XL (Extra Love)

XL (Extra Love)
Bonchap enambelas



Keanu, putra bungsu Kenan berada di antara sahabat dan kolega sang ayah yang tengah mendukungnya. Ia menjadi pilar sang ayah dalam menemani sepak terjang Kenan di dunia yang baru saja dimulai. Selain Vicky dan Gunawan, Keanu masuk dalam tim pemenangan sang ayah. Selain karena pamor Keanu yang cukup populer sebagai pembalap grand prix international. Paras Keanu yang tampan pun cukup menjadi pemikat kaum milenial yang sudah siap ikut pemilihan untuk memilih ayahnya.


Dalam hitungan sepuluh detik, waktu akan menunjukkan pukul nol nol. Selisih antara kubu Kenan dan lawan masih tetap sama, Kenan unggul dua puluh persen hingga kini. Dan, sebentar lagi perhitungan cepat pun akan selesai. Kenan dinyatakan sebagai pemenangnya.


“Sepuluh, sembilan, delapan, tujuh …” Semua orang yang berada di kediaman Kenan menghitung mundur hasil perhitungan cepat yang akan ditutup.


“Enam, lima, empat, tiga, dua …” Kenan pun ikut menghitung mundur. “Satu.”


“Kenan …” teriak Vicky dan Gunawan serta semua orang yang berperan penting dalam pemenangan ini.


Kenan diangkat oleh tim mereka sembari bersorak. Sedangkan Hanin terharu sambil menutup mulutnya. Rasti yang berdiri di samping Hanin pun memeluk sang menantu.


“Terima kasih, Sayang. Kamu telah menemani putra Mami hingga seperti sekarang.” Rasti memeluk Hanin erat.


Di samping merka juga ada Kiara yang memeluk ibu dan kakak ipar yang pernah ia benci setengah mati. “Ya, memang hanya kamu yang pantas mendampingi kakakku, Han.”


Hanin tersenyum dan menerima dua pelukan wanita yang menjadi bagian terpenting dalam hidup suaminya.


Setelah menjenguk Ayesha di rumah sakit, Hanin dan Rasti kembali pulang. Kiara yang bertemu di rumah sakit juga ikut bersama mereka ke rumah ini. Sedangkan, Rea dan Vinza pulang ke apartemen untuk istirahat. Lalu, Kevin menemani istrinya di rumah sakit yang masih membutuhkan perawatan.


****


Keesokan harinya, kediaman Kenan semakin dipenuhi oleh awak media. Kemudian, Kenan memperkenankan para media itu untuk masuk ke dalam rumahnya. Ia pun mengadakan konferensi tanya jawab pada pers perihal pemenangan yang sudah diputuskan mahkamah agung.


Kenan berjalan dengan menggandeng tangan Hanin menuju tempat yang sudah disediakan timnya. Di belakang Kenan, hadir Vicky, Gunawan, Keanu, dan Marcel.


Kenan menjawab beberapa pertanyaan wartawan dengan elegan.


“Sebenarnya jabatan ini adalah jabatan terbesar dalam hidup saya. Jika dulu saya memegang perusahaan, saya hanya bertanggung jawab pada sekitar belasan ribu orang, tapi kali ini saya harus bertanggung jawab untuk belasan juta orang.


Lalu, Kenan menoleh ke arah Keanu, juga ke arah sahabat dan kerabat yang berada di sampingnya. “Tapi selagi ada mereka, saya tidak takut. Karena mereka adalah kekuatan saya. Ditambah restu Mami.” Kenan mengambil tangan Rasti dan mengecup punggung tangan itu.


“Beliau adalah orang yang meyakinkan saya untuk maju dalam pemilihan ini.” Kemudian, Kenan menoleh ke arah istrinya. “Dan satu lagi, dukungan yang membuat saya semakin yakin adalah dia. Istriku. Wanita yang selalu ada di saat apa pun.”


Kenan menatap Hanin dengan tatapan memuja. Pria itu tersenyum dan mengecup kening istrinya. Hanin ikut tersenyum disertai sorakan yang terdengar dari awak media yang melihat keromantisan sang gubernur dengan istrinya.


