One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
Acara malam



Acara malam pun telah tiba di mana semua orang menunggu ingin melihat siapa wanita yang beruntung bisa mendapatkan salah satu dari pewaris yang sangat berkuasa itu .


Kini bathroom hotel sudah di penuhi para undangan keamanan di luar sangat ketat bahkan tidak ada satu orang pun yang bisa membawa ponsel atau yang lainnya .


Di dalam ruangan Edward terus menggegam tangan sang istri sedangkan yang lainnya sudah berada di luar menyambut tamu termasuk kedua orang tua Nova yang bertanggung dengan keluarga besar Daddy Radit .


" Kenapa " Tanya Edward lembut mengelus perut Nova .


" Boleh Abang saja yang ke luar " Tanya Nova menatap Edward .


" Kamu juga harus ikut baby, jangan takut aku bersama mu " Jawab Edward .


Ceklek


" Abang ayo " Ucap Jeje saat sudah dalam ruangan .


" Abang " Nova menggeleng " Percaya padaku ok ' Nova hanya terdiam menatap Edward memegang lengan nya .


" Semua akan baik² saja ,mereka harus tahu siapa istri dari Edward agar saat mereka melihat mu di luar sana tidak memandang remeh padamu " Ucap Jeje memberikan penjelasan .


" Tapi Tuan ...."


' Kita tidak punya waktu ayo ke luar " Potong Jeje tanpa mempedulikan penolakan Nova .


" Ayo " Dengan berat hati Nova menurut Edward membantu Nova berdiri merangkul pinggang nya seolah takut Nova akan kembali kabur .


Saat sorot lampu mengarah pada mereka semua orang menatap ke arah pintu yang terbuka, di mana seorang wanita yang di rangkul begitu mesra oleh seorang pria yang juga begitu gagah hanya dengan kemeja putihnya menambah kesan seksi di mata para wanita .



Edward membawa Nova ke atas panggung di bantu Eliza dan Queen, Daddy Radit yang berada di atas menunggu mereka tersenyum dengan manis sedangkan di belakangnya ada anak laki² Henry, Jose ,Jeje,Alan,Davin tidak lupa Raymond dan Reza sedangkan yang lain memilih di bawah .


" Selamat malam " Sapa Daddy Radit .


" Malam Tuan " Jawab para tamu undangan .


" Sebelumnya terimakasih sudah menempatkan diri hadir di tengah kesibukan kalian, di acara malam ini kami perkenalan keluarga baru kami istri dari Edward Dara Alexander Mateo " Daddy Radit menatap ke arah Nova " Nova Denisha Alexander Mateo di mana mereka sudah menikah sejak 6 bulan yang lalu " Semua orang yang mendengar itu langsung berbisik-bisik mereka mengira selama ini Cicit dari pengusaha terkenal dan terkaya itu masih sendiri nyatanya dia sudah menikah " Malam ini juga bukan hanya perkenalan dia sebagai istri Edward tapi kami juga ingin berbagi kebahagian di mana mereka di beri kepercayaan yang begitu luar biasa bagi kami sekeluarga malaikat yang kini hadir dalam rahimnya di mana kembar 4 " Ucap Daddy Radit .


Semua orang di buat kaget ,bohong bila mereka tidak iri tapi mereka cukup sadar dan tidak ingin membuat masalah terlalu jauh .


Tapi dari semua tamu undangan ada sosok seorang wanita yang menatap tajam ke arah panggung lebih tepat nya ke arah Nova gelas yang ada di tangan nya di cekram begitu kuat .


Hampir 30 menit Daddy Radit menyapa para tamu undangan dia pun mengakhiri nya, Edward langsung membawa Nova untuk duduk karena dia sudah terlalu lama berdiri bahkan dia sudah tidak merasa nyaman .


" Nova kenapa Bang " Tanya Elvi lembut .


" Daddy bicaranya terlalu lama " Bukannya Edward yang menjawab tapi seseorang di belakang mereka siapa lagi kalau bukan Jose .


" Kami saja yang tidak hamil cape ,apa lagi Nova " Timpal Jeje .


" Hebm "


" Maaf jose menyapa tamu undangan dulu " Jose langsung pergi tanpa menunggu jawaban begitu juga Jeje .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kini Nova duduk sendirian sedangkan yang lainnya tengah menyambut para tamu sesekali mereka bercerita.



Saat semua orang fokus seseorang wanita mendekati Nova sambil memegang gelas ,Nova yang awalnya tidak terlalu peduli langsung menatap wanita itu .


" Bukannya kamu siswa yang dulu mendapat beasiswa dari keluarga Edward " Ucapnya sinis ,Nova hanya terdiam " Bagus juga caramu mendekati Eliza lalu Edward " Wanita itu meminum jusnya " Aku bingung kenapa Edward bisa menikah dengan wanita yang jelas-jelas tidak sebanding dengannya " Ucap nya sinis .


' Lalu apa kamu ingin bilang dia cocok dengan mu " Jawab Nova Tersenyum miring .


" Itu sudah jelas ,dan kamu tahu bahwa keluarga ku dan keluarga Edward sama² terpandang ' Jawabnya dengan angkuh .


