One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
Bertemu orang tua Nova



kedatangan Daddy Radit dan yang lainnya membuat kedua orang tua Nova kaget dan panik .


Jika biasanya mereka akan menelpon terlebih dahulu tapi tidak sekarang kedua suami istri itu bahkan hanya membuatkan minuman hangat saja .


" Maaf tuan kami hanya ada yang ini " Ucap ayah Nova .


" Seharusnya kami yang meminta maaf datang semalam ini " Jawab Daddy Radit dengan helaan napas panjang .


" Tidak papa tuan " Jawab ayah Nova .


Daddy Radit melepas tongkat nya lalu dia berlutut di depan kedua orang tua Nova sekalipun terhalang meja.


" Daddy "


" Opa "


" Tuan besar "


Daddy Radit mengangkat tangannya membuat Henry dan yang lainnya mengurung kan niatnya untuk membantunya berdiri.


" Opa " Panggil Raymond lirih


" Sebelumnya saya minta maaf " Daddy Radit menunduk kepalanya " Maaf karena kesalahan kami, Nova memilih pergi ,tapi kami berjanji akan mencari di mana pun dia berada " Ucap Daddy Radit.


" Maksud nya tuan besar " Tanya sang ayah .


" Bukannya Nova di pindahkan di luar negeri " Tanya gugup .


" Maaf, ada kesalahpahaman antara Adara dan Nova , di mana Edward menjalin hubungan dengan Nova tapi semuanya sudah jelas ,dan kami berjanji akan mencari Nova !! Sekali lagi saya meminta maaf " Daddy Radit menunduk kepalanya lama .


" Tuan jangan seperti ini " Ucap ayah Nova tidak enak , sedangkan sang istri sudah menangis .


" maaf ,semua karena Edward !! Maaf " Edward berdiri menundukkan kepalanya rendah .


" Tuan jangan seperti ini " Ucap ayah Nova berdiri .


" Maaf tuan, ayo berdiri " Daddy Radit berdiri di bantu ayah nova dan Henry .


" Kami tidak tahu apa yang terjadi tapi kami mohon cari putriku terlepas apa yang terjadi dengan Nova dan tuan muda kami mohon " Ucap ayah serak .


" Kami akan melakukan yang terbaik untuk itu pak " Jawab Raymond " Saya minta maaf atas nama istriku " Lanjutnya .


" Semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya ,mungkin nyonya Adara hanya ingin yang terbaik untuk tuan muda ...."


" Kami tidak pernah memandang orang dari segi apa pun ,dan kalian tahu itu bagiamana dulu hidup Elvi,dan yang lainnya " Ucap Daddy Radit .


" Adara dan Nova hanya kurang komunikasi begitu juga edward dan mommy nya ,mungkin maksud Adara hanya ingin yang terbaik untuk Edward tanpa dia sadar sudah menyakiti anaknya dan Nova ,saya mohon pengertiannya dan kami akan berusaha sebisa mungkin untuk mencari Nova karena ada satu hal yang tidak bisa kami jelaskan sekarang " Ucap Henry .


" Sekali lagi saya meminta maaf atas tidak kenyamanan bapak dan ibu, kami minta doanya agar Nova bisa di temukan secepatnya " Lanjutnya lagi .


" Kami akan terus mencarinya " Ucap nya lagi .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah pembahasan Nova dan Edward yang begitu memakan waktu panjang Mereka sampai di rumah utama saat pukul 02.00 dini hari .


Mendengar suara helikopter adara langsung berlari ke arah belakang menyambut suami dan yang lainnya .


" Daddy " panggil Adara terbata .


Henry memukul pelan pundak anaknya lalu masuk ke dalam begitu juga yang lainnya .


" Ganti baju bang " Edward hanya mengaguk .


" Ayo ke kamar " Adara menggeleng " Maaf " Ucap Adara dengan mata berembun .


" Ayo " Ajaknya sambil menggegam kedua tangan Adara .


ceklek


Raymond membawa Adara ke sofa memintanya duduk ,lalu doa berdiri ke arah laci mengambil kotak obat lalu duduk di samping nya .


Dengan pelan dia mengikat rambut sang istri dan Adara hanya diam menangis dalam diamnya .


" Maaf " Adara menggeleng " ini salah ku harusnya aku...." Raymond memeluk Adara membiarkan wanita itu menangis dalam pelukan nya " Maaf aku membuat Abang terluka ,maaf aku ibu yang buruk !! aku hanya takut Abang tersakiti nantinya ,maaf " Isakan Adara semakin deras membasahi pipinya bahkan pakaian Raymond sudah basah .


" kita Obati lehermu dulu ,besok kita ke rumah sakit " Adara menggeleng " Aku mau cari Nova " Ucapnya sesegukan .


"Aku tidak mau Abang semakin marah " Lanjutnya lagi .


" Abang tidak marah ,dia tau kalau kamu melakukan itu karena kamu menyayangi nya " Raymond melerai pelukannya lalu menatap leher sang istri .


" Sakit " Adara menggeleng karena memang tidak sakit " Obati dulu iya " Adara mengaguk " Besok ke rumah ibu iya ,aku akan mengantarmu nanti " Ucap Raymond sambil mengoleskan salep pada leher Adara .


" Nanti Abang...."


" Ada aku, sudah jangan memikirkan apa pun, maaf sudah menyakiti mu " Ucap Raymond penuh sesal .


" Tidak,Daddy tidak salah ini salah mommy karena hanya mendengar sebagian tanpa bertanya pada Abang atau Daddy dan langsung menarik kesimpulan sendiri ,maaf sudah membuat semuanya ....."


Cup


" Kita semua salah, jangan lagi menyalah diri sendiri kita berdoa saja semoga Nova belum terlalu jauh perginya dan dia bisa kembali ke sini " Adara hanya mengaguk .


" Bagaimana orang tua nya ,Adara harus ..... "


" Semua nya baik² saja , sekalipun itu hanya didepan kami karena bagaimanapun mereka orang tuanya tapi kita akan berusaha yang terbaik hanya itu yang bisa kita lakukan " Raymond membantu Adara berdiri " Ayo ganti baju " Adara mengaguk .


Di kamar lain Edward masih menatap foto Nova sambil duduk di balkon bahkan dia belum mengganti pakaian nya .


" Baby ,kamu di mana ?? Aku minta maaf karena tidak bisa melindungi mu ? " Ucap Edward menatap ke arah depan .


" Di mana pun kamu berada semoga Tuhan selalu melindungi mu bertahanlah sedikit saja ,aku akan menemukan mu " Gumamnya lirih .


Lalu dia kembali menatap foto Nova yang tersenyum terlihat begitu cantik di mata Edward .



" Maaf aku selalu membuat mu terluka ,maaf Baby " Ucapnya lirih.


" Kenapa kamu pergi tanpa meninggalkan apa pun ,apa kamu takut menemukan mu ,Di mana pun kamu berada aku akan mendapatkan mu kembali hingga ke ujung dunia bahkan di akhirat pun aku akan mencarimu " Ucap Edward sungguh² .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