
" Gimana apa semuanya sudah siap " Tanya Daddy Radit.
Kini mereka tengah berkumpul sebelum Mommy Ellena melakukan operasi sehingga semua berkumpul di rumah utama,setelah pertemuan dengan anak pendonor dan memeriksa semuanya, akhirnya waktu yang di tunggu tiba sekalipun harus menunggu.
" Sudah Opa , Oma jangan Takut Alister sama ayah akan melakukan yang terbaik " Mommy Ellena tertawa kecil .
" Oma tidak takut sayang, apa pun nanti yang terjadi jangan perna menyalakan diri sendiri karena semua sudah garisnya " Ujar Mommy Ellena lembut .
" Davin tidak akan membuat mommy kenapa² ,mommy akan sehat kembali " Mommy Ellena mengaguk tersenyum .
" Zaza temani Eyang boleh ? " Ujar Eliza lembut .
" Tidak perlu ,sudah ada Opa Davin sama Uncle mu yang menemani " Jawab Mommy Ellena .
" Kalau Eyang mau minum gimana ,kan mereka lagi melakukan operasi " Canda Eliza agar membuat mereka tidak terlalu tegang .
" Itu bukan opersi karena lahiran Eliza ,lagian kamu lihat siapa yang operasi minta minum ,jangan buat bunda emosi jadi sebelum itu terjadi kamu diam " Geram Queen menatap Eliza yang duduk di depan nya .
" Jangan buat Bunda dan Oma mu marah terus ,kamu wanita yang paling tua di sini jadilah contoh yang baik untuk El, dan adik perempuan mu yang lain " Ujar Mommy Ellena lembut .
" Zaza kurang baik apa lagi Eyang ,bahkan Zaza menaikan gaji El 2x lipat " Jawab Eliza bangga .
" Tapi selalu di potong jika El terlambat 1 menit saja ,apa lagi El tidak masuk lebih banyak potongan nya, dan gajinya sama dengan yang lain 2x lipat dari mana " Gerutu El kesal .
" ade harus profesional kerjanya,makanya itu Kaka naikan kalau tidak di naikan bisa² Ade tidak gajian karena banyak bolos dan telat nya " Ujar Eliza .
" Bilang saja kakak tidak punya uang untuk " Cibir Rangga .
" Betul " Timpal El .
" Susah bicara sama orang yang tidak paham " Ujar Eliza .
" Tumben " Ujar Ela .
" Lagi Lapar kali dia " Lanjut Syahzani .
" Bunda bisa lihat kan ,mereka itu selalu membuat Eliza membuka suara ,Zaza tahu kalian iri dengan ku " Eliza menyibakkan rambutnya kebelakang " Zaza tahu Eliza cantik tapi gimana dong ?? Zaza juga kadang suka kesal melihat kecantikan Zaza karena wajah cantik Eliza banyak orang mendambakan tapi sayang mereka hanya bisa segitu " Lanjutnya dengan bangga sambil mengelus pipinya .
" Dia mulai berakting " Ujar Amanda tertawa kecil .
" Oh tuhan " Gumam Riane menggeleng .
" Baby, Elea haus " Ujar Edward memperlihatkan mulut Elea yang kini berada di gendongan nya.
" Dia tidak mau langsung dari aku Bang " Ujar Nova sendu .
" Kenapa " Tanya Edward bingung " Ethan sama Enzi juga gitu ,Nova juga tidak tahu mereka hanya mau dengan botol " Jawab Nova serak .
" Nora " Tanya Edward menatap Nova .
" Nora masih mau " Jawab Nova .
"Sudah tidak papa ,mungkin mereka hanya tidak ingin mengganggu adiknya " Nova mengaguk karena itu juga yang di ucapkan Elvi dan yang lainnya .
" Abang " Edward menerima botol susu Elea dari Ela " Makasih Aunty " Ela hanya mengaguk tersenyum .
"Ah iya Opa dengar Vika sudah kembali kak " Tanya Jose menatap Rangga .
" Sudah Opa ,kemarin " Jawab Rangga .
" Cie yang lagi bahagia ,mana senyumnya " Goda Eliza tertawa
" Jangan ganggu adiknya " Tegur Elvi.
" hanya segitu di bilang ganggu " Protes Eliza tapi detik kemudian dia kembali terdiam .
" Lalu rencana kakak gimana " Tanya Henry menatap Rangga .
