setidaknya sediakan hiburan untuk kami,seperti-"


Kata-kata Dere terpotong,kami berbelok dan menemukan jalan buntu sekaligus sebuah peti kayu yang sudah usang,ada bagian yang tertutupi oleh jaring laba-laba.


"Peti!" Teriak Dere dengan senang


"Ayo kita ambil,siapa tahu dapet barang bagus." ikut Deri senang.


"Ehm,tapi bukankah ini agak mencurigakan?,perasaanku gak enak." Beda dengan Dere dan Deri,Mille merasa aneh dengan kemunculan peti harta.


"Cuih,bacot!,diem aja lu." Kata Dere marah.


"Pembawa barang diem aja dah,jangan ganggu kesenangan kami!" Ikut Dero.


"Tidak,aku setuju dengan Mille,peti harta ini agak mencurigakan." Derey setuju dengan Mille.


"Siapa tahu ini jebakan." Tambah Derey.


"Lebih baik tak ambil resiko,Dere."


Mereka terus berdebat,hingga aku berbicara.


"Sudahlah,Derey,bagaimana kalau kita buka saja?,terkadang kita harus bertaruh pada hal yang seperti ini. Anggap saja seperti gacha karakter dalam game."


"Haah~,terserah,kalau kau kenapa-kenapa bukan salahku loh ya."


"Hahaha,mau bertaruh?,kalau aku gak kenapa-kenapa,kasih aku 1 juta rupiah."


"Cih,terserah."


Dere bersama dengan Deri yang merupakan seorang Tanker,masing-masing mempunyai pedang dan perisai. Dere dan Deri menebas jaring yang menutupi peti harta hingga habis.


"Hahaha,semoga ada harta yang bag-"


Omongan Dere terhenti karena isi peti yang luar biasa.


"Wuoh,ada pedang keren cuy!" Dere berteriak senang. Dia langsung mengambil pedang itu tanpa pikir panjang.


Pedang itu berwarna hitam dengan jaring-jaring yang melilit sebagian pedang.


Senjata yang sangat keren untuk portal kelas laba-laba.


"Hahaha,setelah keluar siapkan 1 juta untukku Derey!"


"Guh!,akan kusiapkan." Derey kesal,tapi dia adalah laki-laki gentle.


"Dengan pedang ini,aku akan jadi lebih kua-"


Dere ingin berteriak,tapi teriakannya terhenti karena suatu hal,perlahan,urat yang seperti akar,berwarna hitam,merambat diseluruh tubuh Dere.


"Dere?,Dere!" Kata Deri yang kaget dengan kondisi tubuh Dere dan panik.


"Graaaaaa!" Teriak Dere,sambil menyerang Deri.


*Ctang!