One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
Mencari



" Kenapa ?? Ada masalah " Tanya Rifat membuka suara .


" Adara " Panggilnya rendah .


" Iya Daddy " Jawab Adara lembut .


" Kamu bertemu dengan Nova " Adara menggeleng cepat " Apa itu berarti pengawalmu yang berbohong ,jika iya maka Morgan dengan senang hati membunuh mereka karena sudah berkhianat dan kamu sudah tahu itu aturan " Ucap Raymond rendah


Gluk


Adara memaksa menelan Saliva nya dengan susah payah .


" Kamu yang meminta nya pergi " Tanya nya lagi .


" Adara " Panggil nya lagi tapi penuh penekanan.


" Mommy melakukan hal kotor seperti itu " Tanya El kecewa .


" Kamu membuat anakku sakit Adara, kamu masih ingat kan saat kamu menggigit mereka bagaimana murkanya aku, di saat mereka sakit karena kesalahan mu memakan sembarangan lalu sekarang ....." Raymond menghela napas panjang .


" Apa kamu melangkah sampai sejauh itu Adara " Tanya mommy Ellena .


"Tidak Oma " Elak Adara cepat .


" Reza minta Arif membunuh semua pengawal itu karena mereka berbohong " Adara langsung menatap suaminya gugup .


" Daddy ....."


" Kenapa " Tanya Raymond dingin .


" Saya melakukan nya demi kebaikan Edward ....."


" Kebaikan yang mana Adara " Bentak Henry .


" jangan mengucap kan kebaikan jika tingkahmu kotor " Lanjutnya .


" Saya hanya ingin anak²ku mendapat kan pendamping yang baik, Apa salah ...."


" Jadi menurutmu Eliza yang baik dan Nova tidak " Potong Alan .


" Iya " Jawab Adara cepat .


' Apa mommy tahu kakak Zaza sudah memiliki kekasih dan mommy memaksa Abang bersama kakak !! El tidak habis pikir bisa lahir dari rahim wanita sekejam mommy secara tidak langsung mommy memisahkan mereka demi ambisi mommy " Ucap El Kecewa .


" Erland menyukai Nova dan saya tidak ingin anak²ku saling menjauh hanya karena wanita ,dan jika dia wanita yang baik tidak akan meminta bayaran saat melakukan dengan Abang ,dia yang menyatakan nya sendiri " Bentak Adara Emosi dengan mata memerah .


" Apa aku boleh membenci mommy " Ucap Edward tiba-tiba .


Deg


Adara langsung menatap anak sulungnya .


" Mommy tahu kenapa dia meminta bayaran, itu semua karena berawal dari 7 tahun lalu yang memutuskan hubungan tanpa penjelasan !! mommy masih ingatkan Edward perna bertanya sebelum ke new York saat kita kepuncak " Edward mengepalkan tangannya kuat menahan emosi nya apa lagi Elsa dan ana terus mengelus punggung nya sejak tadi " Kenapa wanita harus berbohong dan mommy mengatakan kadang mereka melakukan itu hanya karena tidak ingin salah paham dan marah, mereka menyeyujui itu karena ada rasa tidak enak untuk menolak dan wanita yang aku maksud itu Nova mom " Ucap Edward .


" Kami baru baikan beberapa bulan mom ,sebelumnya Edward selalu mengatakan wanita murahan , dan saat Edward mencium nya pun Edward membayarnya !! Jadi mommy sudah paham kan kenapa dia meminta bayaran saat Edward menyentuhnya bahkan Edward yang pertama mom " Ucap Edward dengan suara bergetar .


"uang dan kartu ku tidak sama sekali dia pakai karena semenjak hubungan kami membaik dia yang memegang nya bahkan satu sen pun dia tidak mengambil mom, kartu yang Edward berikan pun dia kembalikan mom ,apa itu yang mommy bilang wanita matre yang hanya ingin uang dan kekuasaan ?? " Lanjutnya menatap Adara .


" Harusnya mommy tahu Daddy tidak akan mungkin membiarkan anaknya jatuh pada wanita yang salah ,karena sebelum itu Daddy memastikan sendiri dia wanita baik atau tidak ,Edward kira itu mommy sudah tau itu " Timpal El


" Abang..... Mommy ....."


