
Saat ini,aku sedang berada didalam salah satu tenda untuk beristirahat. Aku bersiap-siap dengan melihat skill [Martial arts Houman style] dan [Martial arts Houman aura style].
Peraturan yang berlaku adalah tidak boleh memakai Active skill tapi boleh teknik dari dua skill itu dan boleh memakai Passive skill.
[Martial Arts Houman style Rank grandmaster level 5.
Rank:A
type:Passive skill
Bela diri yang diciptakan oleh master beladiri Hum,gaya beladiri bebas yang terkadang agresif dan terkadang lembut. Menggunakan semua anggota badan untuk menyerang,dibutuhkan badan yang lentur dan atletis untuk penguasaan maksimal. Jika anda mempunyai skill ini,maka anda tak bisa menggunakan skill pertarungan tangan kosong lainnya.
Sub skill
-Rubber body.
-Body hardening.
-Bloodlust claw.
-Houman Beast instinct
-Ten fatal thrust
-Absolute punch
-Houman: killing dance
-Houman ultimate strike
Rank skill anda sudah level tertinggi yang bisa. dicapai,jika ingin mendapat Sub skill,berharaplah untuk mendapat keajaiban.]
[Martial arts Houman aura style rank grandmaster level 5
Rank:s
tipe:passive skill
bela diri dengan menggunakan mana dalam tumbuh,pengguna dapat membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. butuh tubuh yang kuat dan fleksibel untuk memaksimalkan efek skill. Jika anda mempunyai skill ini,maka anda tak bisa menggunakan skill pertarungan tangan kosong lainnya.
Sub skill:
-Elemental punch.
-Elemental kick.
-Elemental aura.
-Elemental palm strike
-Territory
-Houman exploding strike
-Summon elemental Houman beast
-Transform:Houman beast
Rank skill anda sudah level tertinggi yang bisa. dicapai,jika ingin mendapat Sub skill,berharaplah untuk mendapat keajaiban.]
"Hmmmm,adil ya?"
Aku tidak tahu apa saja skill passive yang dimiliki oleh Raja Houman,jadi aku harus berhati-hati. Saat di arena,aku harus pintar dalam mengkombinasikan teknik dari Houman style dan aura style.
"Aku harus yakin bahwa aku bisa menang." Aku yakin bahwa aku bisa memberikan perlawanan atau mungkin menang.
Tapi jangan meremehkan lawan,biasanya yang meremehkan akan mati.
Suara terompet terdengar,yang artinya pertandingan akan dimulai.
Meskipun gugup,aku berjalan keluar dengan gagah dan percaya diri. Sang raja sudah berdiri di sisi lain arena,masih dengan topeng emasnya,tapi dia melepas mahkota miliknya.
"Jadi peraturan nya adalah dilarang memakai skill selain [Martial arts Houman style] dan [Martial arts Houman aura style],tetapi skill pasif masih diperbolehkan. Dilarang memakai senjata,boleh bertarung dengan cara apapun, pertarungan akan berakhir jika salah satu pihak tewas atau menyerah!" Kata wasit menjelaskan peraturan.
"[Holy oath]" Sang raja merapal skill yang tidak kuketahui.
"Manusia,ucapkan permintaanmu dan apa yang kau pertaruhkan!" Permintaanku dan apa yang akan ku pertaruhkan?
"Untuk apa?"
"Jika kau menang,permintaan mu akan dikabulkan,jika kau kalah,apa yang kau pertaruhkan akan ku ambil." Jadi begitu ya?,apa yang ku pertaruhkan?
"Permintaanku adalah pulang ketempat asalku,yang ku pertaruhkan adalah nyawaku." Ini serius,aku mempertaruhkan nyawaku sendiri.
Sekarang giliran sang raja yang berbicara "kalau begitu permintaan ku adalah kau secara sukarela menjadi persembahan untuk dewa kami,yang ku pertaruhkan adalah nyawaku,skill,dan satu item berharga."
Para Houman terkejut dengan pertaruhan ini,emangnya kenapa?
Kemudian tubuhku dan tubuh raja Houman bercahaya dan keluar suatu bola cahaya dari tubuh kami. Bola cahaya itu bersatu di atas langit malam dan menerangi arena.
"Nah sekarang [Equality]." Lagi-lagi sang raja mengaktifkan skill yang tidak kuketahui.
Tubuhku dan tubuh raja Houman bercahaya sekali lagi,kemudian sebuah aliran cahaya keluar dari tubuhku dan memasuki tubuh raja Houman.
