One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
Mencium Daddy



Nova bangun lebih pagi karena dia harus menyiapkan keperluan suaminya dan juga dirinya ,sedangkan kebutuhan baby four ada mertua nya dan juga Elvi di bantu yang lainnya .


Dengan pelan menyingkirkan lengan Edward yang berada di pinggang nya


" 5 menit " Nova langsung memutar tubuhnya menghadap sang suami .


CUP


" Sudah bangun " Edward membuka kedua matanya tersenyum lalu kembali mencium bibir Nova.


CUP


" Morning " Nova mengelus rahang Edward dengan lembut " Morning Daddy , CUP " Ujar Nova membalas kecupan sang suami .


" Nanti saja Bunda ,kami masih berada di sini " Nova memutar kepalanya ke arah samping di mana ke empat anaknya sudah membuka mata menatap ke arahnya .


Nova kembali menatap Edward lalu menyembunyikan wajahnya di dada sang suami ,sungguh saat ini dia sangat malu karena kedapatan mencium Edward .


" Ayo mandi, mommy pasti sudah menunggu kalian " Ujar Edward lembut .


" Iya Dad " Jawab Mereka bersamaan ,satu persatu anak² mulai meninggalkan kamar kedua orangtuanya .


" Kenapa Hm " Tanya Edward lembut .


" Apa mereka sudah pergi " Tanya Nova yang masih menyelesaikan wajahnya .


" Hebm " Dengan pelan Nova mengakat kepala nya menatap ke arah samping lalu kembali menatap ke arah pintu .


Hah


Nova menarik napas nya panjang lalu mengelus dadanya .


" Kenapa " tanya Edward membuat Nova menatap ke arahnya .


" Kenapa tidak bilang jika anak² sudah bangun " Ucap Nova kesal .


" Bukannya kamu yang tidur menghadap mereka " Jawab Edward menatap Nova .


" Tau ah ,aku mau mandi " Ucap Nova


" Kau meninggalkan aku di sini " Tahan Edward menatap sang istri .


" Jengkel ,bagaimana nanti bertemu mereka " Edward tetawa kecil " Kenapa kamu jadi seperti mereka " Ujar Edward lalu bangun " Ayo kita mandi kita perlu merenggang otot " Ucap Edward tersenyum miring.


Nova menelan ludah nya kasar,lalu dia menatap pintu kamar mandi lalu kembali menatap sang suami .


Glek


Seperti nya pagi ku akan panjang Ucap Nova dalam hati .


" Jangan perna berpikir untuk menolak ,atau kamu akan libur pagi ini ke kantor " Ujar Edward tegas .


" Bisa libur pagi ini " Edward menggeleng lalu menggendong Nova dengan sekali angkat membuat wanita itu memekik .


" Daddy " Nova langsung mengalungkan kedua tangan nya di leher Edward .


CUP


" Buka " Nova membuka pintu kamar mandi lalu Edward masuk ke dalam ,menutup pintu kamar mandi mengagukan kakinya .


BRAK


Edward menurunkan Nova setelah sampai di kamar mandi,dengan sigap Nova langsung membuka kain yang melekat di tubuh nya , begitu juga Edward .


Sedangkan di kamar baby four Adara sedang mengurus sang cucu,kini mereka sedang memilih pakaian lebih tepat nya Elea dan Nora !!


Karena Enzi dan Ethan akan memakai apa saja yang sudah di siapkan tanpa harus mengoceh panjang lebar seperti Elea jika tidak sesuai dengan keinginan nya .


" Mommy nanti Daddy Ray suka tidak melihat penampilan Elea " Tanya Elea, saat ini Adara sedang mengikat rambut kedua cucu perempuan nya .


" Suka sayang ,bukannya Daddy Ray selalu bilang jika Elea cantik " Jawab Adara tersenyum seketika membuat Elea mengaguk dengan wajah yang memerah karena malu .


" Kalau Nora " Tanya Cucu bungsu nya .


" Tentu suka, makanya Daddy Ray mencium Nora begitu juga yang lainnya kan " Nora mengaguk dengan cepat sebagai jawabannya .


" Selesai " Ujar Adara lembut " Tunggu Mommy di bawah iya mommy harus ke kamar " Ujar Adara lembut pada Baby Four .


