
Para monyet ini punya masalah apa sih sama mukaku?,muka ku tidak bisa dibilang tampan,tapi tidak jelek juga,jadi mukaku itu rata-rata.
Tapi,karena para monyet ini,wajahku jadi tambah burik.
aku terlempar lumayan jauh akibat tinjuannya,dan aku melihat 3 monyet sedang menatapku tajam,dan salah satu dari mereka membawa tongkat kayu.
"ugh."gigiku yang sudah ompong tambah ompong lagi akibat tinjuannya.
"kau manusia yang masuk ke dunia kami kan?,katakan dimana Shur dan Yuo!" Shur dan Yuo?,Shur adalah monyet sombong yang kutemui pertama kali dan Yuo?,apakah dia monyet gendut itu?
'apa aku coba seperti kemarin ya?,tapi pasti aku akan langsung ditinju lagi.'
tapi aku coba,jadi aku berdiri dan berkata.
"kau bertanya dimana mereka?,mereka sudah jadi t*i dan ku kubur ditanah!"
mereka marah tapi tidak menyerangku,mereka tidak mudah terpancing ya?, terutama yang ditengah. Yang ditengah terlihat bijak dan kelihatannya dia adalah pemimpin mereka.
"jangan berbohong manusia!,tidak mungkin ras lemah seperti kalian bisa melawan kami!"
Dia tidak percaya dengan kata-kata ku ya?,emang sih,sampai sekarang aku bingung kenapa aku bisa menang dari mereka.
"terserah kau mau percaya atau tidak,yang penting jangan marah-marah,nanti cepat mati." Aku mencoba berbicara dengan santai dan candaan.
"Ras kami abadi,tidak seperti kalian yang mati karena umur." Woah,mungkin dia tidak tahu bahwa dunia kami sudah berubah,para Special juga tidak bisa terbunuh karena umur,tapi karena mati dibunuh.
"oh iya kah?,wajar sih,tapi kau tau tidak?,di duniaku ada mitos dimana orang yang berdiri ditengah akan cepat mati." semoga dia terpancing dengan candaanku.
"maaf,aku terlambat." Houman muncul lagi seperti hantu.
'kenapa nambah lagi!?' Aku panik karena lawannya bertambah.
"bagus!,sekarang kepung dia!" Seperti katanya,3 monyet bawahannya bergerak mengelilingi ku.
"heh,sekarang siapa yang ditengah Manusia b*ngsat!?" Aku menyesal karena ngomong begitu. Sekarang aku yang ditengah,dan sesuai kataku,aku akan cepat mati.
"hehe,bisa tidak kita bicara sambil ngeteh?" Aku mencoba mengalihkan perhatian mereka,tapi tidak bisa.
Pemimpin mereka melesat kearahku dan berniat meninju ku,tapi tidak lagi.
Aku memiringkan kepalaku dan membuat serangannya meleset,dengan cepat aku mengambil belatiku dan menusuknya.
Tapi,seranganku tidak kena karena tubuhnya terpelintir.
'hah!?,terpelintir!?' Se elastis apa tubuhnya hingga bisa seperti itu? Aku menoleh kebelakang dan tertinju olehnya.
Karena tertinju,aku terpental jauh.
untung saja aku reflek berguling kesamping,jika tidak,mukaku akan penyet.
Serangannya tidak berhenti sampai situ. Saat aku bangun,monyet yang membawa tongkat memukulkan tongkatnya kearahku,tapi aku berhasil menghindar. Ayunan tongkatnya menciptakan retakan ditanah,seram!
Saat aku lengah,aku merasakan telapak kaki dibagian perutku,ternyata itu kaki Houman yang lain. Anehnya,kaki Houman tersebut sangat pendek,padahal kakinya yang satu lagi berukuran normal.
Dan sekarang aku mengetahui apa alasannya,kakinya yang pendek memanjang seperti semula,dan itu menekan perutku hingga dalam.
aku terpental lagi,dan bagian perutku menjadi sakit. Aku mencoba bangkit,tapi rasa sakitnya terlalu dahsyat hingga aku muntah darah,air mata juga mengalir.
'bagaimana aku bisa menang?,mereka jumlahnya bukan hanya satu,tapi empat!' Tapi aku ingat sesuatu.
"[First aid]" aku memegang perut ku dibagian yang sakit dan menggunakan skill.
Meski masih sakit,tapi sudah mendingan.
[Strong body diaktifkan!] Passive skillku juga aktif,sehingga perlahan rasa sakitnya menghilang.
Aku berhasil bangkit,tapi mereka mendekat kearahku.
Anehnya aku tidak takut,tapi marah.
"biar aku yang mengakhiri dia." salah satu houman berkata ingin mengakhiri hidupku. Yang lain tidak menjawab,tapi mereka terlihat setuju.
'kurasa ini saatnya.'
monyet itu melesat dan ingin meninju ku,tapi kutahan dengan sikut ku.
"apa!?"
kaki kananku menendang dagunya,entah kenapa aku bisa mengangkat kakiku sangat tinggi seperti melakukan taekwondo. Aku tidak berhenti,wajah monyet itu kutendang menggunakan tumit.
Kepala monyet itu kuremas dengan kakiku,entah gimana caranya.
"kau!?,bagaimana bisa!?" Aku pun terkejut,wajah monyet ini kuangkat menggunakan kakiku!?
sepertinya ini adalah efek dari [Martial arts Houman style],sangat keren dan aneh.
"dasar pencuri!"
ya,pada dasarnya aku mencuri seni beladiri mereka,aku bersyukur bisa menggunakan seni bela diri yang absurd ini.
Tapi ada bayarannya,yaitu…
'anj*ng,selangkang*n ku!!!!!!' Ya benar, selangkang*n ku jadi korbannya