
" Maaf..... aku tidak bisa menangkan mereka dan membuat Abang ...."
" it's ok ,anak² sama seperti kita sedang khawatir dengan Eyang " Ujar Edward lembut memeluk Nova.
"Maaf " Edward hanya mengaguk sebagai jawabannya .
" Sekarang kamu istirahat ,aku yakin sejak tadi kamu belum istirahat " Nova menggeleng " Aku tidak mengantuk " Jawab Nova .
" Lagian sedikit lagi waktunya makan siang " Lanjut nya lagi .
" Lalu kamu ingin ngapain " Tanya Edward .
" Begini saja " Jawab Nova melingkarkan kedua tangannya di pinggang Edward .
" Dari jam berapa Enzi menangis " Nova menggeleng tidak tahu " Mommy sampai bingung menenangkan Enzi " Jawab Nova .
" Sejak Abang pergi mereka mulai gelisah hingga Enzi menangis " Lanjutnya lagi ,Edward hanya mengaguk saja .
Nova ingin menanyakan tentang keadaan mommy Ellena tapi dia tidak ingin membuat mood Edward rusak belum lagi keadaan anak² yang pastinya mengganggu pikirannya .
Tapi sebisa mungkin Edward terlihat baik² saja sekalipun wajahnya menggambar kan semua kekhawatiran nya .
" Jika Eyang sudah baikan ,kita bawa Nora ke luar negeri untuk pemeriksaan " Ujar Edward .
" Kenapa tidak di sini saja ,Ada Opa Davin dan Uncle Alister " Tanya Nova .
" Mereka meminta kita ke sana, sekalipun alat di sini lengkap sama dengan di luar tapi lebih baik ke sana " Jawab Edward .
" Lalu Enzi,Ethan dan Elea Gimana ?? aku tidak mau meninggalkan mereka,tidak mungkin kita di sana hanya sehari " Ujar Nova terdengar tidak setuju dengan usulan Edward .
" Nanti aku bicara sama Daddy ,aku pengennya mereka ikut sekalian kita liburan tapi tidak mungkin jika hanya kita saja " Ujar Edward .
" Kamu tahu sendiri sekalipun mommy dan yang lainnya ikut membantu kita mengurus baby Four tapi itu kita tetap kewalahan " Lanjutnya lagi .
" Di sini saja ,lagian anak² masih kecil, Opa sama Uncle pasti bisa koh " Ujar Nova menatap edward yang langsung mendapat kan hadiah kecupan .
CUP
" kalau bisa ,Opa sama Uncle pasti bisa baby !! Tapi mereka menyarankan kita ke luar negeri biar Nora cepat pulih seperti Abang sama kakak nya " Jawab Edward .
" Apa kita pergi sama mommy dan yang lainnya saja " Ujar Nova .
" Aku bicara dulu sama Daddy ,jika Daddy setuju kita akan ke sana bawa anak² tapi kalau tidak berarti kamu harus menyetok ASI buat mereka kalaupun habis jalan satu² nya sufor " Ujar Edward .
" Mau setok berapa banyak bang ? Kan Abang tahu kalau Nova pompa itu sehari bisa 4 atau 5 kali anak² Abang semuanya rakus ,syukur ASI nya kancar kalau tidak mereka akan membuat Mommy dan yang lainnya darah tinggi karena mendengar tangisan mereka "Edward hanya tertawa kecil mendengar ocehan Nova .
" Paling lambat kita seminggu di sana,dan semoga tidak ada hal yang serius nantinya " Ujar Edward .
" Iya bang, Nova juga berharapnya begitu melihat nya selalu sulit bernapas membuatku sesak " Jawab Nova sendu.
" Dia akan sehat seperti yang lainnya " Nova hanya mengaguk sebagai jawabannya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Apa makan siang untuk Davin dan Alister sudah di antar " Tanya Jose menatap Nabilla .
