One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
Tua Vs matang



Sore harinya Nova lebih dulu ke luar tapi sebelum itu dia menata meja kerjanya lalu menatap Edward yang sedang sibuk dengan layar di depannya .


" Tuan, saya duluan ' Pamit Nova tapi Edward hanya diam saja tanpa menyahut .


Selepas Nova ke luar Edward pun melakukan hal yang sama tidak berselang lama ruangan di ketuk dan itu Reza serta Raymond .


" Jangan terlalu di pikirkan besok Abang baru aktif " Edward hanya menanggapi nya dengan senyuman .


" Sudah selesai " Tanya Reza saat melihat Rangga dan Radhi ke luar .


" Sudah pa " Reza merangkul anak sulung nya lalu berjalan bersama menuju lift .


Saat sampai di loby Nova tidak sengaja bertemu dengan Arya yang baru ke luar dari lift.


' Sore Cantik " Nkva tertawa mendengar gombalan Arya " Sore juga pak Arya " Jawa Nova formal .


" Mana Laras " Tanya Nova saling menatap sekeliling nya .


" Lembur kali ,tumben dia belum kelihatan " Nova mengaguk membenarkan " Dia ingin memperkaya dirinya " Jawab Nova .


" Langsung pulang " Nova mengagguk " Tempat tidur sudah kangen denganku ' Ucap Nova sendu .


" Kalau kamu kapan kangen sama aku " Nova Tersenyum ' Kapan iya ?? " Ucap Nova sambil menggaruk kening nya ' Setiap hari aku kangen ....." Nova mengehentikan ucapan nya saat Arya menarik tangan nya .


Nova langsung menundukkan kepalanya saat melihat atasannya melewati mereka .


" Kenapa tidak bilang " Ucap Nova kesal menatap Arya saat Edward masuk dalam mobil karena pria itu membawa mobilnya sendiri begitu juga Reza tidak kecuali Raymond dan Reza mereka selalu berdua, dan Radhi pun Sendiri .


" Aku baru lihat " Balas Arya .


' Sudahlah ,aku mau balik " Ucap Nova .


' Hati² ,apa aku tidak di ajak ' Tanya Arya menatap Nova .


" Singgah lah jika ingin ibu kost menguliti mu " Ucap Nova Tersenyum .


' Nanti lain kali ' Jawab Arya tertawa kecil .


" Hati² tidak usah balap² " Arya menaikan tangannya lalu ke dua berpisah,Nova berjalan di trotoar sambil menatap sekeliling nya .


Lagi² dia kembali mengingat ucapan Edward, Nova menarik bibirnya tipis lalu mempercepat langkahnya .


Di mobil Edward hanya menatap lurus ke depan fokus pada jalanan.


" Aku salah menilai mu ' Gumam Edward ,saat Arya dan Nova berbincang Edward langsung menatap ke duanya saat keluar dari lift .


Dan itu semakin membuat Edward menatap dingin ke arah mereka, hingga sampai Arya menarik tangan Nova saat mereka melewati nya .


Satu persatu mobil mewah itu memasuki pekarangan rumah besar itu .


Di mana para wanita sudah menunggu mereka jangan lupa gadis kecil yang berusia 6 tahun .


Begitu bersemangat saat melihat mobil kakak nya berhenti tepat di belakang mobil Raymond dan Reza .


" Papa ,Kakak " Rangga menggeleng " Kakak kotor " Della menekuk wajahnya matanya mulai berkaca-kaca .


" Ayo masuk ' Ajak Raine dan saat itu pula tangisan Della pecah membuat Reza menggeleng saja .


" Sini " Henry mengambil tubuh cucu perempuan nya itu ' Jangan nangis ' Henry menghapus cairan bening itu lalu mencium pipinya .


" El belum pulang baby " Adara menggeleng ' Mungkin lagi sama kakak nya " Raymond hanya mengaguk saja karena jika El sudah bertemu Eliza dunia seperti milik mereka yang lain kontrak .