" Nanti setelah Eyang operasi dulu baru Kakak pikirkan " Jawab Rangga serius .
" Tapi sudah bicara dengannya " Tanya Aqila .
" Sudah Oma , Vika juga sudah memberi tahu Abi sama uminya " Jawab Rangga .
Oek .....Oek .......
" Sepertinya Nora haus " Ujar Syahzani lalu memberika Nora pada Nova .
" Hei Bunda lagi memasang penutup nya kenapa nangis " Ujar Edward lembut memukul pelan kaki Nora .
" Maaf...Maaf sayang " Ujar Nova .
" Pantasan ketiga kakaknya langsung berhenti ternyata dia tidak sabaran jika menunggu giliran " Ujar Ela tertawa kecil .
" Anak² gimana kabarnya " Tanya Mommy Ellena menatap Cucu nya satu persatu .
" Baik Oma ,mungkin Gani akan pulang lebih awal dari adiknya jika urusan nya selesai " Ujar tersenyum.
" Jangan , biarkan dia menunggu adiknya " Ujar mommy Ellena " Katakan Oma yang minta ,jangan membiarkan adiknya sendirian sekalipun ada pengawal yang menjaganya " Lanjutnya .
" Iya Oma " Jawab Alister .
" Bara sama si kembar akan menghabis kan waktu di sana setahun Oma ,mereka ingin memuaskan diri berkumpul bersama keluarga ibunya di sana sebelum nanti menepat di sini " Uajr Radhi .
" Tidak papa ,asal mereka selalu sehat itu sudah cukup untuk Oma " Jawab Mommy Ellena lembut .
" Dad minta tolong " Henry langsung berdiri megambil Nora menyandar kan di dadanya agar dia tidak muntah karena biasanya dia akan seperti itu setelah menyusu .
" Angkat Dad " Ujar Elvi meletakan kain di depan mulut Nora, beberapa detik kemudian Nora muntah dan Henry membiarkan saja bahkan dengan lembut nya dia mengelus punggung Nora " It's ok " Elvi membersihkan mulut Nora dengan tisu " Maaf sayang " Ujar Elvi lembut .
" Kapan mau aqiqah mereka sudah sebulan bang " Tanya mommy Ellena .
" Tunggu Eyang sehat " Jawab Edward seadanya .
" Sudah bilang sama mertua mu " Edward menggeleng " Nova yang bilang " Jawabnya lagi .
" Hanya dia yang cuek dengan keberadaan mertua nya " Ujar Davin menggeleng
" dia melihat contoh " Jawab Jose menatap Henry yang hanya diam saja .
" Seringlah ke sini , sekalipun bukan hal penting atau weekend " Ujar Mommy Ellena.
" Iya Mom " Jawab Davin dan Jose .
" Bair hanya makan malam atau hanya berkunjung sebentar juga tidak papa ,asal kalian ke sini " Ucap mommy Ellena membuat kedua pria itu mengaguk .
" Jangan biarkan rumah ini sepi , sekalipun banyak pelayan itu akan beda dengan kehadiran kalian ,karena mereka sibuk dengan pekerjaan mereka " Ujar Mommy Ellena .
" Begitu juga Queen ,seringlah ke sini ,jangan tunggu di telepon ,jika Naufal sibuk tidak papa kamu datang ke sini nanti dia menyusul " Ujar mommy Ellena
" Iya Oma " Jawab Queen .
" Ah iya tolong minta kepala pelayan buatkan taman kaca di belakang biar nanti setelah operasi mommy bisa duduk di sana mengurus taman jadi tidak kepanasan " Ujar mommy Ellena .
" selesai operasi mommy belum melakukan apa pun itu memerlukan beberapa bulan " Uajr Davin .
" Tidak papa, ada pelayan yang akan melakukan nya mommy hanya melihat saja ,biar tidak bosan " Jawab Mommy Ellena .
" Kami akan membuatkanya " Ujar Jose .
" Tapi kacang yang bening,jadi kita bisa lihat dari luar bunga nya " Ujar Mommy Ellena.
" Memang mommy mau bunga apa " Tanya Nabilla .
" Anggrek dan mawar ,mommy ingin semua warna " Ujar mommy Ellena .
" Kami akan membantu mommy menanamnya " Ucap Aqila .
" Kamu punya tanggung jawab juga di sana begitu juga Nabilla " Ujar mommy Ellena.
" Kami bisa membagi waktu Mom " Jawab Nabilla lembut .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