
masih dalam sudut panjang Johan,karena saat ini sang protagonis sedang bosan setengah mati.
***
[kemampuan mereka lumayan.] Kata Seraphim tentang twinstar.
'bukan lumayan,tapi luar biasa!,umur mereka ada dibawahku,tapi performa mereka sangat bagu dan seru untuk ditonton' kali ini penilaian ku pada mereka.
[kau sendiri kapan hah!?,aku sudah tidak sabar melihatmu beraksi!]
'sabar Sera,lumayankan aku bisa melihat aksi langsung,meskipun mereka Slayers pelatihan,tapi mereka seperti Slayers asli.'
aku sangat berterima kasih pada mereka,karena mereka aku mendapat banyak tontonan.
ini bukan karena aku malas beraksi,tapi ini kesempatan yang langkah. Aku tidak tahu kapan aku akan beraksi,tapi mungkin setelah ini.
setelah itu,aku dan kaka beradik ini berjalan lagi. Grace dan Rise terlihat sangat waspada,mereka memperhatikan sekitar dengan seksama,aku tidak mau kalah.
[Angel eyes]
aku mengaktifkan skill milikku,dan itu mengagetkan mereka berdua. Efek dari skill ini mendeteksi kehidupan,tapi itu dipengaruhi oleh seberapa besar energi negatif pada mahluk hidup. Yang artinya,semakin besar energi negatif pada mahluk hidup,semakin besar kemungkinan mahluk itu terdeteksi.
"…ah,gawat!" Dari jarak yang jauh,aku melihat ratusan Wooden liz sedang menuju kearah sini.
"ada apa?" Grace bertanya padaku yang sedang panik.
"Ratusan Wooden liz sedang mengarah kearah sini."
"walah,itu mah gam-"
"eh tunggu,kalau kulihat baik-baik,ternyata yang datang kesini ada ribuan." kataku dengan nada santai.
"hei,yang benar kau!?" Grace terkejut dengan perkataanku.
"aku tidak berbohong." ucapku dengan yakin.
"sial,amunisiku mana cukup!"
"senjataku juga tidak menjamin." Diikuti oleh Rise yang selama perjalanan diam saja.
"tak masalah,aku menemukan tempat persembunyian didekat sini."
secercah harapan terlihat,dan Grace langsung memaksa Johan untuk menunjukan tempatnya.
"dimana!?,dimana tempatnya!?,cepat tunjukan!" paksa Grace sambil memegang aku dan menggoyangkannya.
[hei,bisakah kau sabar!?,kau itu perempuan,perempuan harusnya anggun dan sopan!]
'tenanglah,biar aku urus.'
"tu-tunggu sebentar,cara kita kesana adalah kita harus ke perempatan itu dan belok kiri,tapi..."
"tapi?"
"jalan itu adalah jalan yang paling banyak monster nya,jumlahnya ada 500."
"apa!?,sialan!" Grace sudah habis kesabaran,tapi ucapan Johan berikutnya membuatnya bingung.
"tapi tenang,aku punya cara. Yang harus kalian lakukan adalah percaya padaku dan mengulur waktu selama 11 detik,oke?"
"mengapa aku harus yakin padamu?" Tanya Grace yang bingung sekaligus marah.
"jika kau mau hidup,maka kau harus percaya padaku."
Grace masih tidak yakin dengan ucapanku. Ya itu wajar mengingat aku belum melakukan sesuatu yang berdampak besar pada pertarungan,seluruh pertarungan tadi diurus oleh mereka berdua,lebih tepatnya Grace.
"sudahlah kak,mungkin kak Johan punya cara,kita harus percaya padanya sekali-sekali."
kata Rise meyakinkan kakaknya,meskipun anak ini pendiam tapi dia lembut dan pintar.
"dengarkan adikmu itu,bentar lagi monsternya datang loh!,jika tidak cepat kita akan jadi manusia geprek." kataku sedikit bercanda.
akhirnya,"cih baiklah,tunjukan jalannya!"
'akhirnya nih anak nurut juga ya ampun!.' Aku lega akhirnya anak ini berhasil jinak,setidaknya untuk sementara.
"oke ayo!"
aku berlari bersama dengan Grace dan Rise,aku berlari dengan cepat melebihi mereka.
"hei kenapa kau berlari cepat sekali!?." protes Grace yang tertinggal.
"jangan banyak protes kak,ayo kita juga berlari sekuat tenaga."
"tentu!,aku tidak akan kalah dari dia."
