
' Gimana kabarnya nak " Tanya Ayah di sambungan telepon.
" baik ayah,kalau ayah sama ibu gimana ,nenek Nur sehat kan " Tanya Nova beruntun.
" Alhamdulillah kami sehat nak, nenek Nur juga sehat tapi dia lagi di rumah sebelah sama tanamannya " Jawab ayah tertawa kecil .
" Apa Nenek tidak lelah setiap hari mengurus tanamannya " Tanya Nova .
Ceklek
Nova menatap ke arah pintu di mana Edward baru saja kembali dari perusahaan.
" Ayah " Ujar Nova saat pria itu menatap nya .
Cup
" Mau di siapkan air " Edward menggeleng " Bicara saja " Jawabnya menyimpan tas kerjanya lalu berjalan ke arah kamar mandi .
" Suami mu sudah pulang nak " Nova kembali menatap Ipadnya lalu mengaguk " iya Ayah " Jawab Nova .
" Kapan ke sini " Tanya nya lagi .
" Kan belum lahiran Nak, kasian kalau rumah di tinggal terlalu lama " Nova mengagguk paham karena kedua orangtuanya masih berkerja dengan keluarga suaminya .
Sekalipun mereka sudah tidak mengatakan itu bahkan Henry sudah meminta mereka tinggal di sana tapi ayah nya tetap menolak secara halus ,apa lagi keluarga Edward masih terus mengirimkan uang bahkan lebih dari gaji mereka sebelumnya .
" Iya ayah tidak papa ,Nova minta doa nya saja semoga nanti tetap lancar " Ujar Nova lembut .
" Pasti sayang " Jawab Ayah.
" Ibu mana , Nova mau bicara " Ujar Nova .
" Tadi ke luar tidak tahu ke mana , Mau bilang apa " Tanya ayah lembut .
" bisa bikinkan semur jengkol pengen mau makan itu " Ucap Nova .
" Apa di bolehkan takutnya tidak boleh " Tanya balik ayah .
" Nanti Nova tanya Abang dulu ,kalau boleh nanti Nova bilang sama ayah " Ayah mengaguk Tersenyum.
" Iya sudah ayah tutup iya " Pamit ayah .
" Iya ayah, sehat di sana salam untuk ibu sama Nenek Nur " Jawab Nova .
" Iya Nak " Jawab Ayah ,lalu mematikan panggilan nya .
Beberapa menit kemudian Edward ke luar hanya menggunakan handuk yang di lilit di pinggang nya langsung menghampiri sang istri.
" Biar Nova " Edward duduk di samping sang istri memberikan handuk kecil padanya .
" Tadi bikin apa " Tanya Edward lembut .
" pagi tadi jalan² di temani Mommy di belakang ,terus habis itu berenang lebih tepatnya rendam diri sih hanya Oma saja yang berenang dengan yang lainnya ,terus makan siang baru ke kamar istirahat setelah bangun tadi ke bawah karena di panggil Oma Elsa makan buah " Ucap Nova sambil mengeringkan rambut Edward dengan handuk kecil .
" Mau ke luar " Tanya Edward menghentikan gerakan tangan Nova.
" Ke mana " Tanya Nova menyimpan handuknya di atas meja .
" Terserah ,bukannya katamu mau belanja perlengkapan mereka " Tanya Edward .
" Malam bang ,banyak orang " Jawab Nova .
" Aku bisanya hanya malam baby, kalau siang kan aku kerja " Jawab Edward .
" Kan weekend Abang libur " Jawab Nova .
" Seperti nya otakmu semakin rusak ,malam ini tidak mau karena banyak orang lalu apa kabar kalau weekend baby " Nova mengerjapkan matanya mencoba mencerna ucapan Edward .
" Aku harap otak kecil mu itu tidak menurun pada anak²ku " Cibir Edward berdiri meninggalkan Nova .
