One Night with CEO 2

One Night with CEO 2
Cerita akhir



Tok ....tok ....


Edward membuka matanya secara perlahan saat mendengar ketukan pintu kamarnya ,dengan pelan dia turun dari tempat tidur agar tidak membangunkan Nova ,lalu memakai celana boxer nya yang di pungut di lantai .


Ceklek


" Makan " Ujar Jeje ketus lalu memberikan nampan yang berisi makan malam " Apa kau tidak lapar " Tanya Jeje ketus .


" Terima kasih Opa ,maaf " Ujar Edward tersenyum miring .


"Tolong jaga Baby four untuk tidak ke kamar " Lidah Jeje berdecak kesal , Ah iya Abang lupa Susu Nova " Ujar Edward tanpa rasa bersalah .


"Opa juga tahu " Jawabnya ketus lalu meninggalkan Edward begitu saja .


Edward menutup kembali pintu kamar mereka lalu membawa nampan makanan mereka ,setelah itu kembali ke arah pintu untuk mengunci pintu nya karena malam ini dia tidak ingin di ganggu termaksud anak²nya .


" Baby " Panggil Edward lembut sambil mengelus pipi Nova " Bangun ayo, sudah waktu nya twins makan " Lanjut lagi .


" 5 menit lagi bang, baru juga Nova merem " Jawab Nova pelan .


" Ayo makan dulu setelah itu kamu bisa istirahat " Ucap Edward .


" Abang " Rengek Nova karena Edward memaksa nya bangun hingga kini dia posisi duduk .


" Mandi dulu baru makan " Nova hanya bisa pasrah saat Edward membawanya ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Edward benar² memandikan Nova tanpa ada kegiatan apa pun di dalam kamar mandi hingga tidak memakan waktu lama , Edward ke luar sambil menggendong Nova membawa wanita itu ke sofa keduanya masih memakai kimono mandi .


" Suap" Ucap Nova manja membuat Edward menarik hidung nya karena gemas .


" Jangan bertingkah seperti gadis perawan baby ,apa kamu lupa sebentar lagi ekormu sudah 6 " Ujar Edward tertawa kecil .


" Buka mulutnya " Nova membuka mulutnya lebar saat satu Edward meminta nya .


" Daddy juga makan " Edward mengaguk lalu menyuapi dirinya sendiri .


Beberapa menit kemudian kedua sudah menyelesaikan makan malam nya ,Nova langsung bersandar di dada Edward karena kekenyangannya .


" Jangan tidur Susumu belum di minum " Nova hanya mengaguk dalam pelukan Edward .


Tok ...tok ...


" Itu pasti susu mu " Ujar Edward ,Nova pun melepaskan pelukannya menunggu Edward di sofa .


Ceklek


" Cih " Jeje memberikan gelas susu Nova dengan wajah kesalnya " Terimakasih Opa " Jawab Edward tersenyum mengejek membuat Jeje semakin kesal hingga meninggalkan Edward begitu saja .


" Simpan dulu Dad ,masih kenyang " Edward mengaguk meletakan gelas susu di meja .


" ayo pakai baju dulu " Nova menggeleng " Begini saja " Jawabnya lalu menarik Edward untuk duduk .


" Tidak pengen seperti ini saja " Edward tidak bertanya lagi tapi dia terus mencium pucuk kepala Nova dan mengelus punggung nya dengan lembut .


" Daddy " Panggil Nova lirih tapi masih bisa di dengar oleh Edward .


" Hebm "


" Makasih " Ujar Nova sambil mengeratkan pelukannya " Makasih sudah mencintai Nova , makasih juga sudah memilih Nova untuk menjadi istri Daddy ,menjadi ibu dari anak² Daddy " Sejenak Nova menjeda ucapan nya " Jika dulu Daddy tidak mencari kami, apa kami sebahagia sekarang ?? " Tanya Nova .


" Bahkan Nova belum siap ,saat nanti anak² menanyakan siapa Daddy nya ?? Apa lagi Nora " Nova menarik napas panjang nya dadanya terasa sesak kalah mengingat Nora gadis kecilnya yang berbeda dengan ketiga kakaknya tapi dia selalu berusaha untuk tetap tersenyum sekalipun kadang dia menahan sakitnya jika sudah terlalu lelah " bersabarlah ,aku sama Daddy lagi berusaha untuk putri mu " Jawab Edward .


