
Meskipun selangkang*n ku rasanya mau robek,aku mencoba menahan rasa sakitnya.
ini pertama kalinya aku mengangkat kakiku setinggi itu,aku pernah tersandung pisang dan melakukan split secara tidak sengaja. Itu pengalaman yang sangat tidak menyenangkan.
Dan sekarang aku mengalaminya lagi. Sebenarnya apa efek dari skill [Martial arts Houman style]?
"dasar pencuri!,mati kau!" yang membawa tongkat marah dan menyerangku. Dengan cepat aku mengambil pisau lempar dan mengaktifkan skill,
[Poison blood.]
[darah anda akan menjadi racun mematikan selama 5 menit!]
'semoga berhasil.' Dengan harapan,aku menggores telapak tangan kananku. Kini darahku yang beracun ada dimata pisaunya.
"mati!" Monyet itu melompat dan melayang di udara selama beberapa detik sambil memutar tongkatnya,tak lama dia turun dengan cepat dan berniat menghantamku dengan tongkat kayu nya.
karena dia dilangit,aku bisa memprediksi serangan nya,menghindari serangannya sangatlah mudah.
Saat tongkat nya menghantam tanah,retakan besar tercipta. Dan saat itulah kesempatanku untuk menyerangnya.
"ugh!" Monyet itu kaget dengan lemparan pisauku yang datang secara tiba-tiba.
"hei jangan bangga!,kau kira luka kecil ini dapat menghentikan ku?" Monyet itu melihatku tersenyum dan tidak terima,kenyataannya aku sangat bangga.
Darahku yang beracun sudah tercampur dengan darahnya,sekarang hanya tinggal menunggu efeknya.
Saat aku senang karena berhasil melukainya,monyet yang menendangku tadi berada dibelakang ku tanpa kusadari.
'ah aku lupa kalau ada dia!' Saat dia ingin meninju wajahku,aku dengan reflek melakukan split
'aaaaah!,sakit!!!!' Lagi-lagi aku melakukannya,habis ini mungkin aku akan melatih kelenturan tubuhku,itu pun jika aku berhasil mengalahkan mereka berempat.
Aku mencoba mensleding monyet ini,dan ternyata berhasil.
"sial!" Monyet ini kehilangan keseimbangan dan mencoba menahan dirinya dengan tangan kiri,tapi tak akan kubiarkan!
"mampus kau!" Aku meninju pipi kiri monyet ini.
Dia terkena seranganku,tapi dia baik-baik saja.
setidaknya itu bisa mengulur waktu.
saat aku ingin bergerak,monyet yang memegang tongkat bertanya padaku.
"mau pergi kemana kau!?" Dia ingin memukulku,tapi gerakannya terhenti.
[lawan terkena status Poison dan Curse.]
[Status Curse berubah menjadi paralyze.]
'heh,ini lah yang kutunggu dari tadi.' Seperti yang dideskripsikan,lawan akan terkena poison dan curse. Aku sangat beruntung karena Efek dari Curse nya adalah paralyze,karena itu dia tak akan bisa bergerak dan racunnya akan mengurangi nyawanya.
Perlahan muncul urat seperti akar berwarna hijau tua pada kulit monyet itu.
"ugh!" monyet itu kesakitan dan mati.
Aku mengambil pisau lempar lagi dan megoleskan darah dari telapak tangan ku ke mata pisau nya.
Sasaran ku adalah monyet yang menendangku tadi.
kulemparkan pisau ku dengan sekuat tenaga.
Monyet itu baru sadarkan diri,saat dia mengambil posisi duduk,dadanya terkena pisau lemparku.
"Bullseye!"
[lawan terkena status poison dan curse.]
[status curse berubah menjadi sleep.] Bagus,dengan begini dia tidak akan bangun untuk se-
[sepertinya darahmu mempunyai efek yang berbahaya.]
'hah?,sejak kapan?' pemimpin mereka yang dari tadi hanya memperhatikan ada disebelah ku.
"sejak tadi." Ah,dia membaca pikiranku,dan aku melihat tangan kirinya membentuk kepalan dan akan meninjuku.
'tak sempat!' Tapi aku menggunakan tangan kanan ku untuk menangkap tinjunya.
saat kucoba menangkap tinjunya,tinju nya terlalu kuat dan akhirnya dia meninju tangan dan mukaku.
"ugh" Rasanya sangat menyakitkan,sudah berapa kali aku ditinju dimuka.
"sekarang katakan,dimana Shur dan yuo!?"
"heh,khau vhikir agu akhan memveri tahuu mu?" aku sudah sangat lelah dan mulutku ditinju sehingga bicaraku tidak jelas
"ugh!" aku ditampar olehnya,satu gigiku copot dan berguling ditanah.
"jawab!,dimana mereka!?,jika kau tak mau menjawab aku akan menamparmu setiap 5 detik hingga wajah jelekmu hancur dan tak berbentuk!"
aku tetap tak menjawab
*plak
*plak
*plak
sudah 3 kali aku ditampar dan tidak menjawab.
aku tetap mempertahankan kesadaranku,aku harus bertahan sampai itu bekerja.
"kau tetap tak mau menjawab?,kalau begitu akan kupukul kau!"
Dia sudah mengepalkan tangannya dan siap memukulku,tapi gerakannya terhenti.
[lawan terkena status poison dan curse.]
[status curse berubah menjadi paralyze]
"ugh!,a-apa ini!?,apa yang terjadi padaku!?"
Racunnya bekerja diwaktu yang tepat,dan aku beruntung karena efek curse nya adalah paralyze.
Aku dengan susah payah berdiri dan aku mengambil batu lancip kesayangan ku.
"a-apa yang kau-" Sebelum dia selesai bicara,aku memukul kepalanya dengan keras hingga dia pingsan.
[First aid]
[skill strong body aktif.]
Aku menggunakan skill [First aid],dan skill [Strong body] aktif dengan sendirinya.
'sepertinya aku harus menganalisa bagaimana kerja skillku.'
[Skill efek skill Poison blood telah berakhir,darahmu kembali seperti semula.]
'oh sudah habis.'
Aku menatap Houman yang pingsan didepanku dan menyeretnya.
'ah,hampir lupa!' aku menghampiri Houman yang kubuat pingan dan menyeretnya beserta dengan Houman yang kuracuni.
aku kembali berniat kembali ke gua ku yang damai.
***
Houman yang bernama jo bangun setelah dibuat pingsan oleh seorang manusia.
saat dia membuka mata dia melihat sesuatu yang mengerikan.
"ugh,dimana i-hah!?"
Dia melihat kepala seniornya diletakan disebelah manusia yang sedang membakar sesuatu.
disamping nya juga ada mayat yang telah kehilangan kepala dan beberapa anggota tubuhnya,itu adalah mayat seniornya.
"ah kau sudah bangun ya?,kebetulan sekali!" Manusia itu berdiri dan memakan daging sate.
"aku punya makanan yang kunamai sate Houman,kau mau."
Jo ketakutan dan ingin lari,tapi dia baru sadar bahwa kedua tangan dan kakinya sudah dipotong.
"oh kau mau kabur ya?,jahat sekali!,padahal ini khusus untukmu loh,aku maksa nih!" Mulut Jo dibuka paksa oleh manusia itu dan manusia itu memasukan daging seniornya yang sudah dibakar.
saat itu adalah hari yang terburuk bagi Jo,karena ia telah menjadi kanibal yang memakan senior yang sangat ia kagumi.