
Begitu membuka pintu rumah. Hal yang kulakukan adalah…,mencium seluruh perabotan rumah.
Mulai dari sofa,meja,kursi,lemari,tv,kipas,buku,tisu,kotak tisu,boneka,kompor,gas,kulkas,action figure,pc,mouse,keyboard,monitor,kasur,konsol,stik,dan handphone.
Ini mungkin terdengar gila,tapi aku memang mencium semua perabotan.
Setelah puas menciumi mereka semua,hal selanjutnya yang akan kulakukan adalah memesan makan.
Aku membuka Hp ku yang masih terawat dengan baik. Aku memakai wallpaper karakter wanita dari suatu game. Berambut pirang dan menggunakan panah,perfect.
Untung saja aku masih ingat cara menggunakan Pesan makan online.
Yang aku pesan adalah Mie pedas dengan fire chicken.
Memang makanan paling kusuka didunia ini adalah Mie ayam,terutama yang pedas dan tanpa sayur atau kecambah.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan sayur,aku masih bisa menikmatinya. Kecambah lah yang jadi masalah. Aku tidak bisa makan mie dengan kecambah,meski kupaksa aku tetap tidak bisa.
Akhirnya setelah menunggu beberapa menit,pengantar makanan sudah sampai. Saat aku ingin pergi mengambil makanan,aku lupa mengambil uang dan aku lupa uang nya disimpan dimana.
"Tunggu sebentar pak!" Aku memberitahu bapak pengantar untuk menunggu.
'Dimana?,dimana?,dimana uangnya!?"
Aku akhirnya mengingat sesuatu. Aku mempunyai brankas pribadi,tapi aku lupa dimana.
"Ah,disini rupanya."
Aku menemukannya di lemari. Belum sempat senang karena menemukan,aku lupa password dari brankas ini.
"GRAAAAAAA."
Akhirnya setelah beberapa kali percobaan,aku mengingat password nya.
Aku langsung berlari keluar setelah mengambil uang yang cukup. Bapak pengantar masih memiliki senyum dimukanya,sungguh sabar sekali bapak ini.
Bapak pengantar menerima uang dan pergi,aku menerima makanan dan masuk kerumah. Tanpa menunggu lama,aku membuka dan mencampurkan mie pedas dengan fire chicken,ditambah aku menyiapkan susu vanilla dingin.
Makan sesuap,air mataku mengalir deras. Bukan karena pedas,melainkan karena senang.
Aku berterima kasih pada diriku,karena saat itu aku punya harapan untuk keluar. Aku tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi padaku jika aku pasrah saja saat itu.
Ngomong-ngomong aku ini termasuk orang yang tahan pedas. Bagiku,mie dan fire chicken ini tidak ada apa-apanya. Tapi bukan berarti ini tidak enak.
Setelah selesai makan,aku membuang kotak mie dan ayam ditempat sampah.
Jamnya menunjukan pukul 03:00,tapi aku tidak mengantuk.
Jadi waktu ini akan kuhabiskan dengan mengecek skillku.
[Nama:Alan lexius
Umur:18
Level:1
Job:-
Title:-
Statistik:
MP:20
ATK:20
AGI:13
INT:10
DEX:5
LUCK:30
Active Skill:[Poison blood],[First aid],[Meditation],[Sprint],[Eyes of sage]
Passive skill:[Martial arts Houman style],[Martial arts Houman aura style],[Crazy will]
equipment:
Inventory
]
Statistik ku benar-benar di reset seperti dulu.
Ini benar-benar membuatku depresi. Statistik yang kukumpulkan lewat pertarungan. Tapi aku baru menyadari sesuatu.
Inventory?,apa itu?,belum ada Slayers yang membicarakan hal ini.
Aku mencoba menyentuh tulisan Inventory Isinya hanya satu item.
[Inventory:
-Tower of item
Sesuai dengan namanya,ini adalah penyimpanan item. Apakah para Slayers mempunyai Inventory?
Dan aku mengecek informasi dari Tower of item.
Namanya doang tower,bentukannya cincin.
[Tower of item
grade:ss
Cincin ini merupakan hadiah untuk orang yang bangkit karena membunuh monster. Aktifkan cincin ini jika kau ingin naik level,item,atau skill.
terdapat 60 lantai dengan bos utama. Jika anda mati,anda akan mengulang dari lantai pertama.
*Anda tak bisa memasuki Tower of Item karena tidak punya atribut,atribut akan didapat pada level 15.]
Ck,sial,aku belum bisa mengakses nya.
Aku harus bagaimana ini?,statusku sendiri sangat rendah.
Karena kesal,aku berdiri dan menendang meja didepanku.
Kalian pasti tahu rasanya,rasanya sangat menyakitkan.
"Gyaaa-" Teriakan yang kukeluarkan terhenti karena layar didepanku.
[VIT anda meningkat +5]
'Ternyata bisa!'
Aku tak percaya bahwa cara ini bisa digunakan. Karena senang,aku menendang meja lagi secara tidak sadar.
"Gyaaaa-"
[VIT anda meningkat +5]