" Tolong sembuh kan putriku, aku ingin dia seperti yang lain tanpa harus merasakan sakit , melihat nya terus menahan rasa sakitnya membuat ku sesak " Ujar Nova serak .


" Pasti baby putri kecil kita akan sembuh , aku janji !!" Jawab Edward serius .


" Makasih " Jawab Nova lirih .


" Harusnya aku yang berterimakasih karena sudah mempertahankan mereka ,maaf jika aku selalu menyakiti mu bukan hanya secara fisik tapi batin juga selalu berkata kasar tanpa mendengar penjelasan mu,maaf Baby " Edward menyerat kan pelukannya" Saat itu aku benar-benar marah karena kamu terus terlibat dengan pria itu , Aku cemburu baby tapi aku tidak ingin mengatakannya itu sama saja melukai harga diriku tapi tanpa aku tahu kalau kejadian itu juga membuatmu sakit ." Edward mencium kening Nova dengan lembut membuat wanita itu memejamkan matanya " Tetaplah di sampingku, aku ingin menghabiskan sisa waktu hidupku hanya bersamamu ! Kamu adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku ,terima kasih kamu selalu memberikan yang terbaik untuk membahagiakanku dan anak-anak " Lanjutnya dengan lembut .


" Boleh aku meminta satu hal " Pinta nova menatap Edward " Katakanlah aku akan mengabulkan nya ' Jawab Edward tersenyum .


" Tetap sehat untuk kami bukan aku dan anak² tapi untuk semuanya ,aku tahu tanggung jawab Daddy begitu berat tapi apa pun itu Nova hanya meminta Daddy untuk selalu sehat ,Daddy tidak usah memikirkan aku dengan anak² kami akan mencari kebagian kami sekalipun nantinya kami akan merindukan kehangatan dari Daddy tapi kami tidak boleh egois bukan ? " Tanya nya pada Edward " Aku harus bisa seperti Eyang Ellena,Oma ,mommy bahkan harus lebih begitu juga anak² aku akan selalu mendampingi mereka sampai nanti mereka dewasa dan bisa berdiri di atas kaki mereka sendiri , Setelah melahirkan baby twins aku akan fokus pada anak-anak dalam arti aku akan menghabiskan waktu di rumah bersama mereka " Ujar Nova tersenyum .


" Baby .... Aku tidak memaksa mu untuk mengurus mereka ,di rumah juga ada mommy ,Oma dan yang lainnya " Nova menggeleng " Aku sudah memikirkan nya Dad, aku merasa bersalah sama baby four karena tidak terlalu banyak waktu yang kami habiskan saat bersama " Jawab Nova cepat.


" Kau yakin " Nova mengaguk " Hebm mungkin setelah kembali nanti aku tidak akan ikut Daddy keperusahan " Jawab Nova tersenyum membuat Edward ikut tersenyum .


" Aku akan memberikan gaji dan kompensasi yang besar " Jawab Edward tertawa kecil .


" Makasih Daddy ' Jawab Nova lembut .


" Mau lanjut " Nova langsung mendongak menatap suaminya " Apa Daddy belum puas " Edward mengaguk cepat " Tapi tadi sudah 3 kali Lo Dad " Jawab Nova heran .


" Kamu tahu bukan ,jika aku tidak perna puas saat bersama mu " Jawab Edward tersenyum seringai .


" Tapi .....Aahhhhh " Nova menatap tangan Edward yang sudah berada dalam bathrobe nya " DaddyHhhhh " Desahnya lagi saat tangan besar itu kembali meremas dadanya .


" Yes or No " Tanya Edward .


" I want you " Jawab Nova membuat Edward mengembangkan senyumnya .


" Let's play baby " Gumam Edward lalu mengakat Nova membawanya ke arah tempat tidur.


...**END ...


Akhirnya kita sampai di akhir cerita tentang Edward dan Nova begitu juga yang lainnya .


Terimakasih sudah setia menunggu Up dan juga cerita mereka yang penuh liku-liku dan drama yang begitu memakan hati dan menguras air mata 😁😁🤭🤭🤭


Sehat selalu semuanya kesayangan author 🥰 😇😇🙏🏻🙏🏻🙏🏻**