
**POV Ling hua.
"Hmmm,ketahuan rupanya,kita lihat apa yang bisa ia lakukan." Kata Ling hua,yang duduk disofa dengan kaki disilangkan.
Mereka memantau dari kamera drone yang dibuat Xiao mei,kamera itu bisa menghilang.
"Guild master kami penasaran denganmu,jadi kau harus ikut denganku."
"Kalau aku menolak?"
Ling hua mengerutkan keningnya,mendengar perkataan kurang ajar dari bocah tidak jelas.
"Guild master kami memaksa."
Sambil melihat,sambil mengambil keripik kentang berbumbu,sambil mengamati apa yang terjadi,Ling hua dengan serius menatap Layar bersama dengan Xiao mei.
"Tidak so fun."
"[Summon Houman beast]"
Ling hua terkejut bukan main,muncul 4 Monyet seperti manusia,tapi mereka seperti hewan buas yang siap menerkam siapa saja.
"Maju!"
Orang itu menantang orang yang kukirim,sangat berani.
Ini bukanlah pertarungan yang adil,5 lawan 1. Tapi orang yang dia kirim lumayan kuat.
Sayangnya,Ling hua terlalu meremehkan orang itu.
Orang yang dikirim Ling hua menyerang dengan Stiletto,dia menusuk monyet yang ada didepannya,tapi tidak kena.
Malahan,4 monyet itu menendang dan meninju bawahannya.
Monyet yang seperti manusia,melakukan serangan secara bergantian dan sangat kompak.
Sedangkan orang yang memanggilnya,hanya terduduk diam dan santai. Seperti bos yang menyuruh anak buahnya bertarung.
"Ini mah pertarungan antara bawahan." Kata Xiao mei.
"Tapi kita kalah jumlah." Aku menghela nafas dan memerintah Xiao mei.
"Xiao mei,tembak."
"Baik nona."
Drone yang sedang mengawasi mereka mengeluarkan senapan dan menembak targetnya,yaitu orang yang diincar oleh ku.
Drone mulai menembaki orang itu,yang tadinya duduk santai,sekarang berdiri dan melompat ke belakang.
"Nj*ng,drone nya ada senapan rupanya."
"[Houman beast instinct.]"
"[Body hardening.]"
Entah skill apa yang ia gunakan,tapi ia meninju semua peluru yang ditembakkan padanya.
Sudah banyak peluru yang ditembakkan padanya,tapi semuanya ditangkis,hingga semua peluru habis. Drone harus mengisi ulang,dan itu membutuhkan waktu yang lama.
"[Fatal thrust.]" Kata bawahanku yang menusuk kepala monyet terakhir.
Memang dia menang,tapi dia sudah terluka parah,hingga pincang.
"[Territory.]"
Setelah orang itu mengucapkan skill,bawahanku ditarik kearahnya,wajah bawahanku dipegang,dan orang itu mengucapkan satu skill lagi.
"[Body hardening.]"
Bawahanku mencoba menyerang tangan orang itu dengan Stiletto,tapi tidak bisa,seolah tubuh orang itu adalah baja yang sangat keras.
"Nah,sekarang,aku ingin bicara dengan tuanmu,jadi jangan ganggu." Kata orang itu,masih mencengkram bawahanku.
Setelah itu,dia melihat kearah Drone. Dia bisa melihat drone yang menghilang.
"Gak usah sembunyi,aku tahu kamu ada disana,jadi keluarlah!"
"Bagaimana ini Nona?,apakah kita harus menurutinya?" Tanya Xiao mei yang agak panik.
"Turuti saja,aktifkan mic juga. Aku ingin bicara dengannya secara pribadi." Perintahku.
"Baiklah Nona."
Drone milik Xiao mei mendekat,mendekat sampai kedepan wajahnya,yang tanpa topeng. Wajahnya bersih,padahal saat aku memata-matai nya,dia membakar wajahnya sendiri. Sekarang wajahnya balik menjadi bersih dan tampan dengan rambut berwarna hitam sehitam kegelapan dan mata merah seperti epic rank health potion.