" Apa selama ini mommy mendengar ucapan Edward , Dia pergi karena menghargai mommy " Bentaknya dengan keras membuat Adara menangis .


" Abang ....."


"Sekalipun dia wanita malam atau apapun itu jika Edward mencintai nya harus nya mommy hargai itu, karena eyang , Oma tidak pernah menilai mommy sebelum menjadi istri Daddy " Isaknya dengan lirih .


" Tuan " Semua orng menatap Morgan .


" Maaf " Ucapnya menunduk .


" Telepon Eliza ....."


" Dia tidak akan bicara pada Eliza " Timpal Adara membuat semuanya menatapnya .


" Maaf ,mommy mengatakan akan menikah kan Abang sama Eliza " Ucapnya lirih .


Raymond langsung mencengkek leher Adara karena emosi .


" Raymond " pekik Jeje langsung menarik tubuh Raymond .


Uhuk .....uhuk .....


" ambilkan air " Elsa langsung berdiri ke dapur .


" Berdoalah semoga dia tidak hamil karena Edward melakukan itu bukan hanya sekali " Ucap Herny datar .


flashback on .


Sebelum keperusahan Nova di buat kaget saat melihat beberapa pengawal dan Adara sudah berdiri di depan kostnya.


" Nyonya " Ucap Nova terbata .


" Maaf nyonya silahkan masuk ' Adara masuk menatap sekeliling kamar Nova .


" Tinggalkan anakku " Nova langsung menatap Adara kaget .


" Dia sudah memiliki calon dan mungkin kamu kenal kalian selalu bersama " Nova menelan ludahnya kasar meremas ujung roknya .


" Dia lebih pantas bersama nya di banding wanita seperti mu " Adara mengambil cek dalam tasnya " Aku kira ini cukup untuk membayar tubuh mu yang sudah di sentuh anakku , Jadi tinggalkan dia " Tekan Adara dingin .


" Saya akan meninggalkan Tuan Edward ,tapi berikan waktu saya seminggu ,saya mohon " Ucap Nova menunduk kepalanya .


" Lakukan itu ,aku akan memantau mu " Ucap Adara


" Saya kembali kan nyonya ,tuan edward sudah banyak memberikan saya uang " Adara mengambil cek itu " Kau menarik anakku karena tubuh mu yang murahan itu cih " Cibir Adara lalu ke laut dari kamar kost Nova .


Setelah kepergian Adara ,Nova langsung terduduk di lantai dingin kamarnya cairan bening ke luar begitu deras tanpa dia udang .


Sedangkan Adara langsung ke rumah orang tuanya karena itu alasan pada suaminya agar dia bisa ke luar pagi .


flashback Off


" Cari di mana pun ,pastikan dia baik² saja !! " Daddy Radit memegang kursi rodanya dengan kuat .


' Daddy ...."


" siapkan helikopter kita harus menemui orang tuanya" Lanjut nya .


" Dad , ini sudah malam ...."


" Sekarang " Titahnya menatap tajam Reza .


" Iya Opa " Reza langsung ke ruangan kerjanya .


" sayang Ambilkan jaket Daddy " Elvi langsung berlari ke kamar mertuanya .


" Daddy, maaf !! Aku salah maaf ..." Raymond menghempaskam tangan istri nya.


" Daddy yakin ,tidak minta Davin memeriksa Daddy dulu " Daddy Radit menggeleng " Tapi Dad ...."


" Daddy tidak selemah itu " Jawabnya datar .


" Ana antar mommy ke kamar " Ana langsung berdiri mendorong kursi roda mommy Ellena .


" Ambil sama tongkat Daddy " Ana mengaguk " Iya Dad " Jawabnya .


Elvi memakai kan jaket pada Daddy Radit di bantu Henry .


" Semuanya sudah siap " Ucap Reza .


Henry membantu Daddy Radit berdiri ,begitu juga Raymond ,Jeje ,Alan Edward .


" Mommy " Panggil Adara lirih .


tapi Elvi memilih ke kamar begitu juga Elsa dan Ana mereka terlanjur kecewa pada Adara begitu juga Raine langsung pergi bersama Rangga


" Sayang ...."


" Semoga ini bisa buat sadar, dan bersikap lah sepeti sebelumnya nya arogan " Ucap El ketus ikut meninggalkan Adara sendirian di ruangan itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like .


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