
Dengan motornya yang biasa-biasa saja,Johan pergi kerumah Russell. Dia menerima pesan dari Grace untuk ikut pergi bersama mereka.
Dalam pesan,Grace tak bilang pergi kemana. Dia hanya bisa mengikuti,mungkin sesuatu yang menarik.
Johan akhirnya sampai didepan Rumah keluarga Randell. Disana sudah ada mobil yang menyala didepan gerbang,
Aku turun dari motor dan mendekat ke mobil.
"Hei,ayo naik!,pak Yayan akan mengurus motormu!" Kata Russell,menoleh keluar mobil dan berbicara pada Johan.
Russell dan Mia,suami istri itu berada didepan,jadi Johan duduk dibagian tengah mobil.
Johan membuka mobil dan disambut oleh Grace dan Rise.
"Halo kak Johan!" Kata Grace.
"Selamat pagi kak Johan." Diikuti oleh Rise.
"Pagi juga kalian!" Sapa balik Johan.
Mia yang duduk didepan,bersebelahan dengan Russell,menyapa dan bertanya pada Johan.
"Pagi Johan,kau sudah sarapan?"
"Saya sudah sarapan,tante." Jawab Johan.
Kemudian,Johan bertanya pada Russell.
"Om,kita akan pergi kemana?"
"Hoo~,kau akan suka dengan acara ini!"
Johan bingung acara apa yang dimaksud oleh Russell.
Akhirnya setelah beberapa menit,mereka sampai di mall yang biasanya ramai,sekarang tambah ramai lagi karena ada pelelangan.
Johan diajak oleh Russell untuk ini,siapa tahu Johan tertarik dengan barang-barang yang dijual di pelelangan.
Johan sangat terkejut dan senang disaat yang sama,dia tidak pernah pergi ke mall sepanjang hidupnya.
Ini adalah pertama kali dalam hidupnya.
Russell memarkirkan mobilnya,sesudah itu,mereka keluar dari mobil.
Mereka langsung pergi ketempat pelelangan.
Russell adalah Slayer rank S,jadi tentu saja dia adalah VIP. Johan agak terkejut,tapi memang wajar.
Tempat para VIP,biasanya ada di tingkat 2,mereka melihat dari atas,dibatasi dengan pagar setinggi pinggang Russell yang tingginya mencapai 196 cm.
Ada sofa,meja dengan vas dan bunganya,dan hiasan ornamen berwarna emas di dinding.
Johan melihat kebawah,ada banyak kursi yang di isi oleh non-VIP.
Bersama dengan Johan,Rise juga melihat kebawah. Dia mencari seseorang.
Rise menelusuri setiap kursi,mencari orang yang dicari,tapi yang datang adalah kekecewaan.
Grace yang menyadari,bertanya padanya.
Rise menoleh,diam sejenak,kemudian berbicara.
"Kakak ingat orang yang masuk keportal beberapa bulan yang lalu?"
Grace mengangguk.
"Dia selamat dan kembali."
Grace terkejut,begitu juga dengan Johan yang mendengar percakapan mereka. Manusia biasa yang memasuki portal,telah kembali secara misterius.
"Bagaimana dia kembali,kapan dia kembali,apa yang terjadi saat dia masuk portal?"
Berbagai pertanyaan dilontarkan,Rise hanya menjawab beberapa karena orang itu menceritakan dengan setengah-setengah.
"Kakak itu bilang dia mengalahkan monyet."
"Meski mereka kuat,mereka bodoh." Kata Rise sambil mengingat apa yang dikatakan oleh orang itu.
"Kakak itu mengalahkan monyet dengan kepintarannya,meski harus terluka beberapa kali,tapi dia tetap menang."
"Kakak itu mengatakan bahwa dia tidak dapat mengalahkan mereka semua,jadi dia berusaha kabur,dan dia secara tidak sengaja menghancurkan portal core."
Setelah selesai bercerita,Grace memasang wajah datar,dia meragukan cerita Rise,begitu juga dengan Johan.
Rise juga meragukan keaslian cerita yang didengarnya.
"Tadi aku bertemu dengan kakak itu ditaman dan dia bercerita padaku,kemudian dia pergi,katanya dia pergi ke pelelangan ini."
Grace akhirnya mengerti apa yang dilakukan oleh adiknya.
"Apakah kau berhasil menemukannya?" Tanya Grace.
"Tidak."
Grace terkejut dan bertanya.
"Bagaimana penampilan orang itu?"
"Menggunakan jaket hitam,celana jeans hitam,sepatu olahraga hitam,mempunyai kulit putih,tampan (?),matanya merah,dan berambut hitam."
Setelah mengetahui ciri-ciri nya,Grace berdiri dan mencari yang serupa,tapi tidak ada.
Johan yang diam-diam mendengar juga ikut mencari,dan tidak ada.
"Haah~,tidak ada." Kata Grace kecewa.
Johan juga,tapi sebuah hal yang terduga terjadi.
[Hei Johan,aku merasakan energi kegelapan yang pekat dari sini." Kata Seraphim dari pikiran Johan.
'Kalau dipikir-pikir,aku juga merasa tak terlalu nyaman,darimana energi itu berasal?'
[Kelihatannya dari ruang sebelah kita.]
Johan memperhatikan ruangan di kanan,dan menemukan orang berjaket hitam dengan aura kegelapan yang pekat.
'Dia…orang yang disebutkan Rise?'