Aku mulai berbicara pada nya.
"Selamat malam,tuan,bisa kau lepaskan bawahanku,akan kusuruh dia pergi,aku ingin berbicara secara pribadi dengan mu."
"Oh iya kah?" Orang ini kelihatan agak ragu.
"Tenang,aku benar-benar akan menyuruhnya pergi."
Dia melepas cengkraman nya,dia benar-benar menurutinya.
"Bagus,sekarang kau boleh pulang,kembali ke Guild house!" Perintahku pada bawahanku.
"Baik Nona." Setelah itu,bawahanku menghilang.
"Kau...,perempuan?"
"Oh,astaga." Aku menyembunyikan wajahku dikedua telapak tangan. Aku memakai perubahan suara,jadi ditelinganya,dia mendengar suara laki-laki.
Bawahanku keceplosan menyebutkan nona,aku jadi malu.
"Xiao mei,non-aktifkan pengubah suara." Perintahku
"Baik Nona."
"Baiklah,kau bisa mendengar ku?" Tanyaku.
"Nah,gini kan baru suara cewek,lembut dan dewasa." Setelah mendengar itu,aku tambah malu.
"Ehem!" Aku berdehem,aku mulai berbicara serius.
"Siapa namamu?" Pertanyaan paling sederhana.
"Alan lexius,kalau kau?" Kenapa orang ini sangat santai?
"Namaku Ling hua." Aku berkata yang sebenarnya.
"Tanpa kebohongan,kau benar-benar ingin berbicara secara pribadi."
'Orang ini bisa tau kebohongan?' Aku harus berhati-hati untuk berbicara dengannya.
"Jadi kau ingin apa?" Tanya nya. Aku akan langsung to the point.
"Kau adalah orang yang masuk ke portal 7 bulan yang lalu kan?"
Seketika,dia yang tadinya menatap santai,sekarang menatap tajam.
"Kau,bagai-…ah ya kau punya Drone."
Ia menghela nafas dan berkata.
"Kalau iya kenapa?"
"Jadi,saat kau masuk,kau adalah orang biasa,saat kau kembali,kau menjadi Special?"
"Rahasia."
'Cih!' Orang ini membuatku kesal,tapi tahan.
"Jadi,kau mau masuk ke Guild ku?"
Orang ini terkejut dan diam sejenak.
"Apa untungnya aku masuk keguild mu?"
Wah,dia meremehkan guild chaos?
"Aku adalah Guild master dari Guild Chaos,kami punya banyak senjata bagus,aku akan menggajimu 150 juta rupiah perbulan,kau akan mendapat banyak pekerjaan dan ketenaran,Guild Chaos bukanlah Guild kecil!"
"Hmmm…,aku…"
'Pasti dia akan menerima. Aku sangat yakin dengan hal itu!'
"Daga kotowaru!"
"Hah!?" Orang ini menjawab dengan bahasa jepang,aku tak mengerti.
"Apa artinya itu!?,Xiao mei!,cari artinya!" Perintahku.
"Ehm,Nona,itu artinya dia menolak." Jawab Xiao mei.
"Apa!?" Jawabannya membuatku terkejut,bagaimana ada orang yang menolak hal menggiurkan seperti itu?
"Hei,apa kau sadar apa yang kau katakan!?" Teriakku.
"Tau dong." Jawabnya dengan yakin.
"Grr,bagaimana jika 250 juta rupiah!?"
"Percuma,aku tak mau bekerja dibawah siapapun,meski bayarannya besar."
Hah!?,alasan macam apa itu!?
"Sudah ya,aku pulang,udah malem dan ada yang harus aku lakukan."
Orang itu menggerakan tangannya.
"Eh?"
Dia menepuk Drone,tapi aku merasa bahwa dia menepuk kepalaku.
Aku refleks memegang kepalaku dengan kedua tangan,mukaku langsung memerah,dan berteriak.
"Apa yang kau lakukan!?"
"Ucapan selamat tinggal."
Setelah itu,Alan berlari menjauh.
Aku masih belum bisa menerima penghinaan ini.
"Dasar bajing*n!!!"