
Raymond menatap datar pada sepasang manusia yang baru saja masuk sambil tersenyum lebih tepat nya wanita yang ada di samping pria yang tetap dengan wajah datarnya .
" Kencan yang sangat luar biasa " Ucap El menatap mommy dan Abang nya
Bagaimana tidak Adara dan Edward kembali setelah makan malam, bahkan Rangga dan Raine pulang sebelum Reza Kembali dari perusahaan tapi Adara memilih makan malam berdua dengan Edward dan melupakan suaminya .
" Mandi, Daddy tunggu di sini " Adara dan Edward langsung menuju kamar mereka masing-masing tanpa membantah .
" Apa yang mommy lakukan dari pagi sampai malam " Tanya El menatap Raymond " Tanya kan itu nanti pada mommy mu " Jawab Raymond .
Padahal sejak pagi dia menerima laporan dari Reza hingga malam pun sebelum kedua nya kembali .
" Besok kita pulang malam juga iya " Ucap Riane menatap Rangga .
" Tidak, kasian Ade kalau pulang malam jadi kita pulang seperti tadi " Tolak Rangga .
" Besok Mama mau ke mana lagi ?? Jangan bilang hotel lagi Rangga bosan berenang makan nonton " Ucap Rangga karena memang dari pagi mereka hanya di hotel mereka ke luar dari hotel saat sudah sore hari .
" Kenapa ?? bukannya asik tiduran ,makan ,berenang ,berjemur " Ucap Raine Tersenyum.
" Di rumah ini kita bisa lakukan Ma " Ucap Rangga kesal .
" Baiklah ,besok kita ganti jadwal " Ucap Riane .
" Besok Rangga ke kantor sayang " Ucap Reza lembut
" Kan belum 4 hari " Protes Riane .
" Gantian ,aku juga butuh waktu dengan anakku " Riane mendengus kesal mau tidak mau dia harus mengalah pada suaminya .
Tidak berselang lama Adara turun lalu di susul Edward .
" Tadi kemana bang " Tanya El .
" Puncak ,mall, main, habis itu makan ,main golf baru berenang habis itu makan malam " El melototkan matanya benar-benar kencan yang luar biasa .
" Awas nanti kalau kamu merengek cape ,aku akan meminta Reza memanggil alat berat dan melindas badan mu biar cape mu hilang " Ucap Raymond .
" Aku tidak cape " Sanggah Adara cepat .
" Semoga saja " Ucap Raymond sinis .
" Kalau begitu besok El yang kencan sama Daddy " Ucap El .
" Tidak boleh " Ucap Adara tegas .
" Kenapa ?? Mommy saja kencan dengan Abang boleh " Ucap El .
" Sekalipun pokok nya tidak boleh " Adara langsung memeluk tubuh Raymond yang hanya diam saja " tidak boleh curang dong mom, kalau mommy bisa berarti Daddy juga bisa " Adara menatap El dengan tajam " Dia suamiku " Ucapnya tegas .
" Dia Daddy ku, apa mommy lupa " Ucap El tak kalah tegas .
" Pokonya tidak boleh .....tidak .....tidak ....tidak " Ucap Adara berulang kali .
" Kalau begitu mommy juga tidak boleh kencang dengan Abang " Ucap El yang memeluk Edward .
" Hei dia anakku " Ucap Adara .
" Tapi dia Abang ku kami lahir hanya selang beberapa menit " Ucap El menekan setiap ucapan nya .
" Apa kau tidak bisa mengalah pada El " Adara menatap suami nya kesal " Dia selalu membuatku kesal Dad ,apa yang aku lakukan dia juga mau lakukan " Adara memicing kan matanya menatap putri satu-satunya .
Yang semakin besar semakin membuat Keduanya berdebat dan mencari perhatian dari penghuni rumah terutama Raymond .
" El melihat contoh kalau itu baik El ikutin " Ucap El Tersenyum kuda.
