
*disaat yang sama saat sang Protagonis sedang berburu hewan. Karena sang Protagonis sudah menggila,bar-bar,dan terkadang bisa bonyok atau hampir kehilangan nyawa. Tentu saja jika Protagonis merasa tidak bisa melawan monster,dia akan memakai cara yang tidak terhormat. Sekarang sudut pandang akan berubah ke Johan.
"hiaaah!!!" Aku mengayunkan pedangku di udara dengan sekuat tenaga dan tercipta retakan horizontal di tanah
"capek banget~." Setelah itu aku melepaskan pedang kayu yang ku pegang dan duduk karena capek.
[kau hebat Johan,bahkan dengan pedang kayu pun kau bisa menciptakan retakan ditanah,apalagi kalau menggunakan pedangmu yang asli!] Seraphim memujiku karena berhasil membuat retakan ditanah,bahkan hanya dengan pedang kayu.
"Terima kasih Sera." Seraphim adalah malaikat perempuan yang melakukan kontrak dengan manusia sepertiku. Aku tak tahu apa alasannya,tapi aku sangat bersyukur.
[ATK anda meningkat 3+]
"bagus!" Aku mengecek layar status ku untuk melihat perkembangan statistik
[nama: Johannes satriaputra
umur:17
level:23
job:contractor of archangel
Title:Good boy
Statistik:
MP:2000/2000
ATK:1890
AGI:1809
VIT:1311
INT:2390
DEX:1369
LUCK:2500
Active skill:[Holy way],[Angel eyes],[Angel wings],[Holy cross],[Fire ball],[Cross slash][Star light blitz],[Purification flame],[Salvation]
Passive skill:[Natural enemy of darkness]
equipment:
Wooden sword.]
Yang sekarang kalian lihat adalah status ku yang sebenarnya.
Job ku bukan swordsman of light,tapi contractor of archangel. Dan sebenarnya statistik ku lebih tinggi.
Aku sangat puas dengan statistik ku yang tinggi. Itu karena setelah menyerang portal dengan Randell bersaudara waktu itu,aku sering diajak oleh Grace untuk menaklukkan portal. Meskipun agak susah untuk meningkatkan level di portal.
kebanyakan orang lebih suka membersihkan di Dungeon,Tower,atau Raid karena lebih mudah untuk menaikkan level disana ataupun seperti event yang hanya pernah muncul tahun kemarin,yaitu event gate of monster.
Event itu adalah event pertama dan yang paling besar selama ini,kala itu banyak orang yang berlevel rendah bisa menjadi tingkat tinggi dan mendapatkan equipment,kala itu juga bermunculan orang dengan level diatas 600.
Pokoknya saat itu adalah masa paling membahagiakan untuk para Slayers.
*kring…kring…kring…*
"hum?,siapa yang telepon?" Saat aku mengambil hp ku untuk mengecek siapa yang menelepon,ternyata itu adalah Grace.
"halo Grace,ada apa?"
[Halo kak Johan,ayahku sudah mendaftarkan mu dalam Akademi Slayers!]
"hah benarkah!?" Aku sangat senang karena dapat masuk dalam Akademi impian ku. Tapi rasanya aneh karena lewat orang dalam.
[omong-omong,ayah juga mengajak mu untuk makan malam,dan katanya kau tidak boleh menolak.]
"oh benarkah?,jam berapa?" Lumayan sih makan gratis,tapi kok rasanya agak repotin. Tapi katanya aku tak boleh menolak.
"hahahaha,bercanda mu lucu juga ya,baiklah aku akan datang."
[baik!,omong-omong tentang kau akan di smackdown oleh ayahku bukan candaan.]
'tunggu,jadi aku benar-benar akan di smackdown jika tidak datang?'
[bye kak Johan,sampai jumpa jam 6 malam nanti.]
"bye." Akhirnya telepon nya mati.
masih tersisa 7 jam lagi sebelum makan malam,maka aku akan latihan 7 jam lagi.