Tak lama,cahaya itu menghilang.
"Sekarang,kekuatan kita sudah setara."
"Sekarang,setiap petarung bersiap untuk bertarung!"
"Pertarungan akan dimulai dalam 3 detik!"
3…
Aku bersiap-siap untuk menyerang.
2…
Aku harus menyerang dulu!
1…
Aku harus menang!
"mulai!"
Dengan secepat kilat,aku melaju kedepan Sang raja dan bersiap untuk meninju wajahnya,tetapi…
…Raja itu meninjuku diwajah terlebih dahulu,aku tak melihat tangannya bergerak,itu sangat mendadak.
Meski hidungku berdarah,aku tetap maju.
Tapi,itu percuma. Saat aku ingin menyerang,monyet ini selalu meninju wajahku secara cepat.
'menyebalkan!'
"Kau marah ya?,kesabaran mu rendah juga."
Monyet ini mengejekku?,emosi ku melonjak naik.
Tapi sekarang aku tidak maju,melainkan mundur. Aku akan mencoba memanjangkan lenganku.
Saat aku mundur,monyet itu cepat menghilang. Kemana monyet menyebalkan itu?
"Aku disini,manusia!" Kepala belakang ku dipukul sebelum aku bisa melihat kebelakang.
Aku terpental kedepan tapi tidak jauh,karena monyet ini menendang mukaku. Monyet ini sangat cepat,equality dari mana?
Aku tak akan membiarkan diriku terus diserang seperti ini.
Kakinya ingin menendang wajah ku lagi,tapi saat ingin mengenaiku,aku menangkap kakinya dan melemparnya.
Aku tidak berhenti,saat monyet itu ada di udara, aku melompat dan menendang.
"apa!?" Tendanganku tidak kena,dia memelintir tubuhnya seperti karet,dan dia balas memukul.
Ini sangat menyebalkan,pertarungan sudah berjalan hampir 30 menit,tapi aku seranganku tidak mengenai nya satupun.
Berbagai teknik sudah kukeluarkan,tapi dia selalu memelintir tubuhnya untuk menghindar,dan selanjutnya dia balas memukul.
"Oraaaa!!!" Aku berharap pada tinjuku kali ini.
Tapi tidak,dia menggunakan tinjuku sebagai pijakan,kemudian dia langsung jungkir balik kebelakang.
"[Summon elemental Houman beast]" Sekarang bertambah buruk,dia menggunakan salah satu teknik yang bisa memanggil 3 Houman beast,1 Houman beast sama dengan 3 master.
Aku ingin mengaktifkan skill [Ten fatal thrust],tapi Houman beast sangat cepat,mereka bertiga sudah ada didepanku sebelum aku sempat mengeluarkan teknik.
Aku ditinju oleh 3 Houman beast,di perut,jantung,dan wajah.
Aku terdorong sedikit,tapi raja sudah ada didepanku dan menggunakan teknik.
"[Houman ultimate strike]" Ucapannya begitu tenang,tapi tidak dengan serangannya. Serangannya sangat ganas dan menyerangku secara bertubi-tubi,semua tubuhku kesakitan dan rasanya tulangku remuk.
Pukulan terakhir mengarah kedaguku,saat aku ter uppercut,aku kehilangan kesadaran ku sebentar.
Saat kembali,aku langsung menyerang dengan tangan kiri. Sang raja langsung memelintir tubuhnya lagi dan mengelilingi tangan kiriku,selanjutnya.
"AAAAAAAGGGHHH!!!!" Tangan kananku putus,darah bercucuran dari tangan kiriku.
Aku menekan pendarahannya dan mati-matian menahan rasa sakitnya.
"Kau diizinkan untuk menyerah manusia,kau tak mungkin menang dengan hanya satu tangan."
Monyet ini,menyebalkan,aku ingin segera memakannya sekarang.
"Tidak akan." Nadaku sekarang benar-benar tenang.
"kuat juga kau."
Sang raja berjalan kearahku dengan santai dan perlahan.
"hei,aku memperingatkan mu,jangan mendekat,aku ini menggigit loh." Ini bukan sekedar ancaman biasa.
"haha,kau sudah gila,kau jadi tak wa-"
Monyet ini lengah,aku menendang mukanya dengan cepat,tapi dia menghindar.
Sudah sesuai rencanaku,aku melompat seperti hewan buas.
Incaranku adalah bahunya.
"Argggh!" Aku menggigit bahu monyet ini,dan merobeknya.
