One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
di tempat terindah



" Selamat " Rangga hanya mengaguk , senyuman nya tidak pernah lepas sejak mendengar hasil pemeriksaan dari Amanda .


" Ayo makan dulu ,ini sudah waktunya makan malam " Ujar Raine lembut .


Dengan pelan Rangga membantu Vika turun dari tempat tidur pasien lalu ke luar dari ruangan itu ,dimana para keluarga nya sudah menunggunya .


" Gimana " Tanya Reza antusias .


" Kita akan memiliki Cucu " Reza langsung menatap Rangga " Jawab Papa " Rangga mengaguk sebagai jawabannya " Baru beberapa Minggu " jawab nya .


Reza langsung memeluk Rangga dengan erat lalu memukul pelan pundak pria itu .


" Selamat " Reza menatap Raymond tersenyum " Aku akan menyusul kakak memiliki anak " Jawab Reza bahagia .


" Tapi aku 4 " Timpal Raymond membuat Reza terdiam .


" Kita akan memiliki dua Pa " Reza langsung melotot kan matanya menatap Riane " Jangan bercanda " Ujar Reza sedikit meninggi kan suaranya .


" Tanya saja sama mereka " Reza langsung menatap Amanda "Amanda kira jelas " Reza langsung menarik sudut bibirnya dengan lebar .


" Sudah² ,yang punya anak siapa yang bahagia siapa !! Ayo makan kasian Vika " Ujar Elvi lembut .


" Aku harus menelpon pria itu sekarang " Ujar Henry .


" Nanti saja Dad " Henry menggeleng lalu berjalan menjauhi Elvi " Kebiasaan " Gumam Elvi kesal .


" Mau makan apa " Tanya Rangga lembut .


" Daging saja " Jawab Vika sambil menatap daging dengan mata berbinar .


" Kaka belum kenyang " Tanya Della polos .


" Belum " Jawab Vika seadanya .


"Padahal tadi kakak sudah makan banyak, nanti gemuk tidak cantik lagi " Ujar Della polos hingga membuat Vika terdiam .


" Kakak Vika harus makan banyak sayang,dalam perut kakak Vika ada adik Della " Ucap Riane lembut .


" Adek ,seperti adiknya Abang " Riane mengaguk tersenyum " Kalau begitu Della juga mau " Jawabnya dengan senang .


" Sabar sedikit lagi ,adek Della lagi di perut Kakak Vika " Della menggeleng cepat " Bukan di perut kakak Vika tapi di perut Della " Riane langsung melotot kan matanya .


" Mana boleh " Jawab Riane cepat .


" Kenapa tidak boleh, kan Della pengen adik Ma " Rengek Della kesal .


" Ehz kamu masih kecil belum bisa bikin adik " Jawab Riane asal .


pLak


" Papa " Pekik Riane


" Bicara yang benar jangan membuat anakku bingung dan berpikiran kotor seperti mu " Ujar Reza dingin .


" Kalau Della sudah besar bisa bikin kan Ma " Tanya Della .


" Mama tidak tahu " Jawab Raine dengan helaan napas .


" Tadi kata Mama, Della harus besar baru ......"


" Della makan " Tegur Reza .


" Tapi Papa ,Della ...."


" Makan " Titahnya lagi ,membuat Della langsung terdiam menarik piring nya yang sudah di siapkan .


" Papa jahat, padahal Della hanya ingin punya adik kaya Abang sama kakak Vika " Gumam Della kesal .


" Adik Abang sama kakak Rangga kan adik Della juga " Ujar Elvi lembut.


" Tapi Della pengen adik sendiri Oma " Jawabnya Della cepat .


" Nanti iya " Della mengaguk lalu menyantap makanan nya " Lain kali kalau bicara di pikir dulu,kebiasaan mulutnya " Omel Elvi menatap Raine .


" Bibi tolong jaga Baby Four " Ujar Adara lembut pada pelayan .


" Iya Non " Jawab Salah satu dari mereka lalu menghampiri baby four .


" Mau tambah " Tanya Rangga menatap Vika " Sudah kenyang " Jawabnya lalu bersandar di pundak Rangga .


" Tunggu sebentar iya " Vika kembali mengaguk ,Rangga pun menyelesaikan makannya .


" Abang " Edward menatap Nova " Tembus " Bisik Nova pelan lalu menatap ke bawahnya .


" Tidak papa ,makan saja nanti sebentar baru Abang bantu " Nova mengagguk pelan lalu kembali melanjutkan makannya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Henry ....Henry .....Henry "


"Kau membuat Cucu ku menangis bodoh " Umpat Henry saat pria itu sudah berada di dekatnya .


" Apa Papa belum makan " Gerutu Raymond kesal lalu menenangkan baby Nora .


