
Setelah makan malam semua nya berkumpul ada Rifat,Daffi dan juga Qiandra ke dua anak Amanda itu memilih duduk di samping Rifat di banding dirinya .
" El nanti jadi ikut Eliza " Tanya Elvi lembut .
" Kakak larang Oma, katanya cari yang lain saja " Jawabnya cemberut .
" Lagian kenapa harus butik ,kan sudah ada Eliza " Tanya Rifat .
" Suka saja Uncle, dan menurut El hanya itu yang cocok !! El tidak mau seperti Daddy " Jawabnya jujur .
" Lalu kakak mau jadi apa ?? " Tanya Raymond .
" Seperti mommy " Raymond langsung menatap anak perempuan semata wayangnya itu " Mau menikah " El menggeleng cepat " Bukan seperti itu Dad ,kalau yang itu sudah pasti tapi Maksudnya sesuai gitu nah " Jawab El bingung harus menjelaskan dari mana .
" Kalaupun El ingin menikah ,Opa setuju " Raymond langsung menatap Henry " Daddy saja yang menikah jangan menyuruh El yang menikah " Ucap Raymond kesal .
" Daddy hanya bercanda mas " Ucap Adara lembut .
" Bercanda apa nya, dia anak²ku jangan berani kalian mengurusi nya " Adara hanya mendengus kesal .
" El juga tidak mungkin menikah secepat itu Dad ,nanti suami El makan apa " Ucap El karena memang dia tidak perna menyentuh alat dapur .
Dan semua itu karena aturan sang Daddy siapa lagi kalau bukan Raymond .
Makanya dia sering berdebat dengan sang istri hanya masalah kecil seperti itu .
"Ada pembantu " Adara sudah duga jawaban sang suami .
" Kata Kaka Eliza, dia takut tinggalin El sendirian di sana, jadi dia suruh El di sini saja ,kalau pun Abang sama Rangga ke sana pasti mereka sibuk dengan urusan mereka " Ucap El menjelaskan alasan Eliza menolaknya .
"Jadi kakak mau di sini saja " Tanya Qiandra .
" Iya mau gimana lagi " Jawabnya sendu .
" Nanti El belajar sama Kaka Eliza di sini juga bagus koh katanya jadi hitung² sambil bekerja " Lanjutnya .
" Mulut anak kakak Queen memang iya selalu sesuka hatinya bilang saja dia mendapat kan karyawan gratis " Ucap Radhi tertawa kecil .
" Kaka yakin " Tanya Raymond di jawab anggukan oleh El .
Saat semuanya sendang membahas Eliza dan El ponsel Henry berdering dan respon Henry terlihat kesal .
" Apa " Jawabnya saat panggilan terjawab .
" Opa " Rengeknya manja ,membuat Henry semakin kesal lalu menghidupkan pengeras suara nya .
' Kenapa ?? Opa sibuk " Jawab Henry ketus .
" Uang Zaza habis "
" Aku tidak peduli " Jawab Henry kesal ,ada² saja tingkah Eliza habis uang dia pikir Bodoh apa .
" Ah kirain Opa langsung mengirim kan uang " Eliza berdecak kesal " gimana kabarnya sayang " Tanya elvi lembut .
" baik Oma ,tapi tiba² dada Eliza sakit karena Opa Tidak mengirimkan uang Aahhh sakit "
" Mati sekalian "
PLak
" Daddy " Pekik Eliza kesal .
" Apa ?? Wanita centil itu sedang berakting pakai otakmu apa mungkin Naufal sama Queen membiarkan dia kehabisan uang " Ucap Henry emosi tapi itu membuat Eliza tertawa senang .
" Opa " Panggil Eliza Serius
" Hebm"
" Zaza ketemu bunda Lian " Henry langsung menegangkan duduk nya " Seperti nya mereka liburan bersama keluarga nya " Ucap Eliza terbata .
" Opa " Henry masih terdiam tapi wajahnya sudah berubah dingin " Dia hiks ....."
