
" Princess, mana yang sakit " Tanya Edward dengan lembut,Nora menunjuk bagian Dadanya yang terasa sesak .
"Mau minum " Tanya Raymond lembut menatap Nora .
Di ruangan itu hanya mereka berdua sedangkan yang lainnya sudah kembali ,sedangkan Reza dan Eric kembali ke perusahaan karena masih ada hal penting yang akan di selesaikan setelah makan siang .
Dan Raymond meminta mereka kembali begitu juga Nova karena di rumah masih ada ketiga anaknya yang pastinya khawatir dengan keadaan Nora .
" Mau gendong " Ujar Nora dengan pelan ,Edward segera naik ke atas tempat tidur menggendong sang anak dengan pelan agar tidak menggangu infus dan selang pernapasan Nora
" Minum dulu ya " Nora mengaguk dalam pelukan Edward .
" Jangan sakit lagi, melihat Nora begini Daddy Ray ikut sakit " Nora hanya terdiam karena saat ini sedang minum tapi matanya terus menatap Raymond .
" Bunda "
" Bunda lagi di rumah princess, Bunda harus melihat Abang sama kakak baru setelah itu ke sini melihat Nora " Ujar Raymond lembut .
" Bunda marah " Raymond dan Edward menggeleng .
" Bunda tidak marah sayang " Jawab Edward lembut sambil mengelus kepala Nora .
" Jangan hukum Paman,Abang sama kakak " Edward menatap sang Daddy lalu keduanya mengaguk .
" Daddy Ray tidak akan menghukum mereka tapi Nora harus berjanji sama Daddy Ray ,jika Nora sudah lelah istirahat jangan paksakan " Nora mengagguk pelan .
" Promise " Ujar Nora menaikan tangannya dengan jari kelingking nya di sambut dengan senyuman oleh Raymond dan edward sambil membelit jari kelingking yang kecil itu bergantian .
" Tadi Ade main apa " Tanya Edward lembut, sedangkan Raymond menarik kursi duduk berhadapan dengan mereka .
" Kejar²an, sembunyi² ,paman penjaga yang jadi hantu nya " Cerita Nora antusias , sekalipun wajahnya masih terlihat pucat tapi dia tetap tersenyum .
" Nanti Main sama Daddy boleh " Edward mengaguk " Pastinya sayang " Jawab Edward cepat .
"Daddy Ray tidak di ajak " Tanya Raymond dengan wajah murung .
" Daddy Ray jadi hantunya mau " Edward mengulum senyumnya melihat wajah Raymond yang seperti nya keberatan dengan usulan sang putri .
" Kenapa harus Daddy Ray sayang, kan di rumah banyak orang sayang " Protes Raymond.
" Nanti sama Opa Alan " Ujar Nora lagi, Raymond mengaguk dengan pelan .
Sedangkan di rumah utama ,Nova mencari keberadaan ketiga anaknya setelah membersihkan tubuhnya .
" Mommy anak² mana " Tanya Nova pada Adara dan di sana bukan hanya ibu mertua nya tapi ada Elsa ,ana ,Vania dan Riane sedangkan Henry masih berada di kamar .
" Kenapa " Tanya Jeje yang ikut bergabung di sana .
" Anak² di belakang nak, lagi menghadap didinding " Nova melototkan matanya .
" Kenapa mereka menghadap didinding " Tanya Nova kaget .
" Mereka menyalahkan diri mereka sendiri ,jadi mereka melakukan itu sebelum Daddy nya pulang " Jawab Adara , Nova menghela napas panjang .
" Biar Opa saja yang lihat mereka " Ujar Henry yang baru datang bersama Elvi.
" Duduk saja nak " Ucap Elvi ,Nova menurut dia menunggu ketiga anaknya di ruangan keluarga .
Henry berjalan ke arah belakang di mana Enzi dan kedua adiknya berada di sana.
" Abang ,kakak " Ketiga anak kecil itu menatap ke sumber suara .
" Ayo masuk, di cari Bunda " mereka menurut mengikuti langkah Henry dari belakang ketiganya saling berpegangan .