Aku segera melompat kebelakang,dan entah kenapa,aku tanpa sadar langsung menelannya.
"Bajing*an!,dasar manusia gila!" Monyet itu marah sambil memegang bahunya yang kumakan.
"hehehe,aku sudah bilang kan,aku ini menggigit." Aku tak peduli dengan omongannya.
[Mental anda terganggu,anda sudah menjadi gila.] Bahkan sistem bilang begitu huh?
[Crazy will lvl.1
Rank:SS
Type: Passive skill
Skill ini dapat menyembuhkan luka,meregenerasi bagian tubuh yang hilang,dan memulihkan stamina milik pengguna. Semakin besar tekad pengguna,semakin cepat regenerasi nya.]
'heh,aku beruntung ya?' Aku mendapat skill ini disaat yang sangat tepat.
aku menyeringai lebar,rasa sakit mulai hilang,lengan kiriku mulai kembali seperti sedia kala.
"Apa!?,skill apa yang kau gunakan!?" Monyet itu terkejut dengan kemampuan regenerasi ku.
tapi aku menjawab dengan perkataan lain.
"i'm gonna put some dirt in your eye." Monyet itu bingung dengan perkataan ku.
Tak lama,aku melesat kearahnya,dia meninju ku dengan cepat,tapi berhasil kuhindari dengan memiringkan kepalaku.
Tak hanya menghindar,aku juga meninju nya. Kali ini tinju ku mengenainya,ini pertama kalinya tinju ku mengenai monyet ini.
Monyet itu ingin membalas,tapi sebelum sempat membalas,aku mengambil tanah dan melemparkannya kearah matanya.
Karena pengelihatannya sudah kuhalangi,maka sekarang giliranku.
"[Houman:killing dance.]" Salah satu gerakan yang mematikan akan kugunakan disini.
Gerakan ini menggunakan tendangan seperti tarian,mirip dengan seni bela diri asal Brazil, Capoeira.
Aku menendang seperti sedang melakukan breakdance dan terkadang aku bisa menendang di udara.
Tendangan terakhir adalah yang paling fatal dan mengenai dadanya.
Sang raja tak pingsan,dia menyerang dadaku balik.
Meskipun hidungku patah,kakiku dipelintir,dan aku dipukul terus menerus,aku selalu beregenerasi dan pulih seperti sedia kala.
Para Houman yang menonton memiliki rasa ngeri dan tak percaya diwajah mereka. Mereka merasa ngeri karena meskipun badanku hancur,aku tetap beregenerasi,sedangkan mereka juga tak percaya karena ada orang yang bisa bertarung sengit dengan raja mereka.
"[Elemental punch!]" Tangan sang raja diselimuti sebuah energi panas,lebih panas dati api.
'itu atribut matahari!' Bisa gawat kalau terkena tinjuan matahari.
Aku memutuskan untuk menahan tinjunya dengan sikut ku dan menggunakan [Body hardening.]
Meski sudah mengeraskan tubuh,rasa sakitnya masih terasa,tapi tangan monyet itu juga kesakitan. Inilah saatnya serangan terakhir.
"[Houman ultimate strike.]" Aku meng uppercut sang raja dengan sekuat tenaga,dan sang raja terlempar keatas.
Aku juga melompat keatas,sambil penuh amarah,aku meninju sang raja bertubi-tubi.
'Tinjuan terakhir!' Aku meninju wajahnya hingga dia terpental kebawah,topengnya yang keras pun pecah,memperlihatkan wajahnya yang seperti kakek-kakek.
Aku jatuh kebawah,dan langsung menuju sang raja sambil mengepalkan tangan.
Tapi sang raja berkata,
"Aku menyerah!" Dia berbicara dengan lantang sehingga semuanya mendengar.
"aku tak akan ter-"
[Lawan anda sudah menyerah,anda menjadi pemenang dalam pertarungan.
Hadiah akan diberikan pada anda sekarang.]
Aku terkejut dengan layar didepanku. Dengan cepat aku menoleh kebelakang dan perlahan-lahan muncul spiral berwarna biru dan perlahan membesar,itu adalah...
"Portal..." Aku tak percaya dengan apa yang kulihat.
"ya,itu benar,aku sudah berjanji untuk mengirim mu kembali ke tempat asalmu." Monyet itu perlahan berdiri.
"Hadiah lain akan dikirim saat kau kembali ke tempat asalmu." Dia mendekati ku,tapi aku sudah tak waspada.
"manusia,siapa namamu." kenapa dia bertanya namaku?
sudahlah,aku jawab saja.