" Sorry son ,salahkan Daddy mu kenapa dia membuatku sakit kepala dengan segala ucapan bodoh nya " Ujar Jose yang tidak mau di Salah kan lalu duduk di samping Della begitu juga Aqila .


" Apa maksudmu" Tanya Jose menatap Henry .


" Apa kamu mabuk " Tanya Alan bingung .


" Dia seperti orang kesetanan " Timpal Jeje .


" Diamlah ,jika tidak ingin aku membunuhmu" Umar Jose kesal .


" Apa maksudmu mengatakan ada wanita pengganti Aqila " Tanya Jose menatap Henry .


" Apa salah dengan ucapan ku, aku hanya mengatakan hal yang benar " Jawab Henry membuat pria itu mengepalkan tangannya kuat .


" Tidak akan ada yang menggantikan Aqila " Ucap Jose penuh penekanan .


" Maksud mas Henry itu Vika mas ,Vika hamil tapi dia seperti Aqila dulu tidak bisa jauh dari Rangga ,dia akan selalu menangis dan merindukan Rangga " Jose dan Aqila langsung menatap Vika yang tersenyum .


" Dia " Tanya Jose sambil menunjuk Vika " Iya mas " jawab Elvi .


" Wanita surga itu bisa hamil " Tanya Jose membuat Aqila memukul nya " Memang dia tidak bisa hamil " Ujar Aqila kesal .


" Bukan begitu sayang ,ah lupakan saja " Ujar Jose yang bingung dengan ucapannya sendiri .


" Berapa bulan eh maksudnya sudah berapa usia kandungan nya " Jeje dan Alan menggelengkan kepalanya tertawa kecil .


" Yang hamil Vika kenapa kamu yang bodoh " Ucap Daddy Radit membuat Jose mendengus kesal .


" Daddy diam dulu,aku sedang tidak ingin di ganggu " Jawab Jose kesal .


" Baru beberapa Minggu Pa ,keadaan Vika dan bayi dalam kandungan nya baik² saja ,Vika juga hamil kembar " Ujar Reza pelan .


" Kembar berapa " tanya Aqila dengan suara sedikit tinggi .


" Dua Oma " Jawab Rangga.


" Satu buat Oma iya " Ucap Aqila cepat .


" Mana boleh, Riane tidak mau " Jawab Raine cepat .


" Kenapa tidak boleh, aku Eyang nya " Jawab Aqila .


" Tapi aku Mama nya ,enak saja !! Kalau Mama ingin bayi bikin sendiri atau adopsi saja " Ujar Raine tidak mau kalah .


" Kamu lupa , jika Reza tidak menikah dengan mu Rangga tidak akan ada ,jadi itu artinya kamu harus berterimakasih sama Mama " Ucap Aqila berdiri dari duduknya .


" Terimakasih Mama ,cukup kan !! Awas nanti kalau Mama mengambil anakku " Ucap Riane yang ikut berdiri .


" Anak ini minta di pukul kepala nya " Jose langsung menarik Aqila duduk kembali " Lepas Pa ,anak perempuan mu itu harus di kasih pelajaran " Jose memeluk aqila .


Riane mengeluarkan lidahnya pada Aqila membuat wanita itu meradang .


" Lepas ,kau akan membunuh nya ,biarkan saja Reza jadi duda " Jose terus memeluk Aqila .


" Minta maaf " Raine menatap Reza " Minta maaf sayang " Riane mendengus kesal " Selalu saja Raine ,padahal nenek sihir itu yang duluan " Aqila melototkan matanya tajam .


" Raine Alexander Mateo " Tegur Elvi rendah .


" Sahabat mommy itu ,enak sekali meminta anakku " Sungut Raine lalu mendekati Aqila .


" Ma, Riane minta maaf " Ujar Riane .


" CK, kau meminta maaf tapi wajahmu seperti zombie " Riane mengambil tangan Aqila lalu mencium punggung tangan nya lalu menatap Aqila " Nenek sihir " Jose langsung menarik tangan Aqila saat wanita itu akan menarik rambut Riane .


Apa mommy senang,anak² tampak bahagia Mom dan Daddy harap mommy juga bahagia di sana !! Daddy selalu merindukan mommy tunggu Daddy di tempat terindah mom, sekarang Rangga akan memiliki anak,nanti Daddy akan memperkenalkan mereka pada mommy Ucap Daddy Radit dalam hati sambil tersenyum menatap pertengkaran Aqila dan Raine .


Henry yang diam² menatap Daddy Radit hanya bisa tersenyum tipis .


Mommy sebentar lagi baby four akan memiliki Adik dua , Apa mommy happy ,Henry harap begitu !! Henry janji akan membawa mereka ke rumah mommy Ucap Henry dalam hati .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