" Apa tidak ...."
" Diam " Bentak Raymond menatap kedua wanita yang beda usia , El menjulur kan lidahnya ke arah Adara membuat wanita itu semakin emosi .
" 😛😛😛😛😛😛😛 " El malah melakukan kembali sambil tersenyum .
" Lepas Daddy anakmu benar ² cari mati " Raymond hanya diam saja memeluk Adara .
" Ade " El yang tidak kehabisan akal mencium Raymond lalu menjulurkan kembali lidahnya .
" Yaaaakkkkkkk Ella Dara Alexander Mateo " Pekik Adara kesal Raymond hanya memejamkan matanya sedangkan yang lainnya hanya bisa menutup kupingnya .
" Apa mommy mu di ikuti penghuni puncak bang " Tanya Radhi yang masih menutup kuping nya .
" Seperti nya Uncle " Jawab Edward tenang .
" Reza cepat panggil ustadz atau apa pun itu ,jangan sampai jin nya berpindah ke tubuh istriku ,apa lagi besok anak² sudah kembali " Timpal Rifat .
" Mau diam atau aku kurung kamu dalam kamar, kenapa selalu bertengkar dengan anakku " Ucap Raymond ,Adara pun duduk dengan tenang tapi matanya masih menatap tajam sang putri .
" Jika mommy begitu seperti mama tiri tahu " Ucap El .
" Iya tunggulah,mommy akan menyiksamu ,mommy akan mengunci mu di gudang belakang tidak memberikanmu makan ,laku mommy cambuk lalu ....Aaawwww Daddy " Adara meringis saat tangan besar itu meremas lengan nya " Iya maaf " Lanjutnya saat sadar akan ucapan nya .
" Memang bukan mommy yang kasih El makanan tapi bibi pelayan 😛 "
Adara mengepal tangannya di udara karena gregetan dengan sang putri ingin sekali menarik lidah nya lalu memotong nya dan membuangnya ke jalanan saja .
Tapi apa lagi daya tangan tak sampai ,sampai pun dia akan duluan di tarik ke kamar dan di hukum .
" Kakak ipar kenapa " Tanya Amanda tertawa .
" Kesal Nda ,ingin sekali eehhzzz "Raymond hanya tersenyum saja melihat kekesalan sang istri .
" Gregetan iya " Tanya Vania .
" Jangan di tanya lagi, tunggu saja kalau Daddy sudah kerja " Ucap Adara kesal .
" Mau Riane wakilkan " Adara mengaguk cepat ,tapi saat Riane berdiri Reza kembali menarik nya " Duduk " ucap Reza .
" Mama yakin bisa selamat ,mommy Adara saja tidak berani apa lagi Mama yang sejenis rempeyek kacang hijau " Ucap Rangga Tersenyum .
" Diam " Rangga menutup mulutnya rapat menahan senyumnya .
" Jangan meninggikan suaramu pada anak² " Riane menghela napas panjang " Maaf sayang " Ucap Raine Tersenyum kuda menampilkan gigi putihnya menatap Rangga tapi matanya ingin sekali mukul kepala Rangga .
" Papa , Mama mengumpat Rangga " Aduh El ,Raine langsung menatap El cepat " Kapan aku mengumpat nya " Tanya Raine emosi .
" Tadi Mama kaya gini " Riane menggerakkan bibirnya memberi contoh .
" Sumpah Mama tidak melakukan nya ,iya kan sayang " Ucap Raine menatap Reza lalu menatap Rangga .
" Aku lihat ,iya kan kak " Ucap Radhi .
" Iya ,El tidak bohong dia memang berkata kasar pada Rangga " Riane menarik rambutnya kasar lalu menatap kedua kakaknya " aku membenci kalian " membuat mereka tertawa .
Jika ada Queen mungkin semuanya semakin asik karena merasa sangat suka menindas Riane dan Radhi, tapi syukur malam ini Radhi selamat
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