" Tapi sayang nya Edward lebih memilih ku, kamu benar kalian sama² terpandang tapi itu tidak bisa membuat Edward menyukaimu bukan, bahkan melirikmu pun dia tidak ' Jawab Nova .


" Jangan terlalu sombong, aku yakin sebelumnya kamu menjebak Edward atau membuang dirimu ke atas tempat tidurnya makanya kamu baru di perkenalkan sekarang ,murahan ' Ucapnya menatap remeh kearah Nova .


" Bukan kah itu kamu, sejak dulu mencari cara untuk menjebak Edward bahkan sampai meminta ibu mertuaku bertemu dengan ibumu bukan tapi sayang rencanamu gagal, kalaupun berhasil apa kamu yakin hanya Edward yang menyentuh mu bahkan kamu tidur dengan banyak pria " Ucap Nova ketus


Bianca mengepalkan tangannya kuat hingga akhirnya dia menumpahkan jus di pakaian Nova .


" Ups Sorry ' Ucap nya tertawa ,tapi itu hanya sementara tiba² saja ada yang menarik rambutnya membuat semua orang berbalik menatap ke arah mereka saat mendengar suara Teriakan .


Byuurr


" Ups Sorry aku tidak sengaja tangan ku licin ' Ucap Eliza menghempaskan kepala Bianca setelah menyiram kan sisa jus yang ada di tangannya.


PLak


" Ups sorry tanganku melayang sendiri " Ucap Eliza lagi saat melihat Bianca ingin menampar nya dia lebih dulu menampar Bianca .


" Baby kamu tidak papa " Tanya Edward yang sudah di depan Nova .


" Edward dia yang lebih dulu ...."


" Honey ada apa dengan mu " Tanya seorang pria yang seumuran dengan Henry .


" Apa dia kekasih anda " Tanya Eliza menatap pria yang sedang membantu Bianca.


" Anda siapa " Tanya pria itu menatap Eliza .


" Eliza Novayandri Agrata Mateo " Ucap Eliza menekan ucapan nya membuat pria itu melototkan matanya .


" Maaf kalau kekasih saya ...."


" Bukannya saya ikut campur tapi carilah kekasih yang tidak membuat anda malu dan membuat perusahaan anda Koleps karena dia sudah mengganggu istri dari seorang Edward Dara Alexander Mateo , Jadi sebelum itu terjadi maka berpikirlah dua kali untuk melanjutkan " Tekan Eliza Menatap Bianca yang terus mengepalkan tangannya ingin sekali dia melawan wanita itu tapi semua orang sudah menatap ke arahnya .


" Cari tahu latar belakang kekasih anda sebelum anda memiliki hubungan lebih lanjut jangan hanya karena dia pintar melayani anda " Lanjutnya lalu berbalik badan ke arah Nova menutup pakaian Nova yang basah dengan jas miliknya.



" Urus wanita sialan itu " Ucap Edward saat Rehan dan Arif sudah berada di depannya .


" Lepas ...Lepas sialan " Teriak Bianca saat sudah di tarik paksa ke luar dari ruangan itu .


" Aku akan membalas mu Eliza " Teriak Bianca memenuhi ruangan itu .


" Tuan Muda " Panggil kekasih Bianca.


" Pergi dari hadapanku ,jika terjadi sesuatu dengan anak dan istriku kepalamu pun tidak akan bisa membayarnya " Ucap Edward dingin .


"Maafkan saya tuan ,jangan ..."


' Pergi " Pengawal langsung menarik tubuh pria itu menjauh dari hadapan Edward dan Nova .


" Kamu tidak papa " Nova mengagukan kepalanya .


" Bawa Nova pergi bang " Ucap Henry yang sudah ada di dekat mereka begitu juga yang lainnya .


Jose melepaskan jasnya menutupi tubuh Eliza yang hanya memakin tangtop karena jasnya di buka untuk menutupi tubuh Nova .


" Makasih Pa " Ucap Eliza .


" Harusnya kamu sadar dengan pakaian mu " Eliza hanya tersenyum kuda " Kepepet " Hanya ada helaan napas yang ke luar dari mulut mereka .


" Biar sama Zaza saja Opa, Kami akan langsung pulang " Ucap Eliza .


" Kamu tidak papa nak " Tanya Sang ibu


" Tidak papa Bu " Jawabnya Tersenyum .


" Iya sudah langsung pulang iya ,biar kalian di ikuti pengawal " Ucap Daddy Radit .


" Ayah sama ibu ikut Nova saja boleh " Tanya Edward menatap kedua mertuanya .


" Boleh Nak " Jawab ayah mertua nya .


" Daddy sama Mommy juga pulang lah " Ucap Jose menatap Daddy Radit dan Mommy Ellena .


" Iya " Jawab Daddy Radit .


" Je minta mereka menunggu di depan Daddy akan menemani mereka " Ucap Jose .


" Iya " Jawabnya lalu meninggalkan mereka berlari ke luar .


" Kamu tidak bawa baju lain Nak " Tanya Queen pada Eliza .


" Tidak Bun,hanya yang di pakai Nova saja " Jawabnya .


" Sudah tidak papa, ayo kita ke luar !! Kalian urus tamu undangan dan urus wanita itu " Ucap Daddy Radit .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