XL (Extra Love)

XL (Extra Love)
Promo Author - SkySal -



Maaf ya guys, selingan promo teman dulu untuk hari ini. Besok akan ada bonus chapter keluarga Sean dan kehebohan Nindi pra melahirkan.


Terima kasih


*****


JUDUL :GAIRAH CINTA PUTRI SAHABATKU


PENULIS : SKYSAL


MARRIED MY DADDY'S FRIEND


Aku begitu gugup, bahkan tangan dan kakiku gemetar saat menunggu pengantinku datang di ruang Altar yang kini sudah di penuhi dengan beberapa tamu yang merupakan rekan kerjaku maupun rekan kerja Dorian.


Aku menahan napas saat melihat pengantinku datang di gandeng ayahnya, ia memakai gaun pernikahan Malvina yang terlihat sangat cantik membalut tubuhnya.


Aku adalah saksi pernikahan Dorian dan Malvina, aku masih ingat betapa cantiknya Malvina saat itu, Malvina yang membuat Dorian tergila-gila.


Aku harap, aku bisa mencintai Sansa seperti Dorian mencintai Malvina.


Aku terpana melihat kecantikan Sansa, aku tak mampu mengalihkan tatapanku darinya, bahkan kini mataku terasa panas dan pandanganku mulai buram karena air mata yang menggenang di pelupuk mataku.


Aku bisa melihat senyum Sansa di balik kerudung yang menutupi wajahnya, sementara di belakang Sansa ada Emily dan Samuel yang mengiringinya sembari memegang sebuket bunga.


"Oh Tuhan!" gumamku saat Sansa dan Dorian kini berada tepat di depan mataku.


Aku mengulurkan tanganku pada Sansa, namun Dorian tak langsung menyerahkan Sansa padaku.


"Sweetheart, masih ada waktu jika kau ingin melarikan diri," tukas Dorian yang membuatku melongo, bahkan pendeta juga terkejut sementara ku lihat Sansa langsung cemberut.


"Daddy bisa mencarikanmu pria yang pantas untukmu, muda, tampan, yang lebih sempurna," ucap Dorian yang membuatku mendelik.


"Apa kau gila? Kami sudah berada di depan pendeta dan kau ingin pernikahan kami batal?" Desisku tajam.


Namun aku di kejutkan dengan Sansa yang tiba-tiba membuka kerudungnya kemudian mencium bibirku, aku melotot terkejut, dan aku tahu semua orang pasti sama terkejutnya denganku.


"Kami akan menikah," tukasnya sambil tersenyum padaku yang masih terkejut.


"Sepertinya prosesinya terbalik, seharusnya ciumannya nanti, setelah kalian resmi menjadi suami istri," tukas pendeta.


"Bayar di muka," jawabku kemudian sambil terkekeh.


"Kau cantik sekali, Baby girl," puji ku dengan penuh haru.


"Kau juga sangat tampan," balas Sansa.


"Apa kalian mau menikah atau saling memuji?" Tanya pendeta.


"Mau semuanya," jawab Sansa antusias.


Pendeta hanya geleng-geleng kepala kemudian ia memulai prosesi pernikahan kami.


Aku dan Sansa saling berjanji, akan saling mencintai dalam segala keadaan, akan saling menjaga satu sama lain sampai maut datang memisahkan kami.


Kami mengucapkan janji itu dengan tulus, dari hati kami, bahkan Sansa tak bisa menahan air matanya begitu juga denganku. Ini adalah moment terbaik dalam hidupku.


Setelah itu, aku membuka kerudung Sansa dan aku mengecup bibirnya dengan lembut.


"I love you, Sansa Turner Ghan," bisikku di depan bibirnya.


"I love you, Alexandernya Sansa," balas Sansa.


Aku melirik Dorian yang tampak mengucek matanya yang berkaca-kaca, aku tahu dia pasti sangat bahagia hari ini, aku bisa melihat itu di matanya. Aku juga melihat kebahagiaan yang besar di mata Emily dan Samuel, oh, mereka teman Sansa yang baik.


Dorian menghampiri kami, ia memeluk Sansa dengan erat, mengecup kening dan pipinya beberapa kali.


"Kau sangat cantik, Sayang. Persis seperti Mommy, di surga sana, dia pasti sangat bahagia sekarang," ucapnya penuh haru.


"Aku tahu, Dad. Mommy pasti sangat bahagia seperti Daddy yang bahagia," ujar Sansa sembari menghapus air mata di sudut mata Dorian.


"Yeah, Daddy sangat bahagia, Sayang." sekali lagi Dorian mengecup kening Sansa sebelum akhirnya ia menghadapku, Dorian memukul dadaku kemudian memelukku, ku balas pelukannya dengan erat.


"Apa kau tahu?" ia bertanya sembari melerai pelukan kami. "Saat aku tidak merestui hubungan kalian, dia bilang aku ayah paling jahat di dunia. Tapi saat aku merestui hubungan kalian, dia bilang aku ayah terbaik di dunia," tuturnya yang membuat aku dan Sansa terkekeh.


"Dia sangat mencintaimu, pria tua! Awas saja jika kau menyakitinya, aku akan mengirimmu ke dasar neraka!"


"Sansa itu sudah seperti surga dan neraka bagiku, Dorian. Dan dia adalah jiwaku, aku berjanji akan selalu mencintainya sampai akhir hayatku."


Tbc...