
Ditempat yang rumit dan menyesatkan orang ini. Erga beserta kelompoknya berulang kali istirahat dan berjalan lagi tanpa arah. Berulang kali mereka bertemu dengan kobold, hanya kobold, tidak ada monster jenis lain yang muncul, bahkan para kobold tidak menunggangi monster jenis lain.
Dengan isi kelompok yang kacau karena beberapa orang terluka berat akibat perbuatan Mille. Mereka masih bertahan menandakan bahwa mereka bukan kelompok yang buruk, mereka baik dalam kerja sama. Tapi semua itu berbeda dengan Mille.
Mille yang seenaknya sendiri merusak kelompok mereka. Sekarang orang itu hilang entah kemana.
*Waktu istirahat.
Jono murung dan menatap tanah. Dia masih berpikir tentang Mille dan sampai kapan mereka akan terus begini, istirahat dan lanjut berjalan lagi, kemudian istirahat lagi dan berjalan lagi. Mereka terus begitu tanpa mencapai tujuan.
Kondisi Erga dan Mira tidak beda jauh, mereka juga agak pasrah karena tempat ini memiliki jalan yang panjang dan membingungkan.
"Mau sampai kapan kita berjalan dan berhenti seperti ini?" Salah satu orang berbicara, dia sudah tidak tahan lagi dengan kondisi nya sendiri.
"Benar, kita terus begini sampai hampir 4 jam dan belum menghasilkan apapun!"
"Itu benar!"
"Ya aku setuju!"
"Aku ingin pulang!"
Perlahan orang-orang mulai protes dan malah menyalahkan Erga, Jono, dan Mira.
"Jadi kalian menyalahkan kami sekarang!?"
Jono tidak terima dengan perkataan mereka. Dia sendiri sudah mulai stress sekarang.
"Kami juga sedang memikirkan cara untuk keluar dari sini, bersabarlah kalian!" Kata Mura menenangkan mereka semua meski dia tahu itu tidak akan berefek apa-apa.
Orang-orang makin menjadi-jadi, mereka mulai merusuh, tapi sebelum itu, Akhirnya Erga berteriak.
"Diam!!"
Teriakan keras itu berhasil menakuti orang-orang. Mereka akhirnya terdiam, tapi tidak dengan Erga.
"Kau pikir kita tidak stress dengan semua ini!?, kalian berharap bahwa kita dapat kabur dari sini secepatnya tapi kalian terus mengeluh!"
Semua orang terdiam, Erga ngos-ngosan setelah berteriak-teriak kepada mereka.
Tapi perkataan adalah doa.
Disebelah mereka, muncul sebuah pusaran berwarna biru, itu adalah portal. Kemudian diikuti oleh munculnya sebuah panel hologram didepan mereka semua.
[Bos Kobold Chief telah dikalahkan!]
Semua membuka mata dengan lebar sampai bola matanya bisa keluar. Tapi mereka lebih mementingkan keselamatan dan rumah mereka. Mereka langsung berlari kearah portal.
Jono dan Mira juga terkejut, tapi mereka ikut senang dan langsung berlari kearah portal.
Mira sudah keluar duluan dan Jono sebelum keluar, dia berbalik kearah Erga dan berteriak.
"Hei Erga!!, ayo kita keluar!, portal nya sudah terbuka, kita pikirkan saja kenapa portalnya bisa terbuka, yang penting kita keluar saja dulu!" Kata Jono sambil melambai.
Erga tetap terpatung, kata-katanya tentang bos portal akan mati dengan sendirinya dan portal akan terbuka dengan sendiri tiba-tiba terwujud.
Setelah beberapa saat, Erga berhenti mematung dan langsung pergi kearah portal dan keluar.
*meanwhile the protagonis
"Whooo!!, aku harus melawanmu selama hampir 4 jam dan akhirnya kau mati!"
Saat ini, Mille atau kita sebut saja Alan yang lagi menyamar sedang duduk di punggung mayat Kobold Chief. Ditangan kanannya ada sebuah pedang besar yang menusuk kepala Kobold Chief.
Pakaian Alan sudah compang-camping disertai dengan luka yang cukup dalam dan menyakitkan. Tapi tidak bagi Alan yang punya skill penyembuhan yang seperti cheat.
Kobold yang ketakutan ingin pergi, tapi tidak ada yang bisa menghentikan hewan buas untuk memburu mangsanya.
Dengan muka yang tidak seperti manusia, badan penuh luka pulih kembali akibat skill [Crazy Will].
"Sini kalian!!"
Dan pembantaian dilakukan oleh Alan sekali lagi.