One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
Kencan pertama



Pagi harinya Adara dan Riane sudah siap bahkan mereka seperti wanita yang benar-benar akan berkencan dengan seorang pria sungguhan bukan anak seperti yang di pikirkan suami mereka .


" Seperti nya kau memikirkan dari semalam " Adara hanya tersenyum mendengar ucapan sang suami .


Sama halnya dengan Raymond ,Reza hanya menatap saja penampilan Raine yang ingin kembali muda .


Tidak berselang lama teman kencan ke dua wanita itu turun dengan wajah kusutnya .


Bagaimana tidak, mereka di bangunkan untuk siap² padahal ini masih pagi !! bahkan pegawai mall pun belum tentu sudah ada kan .


"Selamat pagi Abang " Sapa Adara Tersenyum " Pagi " Jawab Edward lalu duduk di samping El .


" Gantengnya anak Mama " Rangga hanya mendengus saja .


" Ini masih pagi, Abang sama mommy mau ke mana " Tante El mengambil gelas susunya .


" Tahu, bahkan OB mall saja belum tentu sudah ada di sana " Ucap Edward kesal .


" Siapa bilang kita ke mall, kita akan jalan² " Ucap Adara Tersenyum.


" Jalan ke mana ?? Kebun binatang, tepat bermain tapi apa pun itu belum tentu mereka buka mom " Ucap El Tersenyum.


" Aku akan meminta Daddy yang membuka nya " Jawabnya bangga sambil tersenyum menatap sang suami " I love you " Lanjut nya .


" Apa uang di kartumu Habis " Tanya Raymond dingin membuat Radhi tertawa kecil begitu juga El ,Amanda dan Vania .


" Tidak anak, suami sama saja " Adara langsung mengambil jusnya meneguknya dengan kesal .


" Ingat kamu hamil, jangan terlalu lincah jangan sampai aku menyuruh pengawal mengikatmu " Ucap Reza .


" Iya² ,aku akan menjaga anakmu dengan baik ,puas " Reza mengaguk pelan sambil menggigit rotinya .


" Jangan lupa bayarannya " Ucap Reza membuat Riane berdecak " Iya " Jawabnya .


Selesai sarapan pun mereka langsung menuju tujuan masing-masing ,karena Vania tidak ingin sendiri di rumah jadi dia memilih ikut sang suami ke perusahaan .


Adara dan Riane membawa mobil sendiri sekalipun mereka harus mendengarkan ceramahan dan ancaman yang hampir membuat kuping mereka kebakaran ,jangan lupakan mobil pengawal di belakang mobil mereka sekalipun mereka beda tujuan .


" Kita mau ke mana Mom " Tanya Edward .


" Mommy akan membawamu ke tempat yang indah " Jawab Adara Tersenyum sambil fokus pada kemudinya .


" Surga " Adara menatap kesal sang anak lalu kembali fokus pada jalanan " Memang hanya surga yang indah ,kaya perna ke sana saja " Jawab Adara kesal .


" Bukannya memang indah " Adara menarik napas panjang di hembuskan dengan pelan " Masih hari pertama " Gumamnya sambil tersenyum .


" Semalam mommy mencari nya ,dan tempat nya sangat indah " Ucap Adara .


" Hanya melihat gambar apa kah itu bisa di bilang indah " Adara mengaguk saja tanpa niat menjawab karena nanti urusannya akan panjang .


" Baiklah " Jawab Edward lalu dia menatap ke luar jendela .


" Ada yang Abang pikirkan " Tanya Adara lembut .


" Bagaimana perasaan mommy saat mencintai Daddy " Tanya Edward tanpa mengalihkan pandangannya .


" Saat itu kami bertemu di sebuah club' ,jika Daddy ke sana karena suatu pekerjaan beda dengan mommy yang ingin menenangkan pikiran di mana kekasih mommy berselingkuh dengan sahabat mommy bahkan mereka sampai melakukan hubungan yang jauh " Ucap Adara .


" Lalu " Tanya Edward karena memang dia tidak tahu papa .


" Teman bisnis daddy sepertinya punya niat jahat ,sehingga memberikan obat perangsang dan saat keluar kami bertabrakan dan Daddy meminta tolong sehingga mommy membawanya hingga kami bertemu pengawal, dan mommy di minta menemani nya hingga ke apartemen karena Daddy sama sekali tidak melepaskan mommy,Abang sudah bisa menebak nya setelah itu " Edward mengaguk paham .


" Sifat Daddy yang begitu dingin membuat mommy semakin menyukainya entah lah, tapi semakin berdekatan dengannya membuat mommy bahagia mungkin itu saya tarik yang di miliki Daddy " Lanjutnya .


" Apa Abang punya kekasih " Edward menarik napas panjang " Sudah berakhir " Jawabnya .


" Boleh mommy tahu alasannya " Tanya Adara lembut.


" Abang tidak suka penghianatan, kebohongan " Jawab Edward .


" Apa dia selingkuh " Edward mengaguk " Dia makan malam dengan pria lain dan berbohong saat aku menanyakan dia berada di mana " Adara hanya tersenyum sifat suaminya benar² menurun pada anaknya .


" Kami para wanita memiliki rasa tidak enak hati bang, apa lagi itu dengan orang yang sudah kita anggap teman, mungkin dia menerima makan malam itu hanya karena menghargai nya tidak lebih dari itu,dan kenapa dia berbohong karena dia tidak ingin kamu sakit hati atau kecewa dia menjaga itu, kadang berbohong itu perlu jika demi kebaikan tapi bukan berarti terus menerus ,apa selama ini dia selalu berbohong " Edward hanya diam saja .


" Kamu sudah dewasa menurut mommy begitu karena kamu akan kuliah ,dan sedikit lagi kamu akan menegang perusahaan sekalipun usiamu masih muda !! Mommy tidak masalah karena itu sudah tradisi di keluarga Daddy dan mommy sebagai pendatang tidak punya hak untuk berkomentar ,satu pesan mommy jaga diri Abang baik² di luar sana banyak yang menginginkan Abang, mungkin Abang sudah tahu itu " Edward mengagukan kepalanya .


" Kita sudah sampai " Ucap Adara lalu memarkir mobilnya di ikuti mobil pengawal di samping mobil mereka .


Adara menarik napas panjang menghirup aroma tumbuhan yang begitu nyaman di penciuman nya .


" Bagus juga mommy memilih tempat " Adara tertawa kecil lalu merangkul lengan sang anak " Tentu dong " Jawabnya Edward langsung mencium kepala sang ibu dengan lembut .



" Lakukan ini dengan kekasih mu nanti , walaupun sederhana tapi pasti mereka suka " Edward hanya tersenyum lalu merentangkan tangannya pada pengawal .


Pengawal yang paham pun langsung membawakan apa yang di minta tuan mereka,sebuah kamera 📷 .


" Makasih " Ucap Edward lalu memotret pemandangan di depannya dengan menggunakan satu tangan .


" Mommy " Adara langsung Tersenyum menghadap kamera begitu juga Edward .


" Mommy mau lihat " Edward memperlihatkan hasil fotonya .


" Ayo mommy foto sendiri pasti Daddy menunggunya " Adara tertawa tapi dia mengikuti ucapan sang anak .


" Ayo " Adara langsung menarik tangan Edward membaut pria itu kaget lalu memberikan camera pada pengawal .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