-seven hours later.
Dengan motor yang lumayan jadul,aku sampai di depan gerbang rumah keluarga Randell. Rumahnya sangat besar dan mewah,rasanya jadi malu datang dengan motor yang jadul ini.
"selamat datang pak Johan,gimana kabarnya?,masih jomblo?" Seorang satpam gendut yang ramah tapi agak menyebalkan bernama Pak Yayan
"halo pak Yan,saya sehat dan masih single." ku jawab saja pertanyaan pak Yayan termasuk pertanyaan aku masih jomblo atau tidak.
"Baguslah kalau kamu sehat,tapi kamu gak sedih karena masih jomblo?" Entah cuma candaan doang atau memang bapak ini emang suka sekali mengejekku,tapi setiap kali akau datang,pak Yayan selalu bertanya apakah aku sudah punya pacar.
"Saya tidak sedih karena belum mendapatkan pasangan hidup karena saya masih 17 tahun dan saya masih mencari jati diri serta saya harus cari kerja dan lulus dari akademi,baru saya bisa cari pacar."
"mantep juga katamu anak muda."
"tentu pak,jadi apakah saya boleh masuk?" aku tidak mau berlama-lama disini,tak baik juga membuat orang menunggu.
"tentu,silahkan masuk!" Pak Yayan membuka gerbang besar berwarna hitam,dan aku pun langsung masuk tetapi harus melewati taman yang luas dan akhirnya sampai di pintu kembar yang lumayan besar.
Tiba-tiba seseorang membuka pintu,ternyata itu adalah si kecil nan imut Rise.
"Selamat datang kak." dia menyapaku dengan wajah datar tapi manis.
"Halo Rise,bagaimana kabarmu?"
"baik kak,ayo kak semua sudah menunggu."
"iya." Aku mengikuti Rise berjalan di lorong yang penuh hiasan dan dan lukisan yang apik.
Akhirnya aku tiba di ruang makan yang sangat besar dan mejanya yang panjang dipenuhi dengan makanan.
"Selamat datang nak Johan." Paman Russell menyapaku dengan wajah yang ramah.
"Bagaimana kabarmu Johan?,sudah menjadi lebih kuat" Bibi Mia juga menanyakan kabarku.
"halo Paman dan bibi,terima kasih karena telah mengundangku dan masak sebanyak ini,aku jadi tidak enak
"Tak usah sungkan Johan,anggap saja rumah sendiri,ayo cepat duduk dan makan."
"Baik." Aku duduk di sebelah Grace.
"woah,makanannya enak sekali!" Aku mencoba satu suap dan rasanya sangat enak.
"Tentu saja enak,kan yang masak bibi." Dengan bangga,bibi Mia mengatakan bahwa ia yang memasak.
"hahaha,kau sangat berbakat bibi!" aku memujinya sekali lagi dan bibi tambah senang.
"Omong-omong,kau sudah ku daftarkan dalam Akademi Slayers dan akan ada percobaan dalam 5 bulan lagi,jadi kau harus tingkatkan skill mu terus menerus."
"Baik paman,terima kasih karena telah mendaftarkanku,dan tentu saja aku akan berlatih terus menerus."
Aku sering menaklukkan portal dengan Grace dan Rise,dan akhirnya aku lumayan sering di undang ke rumah mereka. Aku sangat senang karena mereka ramah padaku.
Sejak dulu aku ini tak punya orang tua,dan akhirnya besar di panti asuhan. Akhirnya aku berusaha keras untuk bertahan hidup sampai pak Grayson mengasuhku.
Dan sekarang aku bersyukur karena bisa bersama mereka,mereka sudah ku anggap seperti keluargaku sendiri,dan aku harus jadi kuat untuk membanggakan mereka serta melindungi mereka.
Dengan bantuan Seraphim,aku pasti bisa menjadi kuat dan melindungi mereka.
Malam itu sangat membahagiakan dan aku sekalian menginap di rumah keluarga Randell.