"Namaku...,Alan,Alan Lexius."
"Akan ku ingat namamu itu,manusia."
"kalau begitu,aku akan pergi."
Aku berjalan memasuki portal,dengan penampilan berantakan dan agak pincang.
Saat aku menyentuh portal dengan jariku,tubuhku perlahan berubah menjadi partikel-partikel kecil dan masuk keportal.
"Rajaku,kau baik-baik saja?" Salah satu bawahan menghampiri Raja dan berlutut.
"...tidak,sebentar lagi aku akan mati."
"Tuan,kumohon jang-"
"Sudahlah,aku sudah mempertaruhkan nyawaku,kalah berarti mati."
"ta-tapi!"
"Sudah,sumpah tetaplah sumpah."
"Kami akan mengikuti anda rajaku."
Sang raja menarik nafas dengan dalam.
"Kalian yakin?"
"Kami yakin!" Yang berlutut bukan hanya satu,tapi semua Houman.
"hah,sudah kuduga akan datang saat ras kita punah."
Tubuh sang raja membengkak,diikuti oleh semua bawahannya.
Mereka semua...,meledak. Menyisakan setengah badan mereka,malam itu,Ras Houman punah.
*
saat ini aku sedang ada di portal dan muncul layar status didepanku.
[Kepulangan anda akan ditunda karena kesalahan sistem.]
Apa,ditunda?,kenapa ditunda?
Tapi,tiba-tiba aku tersedot oleh portal.
Aku membuka mataku,yang pertama kali kulihat adalah lampu terang.
"Oh,akhirnya kau bangun?"
Aku mendengar suara perempuan yang lembut.
Saat aku menoleh,itu adalah suara dokter wanita.
"hai,bagaimana perasaan mu?"
"perasaanku?,aku sangat baik." Aku langsung dalam posisi duduk dan ingin bangun.
"Hei,kau belum pulih."
Tapi aku bisa meloncat dan berjalan dengan baik.
Ini semua karena [Crazy will],aku sangat bersemangat sehingga lukaku membaik.
"Eh,kau,bagaimana bisa?"
"Terima kasih karena sudah merawatku ya,sekarang aku pergi dulu."
Aku tak punya waktu untuk berbicara dengannya. Saat aku membuka pintu,sosok tinggi ada diluar dan sepertinya ingin memasuki ruangan ini.
"Oh,kau sudah bangun?"
"iya,eh kau siapa?"
"Baguslah kalau begitu,ini akan cepat."
tanganku dipegang dan dipasang borgol.
'Borgol!?'
"Alan Lexius,kau akan ditangkap!"
"…eh?"
*Season 1:END
***
Halo semua,saya adalah sang author dari novel ini. Apakah kalian menikmati novelnya?
Saat ini S1 sudah berakhir,saya akan beristirahat selama 1 minggu,kemudian lanjut S2
Terima kasih untuk kalian karena telah mengikuti novel ini,saya sangat senang.
Ini juga novel pertama saya,jadi kalau banyak typo,saya minta maaf.
Sebelum itu,ini ada beberapa Fun fact.
1.Cover yang saya dapat dari pinterest ini adalah gambar game Bloodborne dan dark souls. Cover ini saya pakai karena menurut saya cocok. Dan juga menunjukan bahwa ada dua protagonis.
karakter Bloodborne (yang latarnya biru) merujuk pada karakter Alan,sedangkan Dark souls(yang latarnya oranye) merujuk pada karakter Johan.
Tapi,bentuk karakter mereka tidak seperti itu,bentuk karakter mereka sangatlah berbeda dengan cover,apalagi Johan.
2.Selama cerita berlangsung,Alan tidak memakai alas kaki,bahkan saat ke minimarket.
3.Houman merupakan plesetan dari kata Human yang berarti manusia.
4.Karakter Alan adalah kebalikan dari karakter Johan,jika Johan adalah anak yang baik dan bertarung dengan adil,Alan ini tak peduli dengan cara bertarung yang adil,yang penting bagi dia hanyalah menang.
5.Heroine sudah ditampilkan di chapter² sebelumnya,untuk sekarang saya bingung ini bakal jadi harem atau tidak. Apakah kalian setuju jika ini ada genre harem?
6.Nama Protagonis emang sengaja saya tidak sebutkan,dari awal nama ini sudah kupikirkan. Ini supaya pembaca penasaran juga
Jadi,hanya itu saja sih.
Sampai jumpa minggu depan!