Keanu pun ikut tersenyum. Ia bahagia melihat keluarganya bahagia. Ia bersyukur terlahir di keluarga penuh cinta dan memiliki ibu yang lembut. Sang kakak pun sudah mendapat kebahagiaan. Hanya tinggal dirinya saja yang belum. Entah kapan ia juga bisa menemukan wanita seperti Kenan dan Kevin. Padahal di luaran sana, para wanita sudah menunggunya, bahkan wanita-wanita itu rela menjadi alat pemu*s Keanu jika pria itu mau. Namun, ajaran sang ibu tidak membuatnya menjadi pria demikian. Ia cukup menghargai wanita. Kalau pun berpacaran, Keanu hanya melakukannya sebatas making out.


“Setelah dilantik nanti. Pertama, apa yang akan anda lakukan, Pak?” tanya salah satu wartawam di sana.


“Pertama, saya akan datang ke rumah sakit xxx untuk melihat cucu kembar saya yang baru lahir kemarin.”


Sontak semua wartawan dan orang yang hadir di sana pun tertawa, karena jawaban Kenan melenceng jauh dari pertanyaan.


“Loh iya, sampai saat ini saya belum menantu saya yang baru melahirkan. Ayahnya saja belum melihat putri sampe sekarang,” ujar Kenan dengan menepuk bahu Vicky.


“Tentu saja, setelah ini saya dan besan saya akan menengok cucu kembar kami,” jawab Kenan semabri merangkul Vicky.


Vicky pun hanya tertawa.


Kini, Kenan melebihi selebriti. Sepak terjangnya dan keluarga selalu disorot. Untungnya, Kenan memiliki keluarga yang lurus. Bahkan kedua anaknya pun lurus dan berprestasi. Kalau pun, Keanu sering dijuluki playboy, tapi sebenarnya dia bukan pria yang suka mempermainkan wanita. bahkan tidak pernah terdengar desas desis Keanu kencan satu malam dengan wanita diluaran.


Setelah acara konferensi pers selesai, Kenan datang bersama Vicky ke rumah sakit. Di sana, sudah ada Rea dan Vinza yang datang pagi-pagi.


Vicky yang sejak semalam belum bertemu istrinya pun langsung memeluk sang istri dan mencium kening. Setelah itu Rea dan Hanin mengantar suami mereka ke dalam ruang perawatan.


Ruang perawatan rumah sakit yang semula sepi pun menjadi ramai karena kedatangan dua pembesar ini.


“Selamat, Sayang.” Kenan menghampiri Ayesha dan menangkup wajah cantik itu. Kenan mengecup kening Ayesha dengan lembut. “Terima kasih, karena telah memberikan Papa cucu sepasang.”


Ayesha tersenyum dan mengangguk. “Terima kasih juga, karena Papa telah mempersatukan Ayesha dengan Mas Kevin.”


Semua orang tampak tersenyum bahagia. Lalu, Kenan menatap kedua cucunya yang tidur di dalam box mereka masing-masing.


Vicky mendekati putrinya dan melakukan hal yang sama seperti Kenan. Pria itu menangkup wajah putrinya dan mencium kening itu. “Selamat, Sayang. Sekarang kamu sudah jadi ibu.”


Ayesha memeluk sang ayah. “Terima kasih, ayah. Ayah tetap cinta pertamaku.”


“Oh, jadi bukan Mas cinta pertamamu?” tanya Kevin tak terima. Walau sebenarnya ia meledek.


Sontak semua pun ikut tertawa.


“Papa cinta pertamaku dan Mas cinta terakhirku,” ucap Ayesha yang membuat semua bersorak.


Kemudian, Kenan menggendong cucu perempuannya. Sedangkan Vicky menggendong cucu laki-lakinya.


“Sudah kamu beri nama untuk mereka, Kev?” tanya Kenan.


“Sudah, Pa.” Kevin mengangguk “Kaisar Putra Adhitama dan Kalila Putri Adhitama.”


“Mereka akan dipanggil Kai dan Kal, Pa,” sahut Ayesha.


Lalu, Kenan dan Vicky mengangguk. “Bagus.”


Kemudian, media pun mengabadikan moment ini dengan memoto Kevin dan Vicky sembari mereka menggendong cucu mereka.


Cekrek


Kenan tersenyum menggendong Kal dan Vicky tersenyum menggendong Kai. Mereka berdiri berdampingan.