" Jangan menangis jika tidak ingin Opa marah " Hanya ada suara tangisan yang begitu memilukan .
" Opa akan ke sana bersama Oma " Ucap Henry .
" Siapkan penerbangan malam ini Za " Titah Henry tidak ingin di bantah .
" Tapi Dad, iya Dad " Reza langsung berdiri saat melihat tatapan tajam Henry.
Raymond dan yang lainnya hanya bisa terdiam bahkan hanya untuk membuka suara mereka takut .
Jangan sampai jadi amukan sang penguasa ke dua itu .
" Princess dengar Opa " Eliza mengehentikan tangisan nya sekalipun masih sesegukan " Jangan katakan apa pun pada ayah sama bunda, Opa sama Oma akan ke sana kita akan berlibur terserah Zaza mau ke mana " Ucap Henry serius .
" I-ya Opa " Jawab Eliza.
" Tunggu Opa jangan melakukan hal apa pun ,Opa tutup Love you princess " Ucap Henry langsung mematikan sambungan teleponnya .
Tidak berselang lama Reza datang bersamaan juga dengan Elvi .
" Jam berapa " Tanya Henry .
" Sekarang waktu kita sejam saja " Henry mengagguk " Jaga adik²mu " Titahnya pada Raymond yang hanya di jawab anggukan .
"Aku antar Daddy sama mommy dulu iya " Ucap reza pada Riane .
" Hati² tidak usah balap² " Reza hanya mengaguk lalu mencium kening sang istri .
" Jaga Mama Iya ,tunggu Papa pulang " Ujarnya pada kedua anaknya .
" Iya Pa " Jawab Rangga dan Randy .
Henry berpamitan pada anak, menantu dan cucu nya , sekalipun perasaan nya saat ini Tidak tenang karena mendengar tangisan Eliza .
Tapi dia juga harus bersikap biasa di depan yang lainnya karena mereka sangat berarti untuk Henry .
" Hati² Opa "Ucap Edward .
" Iya bang ,jaga adik²nya iya " edward mengagguk.
Mereka mengantar Henry dan Elvi ke depan pintu hingga kedua orang itu masuk mobil dan meninggalkan pekarangan rumah besar itu .
" Kasian iya kakak Zaza " Ucap Bara .
" Iya ,syukur Qiandra belum ketemu Bundanya jika sudah ingin sekali tarik mulut nya bikin anak baru tidak di hiraukan " Ucap Qiandra ketus ,tanpa dia sadari jika ucapan nya itu menyinggung seseorang siapa lagi kalau bukan Amanda .
" Sayang tidak boleh begitu " Tegur Rifat .
" Kesal ayah " Rifat hanya tersenyum saja .
" Kalau kita Tidak sekolah , pasti Syafa sudah ikut Opa " Ucap si kembar .
" Jika kamu ingin pergi lah, jangan bersikap seperti orang susah " Ucap Eric ketus .
Gayanya sekolah ,kaya kamu paham saja kalau di terangkan " Cibir Erland .
" Ayah "
" Kau Anaknya . .....
" Jauhkan tangan mu " Randy langsung menarik tangan nya dari wajah Erland dan mengepal di udara saat suara bariton seseorang terdengar begitu menakutkan siapa lagi kalau bukan Raymond
" Ajarin anak kakak " Ucap Radhi kesal .
" Ayah sudah , nanti kalau Daddy tahu dia akan kembali lagi " Radhi mendengus kesal .
" Kasih tau iparmu itu " Jawabnya lalu menarik sang putri kembarnya masuk ke dalam rumah .
Rifat menatap Amanda yang hanya terdiam lalu dia mendekati nya dan memeluk pinggangnya .
" Kenapa Hm " Amanda menatap Rifat Tersenyum lalu menggeleng .
Rifat paham dengan perasaan sang istri tapi dia tidak ingin memaksa nya dan untuk anak² dia akan memberikan pengertian pada mereka dengan pelan .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