" Dari mana " Tanya Nova lembut saat ketiga anaknya sudah berada di dekatnya .
" Abang " Panggil Nova lembut .
" Bunda lagi bertanya " Lanjutnya lagi .
" Maaf Bunda, Abang tidak melarang Ade untuk ...."
" Itu bukan kesalahan Abang,kakak atau Ade, itu musibah Nak !! Jangan menyalahkan diri kalian dan jangan meminta maaf " Enzi dan kedua adiknya menatap Nova yang tersenyum lembut .
" Doakan Ade cepat sembuh ,biar bisa kembali main sama kalian Hm "Lanjutnya sambil mengusap kepala Elea dengan lembut .
" Maaf Bunda " Ujar mereka bersamaan ,Nova mengaguk sebagai jawabannya .
" Sudah makan " Tanya Nova lembut .
" Sudah Bunda " Jawab Mereka .
" Apa Ade baik² saja " Tanya Enzi ,Nova mengaguk sebagai jawabannya .
" Iya Bunda " Jawab Enzi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sore harinya Nova kembali ke rumah sakit sambil membawa pakaian ganti milik Edward dan Nora, dia juga membawa makanan ringan .
Ceklek
" Bunda "Nova menarik sudut bibirnya ke atas saat melihat Nora yang ada di gendongan ayah mertua nya .
CUP
Edward mencium bibir Nova sekilas saat wanita itu sudah sampai di depannya meletakan bawaannya di atas meja .
" Abang mandi dulu, aku bawakan baju ganti " Ujar Nova lembut .
" Kamu bawa apa lagi kenapa tanganmu penuh " Tanya Edward .
" Kue untuk Nora , kita juga " Edward mengagguk lalu menerima paper bag pakaian nya .
" jika terjadi papa atau butuhkan papa langsung telepon Daddy " Ujar Raymond .
" Iya Dad " Jawab Nova dan Edward .
" princess " Nora menatap Raymond " Daddy Ray harus kembali ,nanti besok pagi Daddy ke sini lagi melihat Nora " Ujar Raymond lembut .
"Iya " Jawab Nora .
" Harus minum obat, makan yang banyak " Nora kembali mengaguk " Iya sudah Daddy Ray kembali dulu nanti keburu malam " Lanjutnya lalu mendudukan Nora di atas tempat tidur pasien .
" Cium " Raymond tertawa kecil lalu mendekat kan pipinya ke arah Nora .
CUP
CUP
" Hati² Dad " Ujar Nova , Raymond mengaguk lalu mencium kepala Nova dengan lembut " Kalau butuh papa langsung hubungi Daddy " Nova mengaguk lalu mencium punggung tangan Raymond begitu juga Edward .
" Bunda " Nova menatap ke arah Nora " Gendong " Nova mengaguk lalu naik ke atas tempat tidur pasien .
" Daddy mandi dulu , ini sudah mau malam " Ujar Nova .
" Sebentar baby " Jawab Edward yang malah mendekati keduanya .
" Mandi dulu, nanti Daddy sakit kalau mandi malam terus " Omel Nova ,tapi Edward tetap mendekati mereka .
" Daddy ...."
CUP
" Jangan teriak² ,lihat Nora dia malah menertawakan mu " Nova yang ingin marah langsung menatap ke arah putrinya yang cengengesan .
" Nakal ya " Nova menarik pipi Nora dengan pelan lalu mencium pipi Nora .
" bagaimana anak-anak " tanya Edward duduk di depan keduanya sambil memeluk pinggang Nova .
" Mereka menghukum diri mereka sendiri di belakang rumah " Edward hanya tersenyum mendengar ucapan sang istri.
" Tadi Elea ingin ikut ,tapi Opa membawa nya pergi ke supermarket terdekat entahlah apa yang akan di beli anak Daddy itu " Ujar Nova lembut.
" Tidak papa ,yang penting dia tidak menangis " Ujar Edward .
" Sudah sana mandi ,nanti makan malam nya di antar sama pelayan " kali ini edward menurut dia berdiri meninggalkan kedua wanita yang beda usia itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lanjut !!
Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...