" Sudah mas ,di antar El sama Zaza !! Tadi minta sopir tapi Zaza ingin mengantar kan sendiri bersama El " jawab Nabilla .
" Apa mereka akan ikut makan siang di sana " Tanya Jeje .
" Iya Mas " Jawab Nabilla .
" Oma mana " Tanya Edward saat tidak melihat Elvi di meja makan .
" Jaga baby four nanti gantian sama mommy kalau sudah selesai makan " Jawab Adara .
" Biar Abang saja yang jaga anak² " Ujar Edward langsung berdiri .
" Makan dulu Abang " Ujar Raymond .
" Nanti Dad " Jawab Edward meninggalkan meja makan itu .
" Iya Eyang " Jawab Nova lalu mengambil makanan untuk Edward dan juga dirinya .
" Biar Aunty bantu sayang " Ujar Raine lembut saat melihat Nova kesulitan membawa makanan mereka .
" Makasih " Riane hanya mengaguk tersenyum .
Ceklek .
" Abang sudah makan " Tanya Elvi menatap sang Cucu .
" Belum ,Oma makan dulu biar anak² Abang yang jaga " Ujar Edward .
" Tidak papa ,Abang makan dulu nanti sakit siapa yang jaga Nova dan anak² ,sana makan dulu ,Oma masih kenyang tadi habis makan buah " Usir Elvi lembut .
" Terus kalau Oma yang sakit siapa nantinya yang urus Opa dan Baby Four " Tanya balik Edward .
" Opa mu bukan akan kecil lagi dia bisa urus diri sendiri " Jawab Elvi tertawa kecil .
" Apa Enzi tidak rewel lagi Oma " Tanya Edward menatap putra pertama nya .
" Sesekali dia terbangun tapi tidak seperti pagi tadi kata Mommy mu " Jawab Elvi .
" Kalau Nora " Kini tatapan Edward berahli pada putri bungsunya yang terlelap di tengah² baby Elea dan baby Enzi dan di ujung Elea ada baby Ethan.
" Dia sudah baik² saja ,mungkin tadi dia hanya kelelahan menangis tapi setelah itu tidak lagi " Jawab Elvi .
"Mom " Panggil Raine masuk bersama Nova.
" Lo koh bawa ke sini nak " Tanya Elvi menatap Nova dan Riane .
" Oma makan dulu ,biar Nova sama Abang yang jaga anak² " Ujar Nova .
" Kamu harus makan dengan tenang Nak, anak² biar Oma sama Abang yang jaga ,sana makan dulu sebentar lagi kamu pompa ASI " Usir elvi .
" Abang makan " Ujar Elvi pada Edward .
" Oma juga makan ,Nova biar makan di sana saja " Ucap Edward " Tidak papa kan " Lanjutnya menatap Nova .
" Iya tapi itu makanan yang punya Nova tadi sudah Nova makan " Ujar Nova tak enak hati.
" Tidak papa, Riane bawa adiknya makan dulu nanti anak² bangun stok ASI nya habis " Ujar Elvi .
" Ayo " Ajak Riane .
" Maaf iya Oma " Elvi hanya mengaguk tersenyum .
" makasih Oma " Elvi menatap Edward " Untuk apa " Tanya Elvi tersenyum .
" Semuanya, kalau tidak ada Oma mungkin Abang tidak akan seperti sekarang " Elvi hanya tersenyum saja .
" Justru Oma yang berterimakasih sama kalian ,karena kalian membuat hidup Oma kembali hidup ,maka tetaplah sehat karena hanya itu keinginan Oma dan Opa melihat kalian sehat ,bahagia dengan kehidupan kalian masing-masing ,jangan merasa terbebani dengan semua yang kalian rasakan selama ini anggap saja ini hadiah dari Tuhan " Edward mengagguk tersenyum .
" I love you so much " Ujar Edward serius .
" Oma juga " Jawab Elvi lembut .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