" Nora mau ikut mommy boleh " Adara mengaguk sebagai jawabannya " Elea juga " Adara kembali mengagguk " Ayo Daddy Ray sudah menunggu kita " Dengan langkah kecil kedua gadis kecil itu berjalan ke arah kamar Raymond dan Adara .


" Abang sama kakak duluan di bawah ,jangan lupa tasnya sekalian sama tas Adenya iya " Ujar Adara lembut.


" Iya Mom " Jawab Keduanya,lalu Adara meninggalkan mereka menyusul kedua gadis kecilnya yang sudah menunggu di depan kamar karena tidak bisa membuka pintu terlalu tinggi untuk mereka gapai .


Ceklek .


" Daddy " Pekik kedua gadis gembul itu mampu mengusik tidur nyenyak Raymond .


" Wake up Daddy,lihat Elea sudah cantik " Adara menggeleng pelan lalu masuk kedalam kamar mandi menyiapkan air untuk sang suami .


" Daddy "


Cup


CUP


CUP


Nora memberikan ciuman ke seluruh wajah Raymond membuat pria itu tersenyum, dengan pelan Raymond menarik kedua cucunya masuk dalam pelukannya .


" Daddy masih mengantuk Princess " Jawab Raymond dengan suara khas baru bangun .


" Daddy Ray harus bekerja ,biar nanti Elea bisa beli baju princess " Ujar Elea yang duduk di atas perut Raymond .


" Honey " Raymond menatap ke sumber suara " Airnya sudah siap " Raymond langsung bangun hingga kedua gadis kecil itu langsung merosot ke paha Raymond .


" Tunggu Daddy dan mommy di bawah ,Daddy harus mandi " Kedua gadis itu mengaguk , Raymond menurunkan keduanya dengan pelan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Suasana di meja makan begitu heboh dengan celotehan Rachel,Elea dan Nora, tapi saat melihat kedua orang tuanya Nora langsung membuka suara hingga membuat Nova terdiam di tempat dan ingin menghilang dari bumi dengan cepat .


" Bunda ...Bunda Nora mau makan nasi goreng " Nova mengaguk tersenyum melanjutkan langkahnya bersama Edward .


" Apa Bunda sudah selesai cium Daddy " Seketika Nova langsung menegang di tempatnya dengan wajah memerah .


" Sudah dong princess, CUP " Jawab Edward mencium pipi Nora lalu mencium Elea di lanjutkan mencium Enzi dan Ethan .


Nova menetralkan jantungnya membuat rasa malunya berusaha untuk tetap melangkah .


" Memang bagaimana bunda mencium Daddy " Goda Jeje tersenyum menatap Nora .


" begini UuMmAaCchh " Nova langsung bersembunyi di lengan sang suami karena malu .


" Ayo duduk " Ajak Edward membantu Nova duduk .


" Pantasan masih pagi tapi rambutnya basah iya " timpal Alan .


" Rambut kakak Nova basah terus biar di kantor " Ujar Eric, membuat tawa para pria yang ada di meja makan itu .


" Jika ingin sarapan pembuka usahakan mereka sudah tidak ada di kamar kalian " Nova semakin menundukkan kepalanya tapi tidak dengan Edward pria itu semakin melebarkan senyumnya .


" Oma saja yang siapkan iya " Ucap Elvi membantu keempat Cucunya mengambil sarapan .


" Bunda ....Nora salah " Dengan pelan Nova mengakat kepalanya menatap anak bungsu nya .


" Tidak sayang " Jawab Nova lembut .


" Tapi wajah bunda merah seperti kakak Elea " Nova hanya menampilkan senyumnya " Makan dulu bukannya ade mau sekolah " Nora mengaguk tersenyum.


" Mau sarapan apa " Tanya Nova .


"Apa pun yang kamu ambil " Nova berdecak lalu mengambil sarapan untuk edward .


" Papa " Rangga menatap Rachel .


" Mau di suap Papa " Rangga mengaguk .


" Rachel " Tegur Vika .


" Tidak papa sayang " Ujar Rangga lembut .


" Kebiasaan nantinya " Jawab Vika .


" Selagi aku bisa tidak papa, lagian kalau sudah besar dia tidak mungkin minta di suap lagi sayang " Ujar Rangga lembut .


" Manja " Cibir Richard


" Boy " Tegur Reza pada Cucu laki²nya .


" Biar saja ,kakak iri iya " jawab Rachel menatap sang kembaran tapi Richard hanya diam saja .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