" Abang koh gitu "
" jangan berteriak jika tidak ingin aku keluarkan pita Suara mu " Nova mendengus kesal menatap kesal pintu ruangan ganti .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Abang mau ke mana " Tanya Elvi menatap Edward dan Nova yang duduk di kursi roda .
" Antar wanita ini ke mall belanja " Jawab Edward .
" Oma ikut " Ucap Elvi
" Oma ikut" Ucap Elsa dan ana hampir bersamaan
" Aunty ikut " Ujar Vania,Riane dan Amanda Bersamaan .
" Sekalian panggil pelayan, kami hanya belanja " Ujar Edward menatap satu persatu wanita yang ada di situ .
" El tidak ngomong iya bang " Ucap El cepat saat Edward menatap nya " Kau pun sama " El hanya tersenyum kuda .
" Awas jangan pergi Oma ambil tas " Ujar Elvi langsung meninggalkan ruangan itu di ikuti yang lainnya.
" Apa tidak bisa menahan mereka " Ucap Edward menatap lara pria yang hanya duduk terdiam.
" Jika Abang bisa menahan mereka kami pun akan melakukan " Ujar Radhi .
" Terserah " Jawab Edward mendorong kursi Nova lalu duduk di sofa.
" Eyang ikut " Dengan cepat Mommy Ellena mengagguk cepat .
" Astaga " Gumam Edward mengusap wajahnya kasar .
Tidak berselang lama Elvi sudah ikut bergabung dengan mereka di susul uang yang lainnya .
" Oma Aqila akan ikut sama Oma Nabilla " Ujar Elvi menyimpan ponsel nya dalam tasnya .
" Kita hanya belanja kebutuhan anak² ku Oma bukan mau liburan kenapa harus heboh sih " Ujar Edward kesal .
" Apa kalian tidak memikirkan pengunjung mall " Lanjutnya lagi .
" Papa akan mengosongkan " Jawab Reza tenang membuat Reza menatap nya .
" Tidak papa bang, kalau ramai Nova suka jadi nanti bisa tanya mana yang bagus " Ucap Nova lembut .
" kau bisa bertanya padaku kenapa harus sama mereka " Tanya Edward pada Nova .
" Banyak suara lebih baik bang " Jawab El .
" Sekalian kita makan malam di luarkan " Timpal Amanda .
" Terserah kalian " Edward langsung berdiri mendorong kursi roda Nova di ikuti yang lainnya .
" Menyusahkan saja " Nova hanya mengelus tangan sang suami yang mendorong kursi nya .
Mendengar keluarga besar bosnya akan ke mall membuat ketiga pengawal mereka kalang kabut karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya .
begitu juga yang di luar rumah langsung menyiapkan mobil sebelum di amuk .
" Pelan² baby " Ucap Edward .
" Iya bang " Jawab Nova sambil memegang lengan suaminya sedangkan kursi rodanya sudah di pegang Rif'at begitu juga pintu mobil di buka kan pengawal .
" Nyaman " Tanya Edward saat Nova sudah duduk di kursi nya .
" Mundur sedikit kursinya " Edward mengatur posisi kursi istri nya .
" duduk di belakang saja bang ,biar Daddy yang bawa mobil " Ujar Raymond .
" Iya Dad " Jawab Edward lalu membantu Nova ke luar baru Adara masuk ke dalam mobil duduk di depan tempat Nova tadi .
" begitu " Nova mengagguk karena ini jauh lebih baik jika dia duduk di depan takut perut nya terkena bagian depan mobilnya .
Edward ikut masuk dalam mobil lewat pintu yang di sisi lainnya .
" Hati² Dad " Raymond hanya diam saja lalu menyalakan mesin mobil milik Edward sendiri .
"El sama siapa " Tanya Adara menatap ke belakang .
" Sama Rangga " Jawab Raymond menjalankan mobilnya di susul uang yang lainnya jangan lupa mobil pengawal yang. berada di belakang mereka .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Edward menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