'etdah,kenapa jadi kompetisi lari dah?'
[siapkan dirimu Johan,di depan banyak monster dengan energi negatif.] Seraphim memperingati Johan untuk waspada.
gerombolan monster sudah terihat,mereka ada yang melompat dari pohon ke pohon lain.
dan saat melihat kami,merek semua yang bergelantungan di pohon segera turun ketanah dan bergerak semakin cepat.
"kalian,tahan 10 detik untukku ya!"
10.
"dasar gila!" Grace mengataiku lagi,tapi secara terpaksa dia menembak monster yang berlari kearah sini,Rise juga menggunakan buff pada Grace.
9.
8.
7.
6.
para monster semakin mendekat kearah kami,mereka semakin ganas.
"sial!" mulut Grace terus mengeluarkan kata kasar. Grace menghentikan tembakan Silver ditangan kanannya,dan mengambil sesuatu yang tergantung di sabuk peluru,itu adalah granat
dia menarik pin granat dan melemparnya hingga mengenai gerombolan Wood liz.
'bagus!'
5.
4.
3.
"sebentar lagi!"
2.
1.
[Holy way!] kuteriakan nama skill ku,supaya terlihat keren. Aku menancapkan pedangku ditanah dan warna tanah itu berubah menjadi putih.
"woah,apa-ap-"
sebelum menyelesaikan kata-katanya menggendong Grace dibahu kanan dan Rise dibahu kiri,rasanya seperti membawa karung beras.
"apa!?,hei apa yang kau lakukan,turunkan aku."
Grace memberontak karena dia digendong,sedangkan Rise hanya terkejut tapi tidak memberontak.
"tenanglah,jangan banyak bergerak."
Aku berlari sekencang yang ku bisa,sedangkan pedangku,...pedangku terbang diudara dan menebas monster yang tidak bergerak dan dilemahkan oleh ku.
[Holy way] adalah skill yang membuat jalan yang kulewati menjadi putih karena kekuatan suci. Teman yang menginjakkan kakinya di [Holy way] akan mendapat buff yang meningkatkan seluruh stats hingga 50 poin,dan musuh akan kesakitan dan terkena paralyze tergantung seberapa besar energi negatif yang ada dalam dirinya.
pedangku menebas para monster yang ada didepan kami,orang akan berpikir bahwa pedangku bergerak sendiri,tapi sebenarnya tidak seperti itu.
yang menggerakan pedangku adalah Seraphim,hanya saja orang lain tidak bisa melihat Seraphim,hanya aku yang bisa melihatnya atau orang yang punya skill khusus.
tempat yang kutuju sudah sampai,ada pohon besar dan berdaun lebat diantar pohon lainnya,itu bisa menjadi tempat istirahat kita.
"semuanya,kita akan melompat!"
aku melompat kearah pohon yang kutuju dan ternyata masih terlalu jauh,aku terpaksa melakukan ini.
Aku memegang jaket mereka dengan kuat,dan melempar Rise,dan setelah itu disusul dengan Grace
"apa!?,hei Johan,apa yang kau lakukan!?"
mereka masuk dalam dedaunan pohon dan jatuh nyangkut disana. Sedangkan aku…
"Seraphim!" Kau berteriak dengan kuat,dan Seraphim yang menggunakan pedang putih yang diwarnai dengan darah hijau monster langsung melesat kearah ku dan berada dibelakang punggung ku.
[Angel wings!]
Aku meneriakan skill ku,dan dari tubuhku mendadak memunculkan aura berwarna emas,serta muncul sayap malaikat besar berwarna putih bersih,tanpa ada noda.
orang akan mengira sayap itu mengambang didekat punggungku,tapi sebenarnya itu adalah sayap milik Seraphim,dengan Skill [Angel wings], Seraphim akan berbagi sayapnya denganku,dengan syarat Seraphim harus berada dibelakang punggungku.
Aku melesat dengan cepat menggunakan sayap Seraphim. Dan akhirnya aku masuk dalam sebuah ruangan yang tertutup oleh daun.
"fiuh,selamat." aku menonaktifkan skill [Angel wings] dan langsung terbaring lemas.
”bagaimana…,skill apa yang kau gunakan tadi?"
'ah ya,kerjaanku belum selesai,repot banget dah.' Aku mengeluh dalam hati.
Tapi,karena aku anak yang baik dan tidak sombong,aku menjelaskan seluruh skill yang kupakai tadi.