Di rumah besar itu hanya ada Edward, Rangga ,El dan Della karena yang lainnya menempuh pendidikan di luar negeri dengan keinginan masing-masing.


Dan hanya Della lah yang menjadi radio buat mereka jika para lelaki itu sudah sibuk dengan urusan pekerjaan .


Malam harinya mereka berkumpul sebelum makan malam dan itu sudah menjadi tradisi dari Daddy Radit dulu .


' Gimana bang " Tanya Henry .


" puyeng juga Opa " Jawab Edwar Tersenyum kuda .


" Bukan begitu Dad ,sudah di jelasin panjang lebar dia pakai caranya sendiri ,iya Radhi marah bicara hampir 2 jam dia hanya manggut-manggut pas di tanya jawabnya hanya ok !! Darah tinggi Dad " Bela Radhi kesal .


" Kan hasilnya sama Uncle " Ucap Rangga .


" Jika tahu untuk apa kamu tanya uncle,Kakak asisten uncle kenapa jadi kakak yang atur sih ' Ucapnya emosi .


" Kan yang penting hasilnya sama kakak " Bela Raine pada anaknya.


' Diam iya , nanti kakak cabain itu mulutmu " Ucap Radhi emosi .


" Lagian Papa kenapa harus sama kak Rad sih kaya tidak ada orang saja " Ucap Raine .


' Di tempat uncle saja Kak gimana ' Tawar Rifat Tersenyum .


" Nanti kakak ke sana kalau ada yang baru iya uncle " Ucpa Rangga.


" Jangan nanti Papamu membakar milik Uncle " Ucpa Rifat tegas .


" Kan bagi kerjaan sayang, biar cepat selesai dan tidak ada lagi lembur² kalau tidak mendesak " Ucap Reza .


" Terus Nova sama siapa " Tanya Adara .


" Sama Abang " Jawab Raymond .


" Kenapa bukan sama Rangga saja ,kan nanti juga begitu ' Ucap Raine .


" Uncle yang tidak mau, katanya nanti Aunty Vania cemburu apa lagi Kakak Nova masih muda ,masih segar pastinya " Ucap Rangga tertawa kecil .


"Hei aku tidak bilang masih segar iya hanya bilang masih muda " Ucap Radhi menatap Rangga.


' Oh jadi aku sudah tua gitu " Radhi menggeleng cepat " Bunda tidak tua ,tapi Matang iya Matang " Jawab Radhi Tersenyum kuda .


" Aunty vania menang sudah tua koh ' Riane langsung menutup mulut Della.


" Adek yang sopan " Bisik Riane .


" Adek bicara jujur Mama " Ucap Della yang tidak ingin di salahkan ' iyakan Uncle ' Radhi menggeleng " Siapa bilang istri uncle tua , dia Matang Della Matang , kalau tidak tahu Matang mengkal ok kaya mangga " Ucap Radhi .


" Alasan " Cibir Vania menatap sengit suaminya .


" Kenapa jadi bahas itu " Tanya Elvi .


" Tahu itu anak Raine mulut nya sama kaya induknya " Ucap Radhi.


Di kost yang cukup besar dan bersih itu Nova merebahkan tubuhnya setelah membersihkan diri .


" kalau sudah pulang pasti hanya begini " Gumam Nova.


" Apa dia sibuk ?? Pastinya secara dia sudah menjadi ibu butik " Kekehnya Nova lalu melempar ponsel nya keatas tempat tidur .


Nova menaikan kedua kakinya di atas kursi lalu meletakan daguny di atas lututnya .


' Kenapa hidupku begitu bangat iya " Ucap Nova dengan helaan napas .


" Bertemu, berpisah ,menjalin hubungan , berpisah ,lalu kembali dan semuanya terasa asing " Lanjutnya lagi .


" Bahkan aku tidak mengenalinya lagi , benar kata Arya jadi aku harus menata lagi hidup ku " Ucap Nova .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