
Gadis ini sepertinya memiliki nyawa ganda - Batin Sekretaris Ryan
"Mari ikuti saya,"
"Cepetan gak pake lama!" protes Evelyn
*****
Di Ruangan Reyhan
Tok.. Tok.. Tok...
"Lama banget," kesal Evelyn
Evelyn langsung masuk begitu saja tanpa aba-aba bahkan sebelum Reyhan mempersilahkan dia masuk.
"Mana Reyhan? Berani ya sekarang pacaran nggak kasih kabar?" tanya Evelyn
"Jaga sikap kamu bocah! Macem-macem aku bilangin kamu ke tante sama om biar kartu kredit kamu di ambil," ancam Reyhan santai
"Kak... Kakak jangan gitu yah, kakak kan baik yah yah yah... Please," pinta Evelyn yang mendadak jadi lembut
"Makanya, masih bocah jangan macem-macem!" kesal Reyhan
"Oke-oke, kakak kecil mana?" tanya Evelyn
"Ya di rumah lah, Dev mana mungkin di sini. Oh iya, dia kan punya nama. Namanya Devina, sampai kapan mau panggil seperti itu?" tanya Reyhan
"Entahlah, suka-suka aku lah," jawab Evelyn sambil duduk di meja kerja Reyhan
"Duduk di sofa, ini meja buat kerja," ucap Reyhan yang tetap fokus dengan dokumen-dokumennya
"Udah ah terserah aku. Salah sendiri paksa-paksa aku ke sini! Jadi ngapain?" tanya Evelyn
Evelyn Axelio
Putri pertama dari Zalfa dan Jhonny Axelio. Gadis berusia 19 tahun yang berprofesi sebagai model internasional yang memiliki sikap semaunya sendiri, bermulut pedas, manja, bar-bar, cerewet, tidak mau di salahkan dan paling hobby dengan shopping atau cowok tampan. Ia sudah hampir 1 tahun tinggal di Prancis untuk menekuni karir modelingnya.
"Kamu jadi model buat peluncuran produk baru perusahaan ku ya," pinta Reyhan datar
"Mau kasih apa ke aku?" tanya Evelyn
"Sianida!" jawab Reyhan santai
"Kok sianida? Ih aku seriusan," kesal Evelyn
"Aku juga serius, masalah bayaran tanya sendiri sama daddyku," jawab Reyhan
"Eh, katanya kamu punya pacar ya kak?" tanya Evelyn
"Gak usah ikut campur," ucap Reyhan
"Siapa yang ikut campur? Kan cuma tanya," ujar Evelyn
"Sana keluar," ucap Reyhan
"Cuek banget sih, kenalin dong sama kakak ipar," pinta Evelyn
"Masih bocah nggak usah aneh-aneh," kesal Reyhan
"Ih kok gitu, aku udah besar tau! Aku udah lulus SMA tau," protes Evelyn
"Ya udah sana nikah," ucap Reyhan
"Lah kan aku masih unyu-unyu gini, masa jadi emak-emak," protes Evelyn
"Sana keluar, nggak usah ganggu!" pinta Reyhan
"Kakak kecil nggak sekolah?" tanya Evelyn
"Mana ku tau," jawab Reyhan
"Kan kakaknya, masa nggak tau?" tanya Evelyn
"Aku nggak liatin dia terus," jawab Reyhan
"Jutek banget sih, eh tapi katanya kakak ipar itu karyawan sini ya?" tanya Evelyn
"Ngomong terus nggak capek apa?" tanya Reyhan
"Ya kan aku cari tau, tadi ada karyawan yang komporin aku. Kayaknya nggak suka deh sama kakak ipar,"
"Biarin,"
"Irit banget sih ngomongnya! Dia jelek-jelekin kakak ipar loh," protes Evelyn
"Biarin!" kesal Reyhan
"Minta nomor telepon nya dong, aku mau ajak shopping! Dia kenapa nggak kerja di sini? Kamu nggak takut di manfaatin dia? Trus boleh aku ajak kenalan?" tanya Evelyn
"Bac*t mulu sih dari tadi!" kesal Reyhan
"Ya kan tanya," jawab Evelyn
"Sana pergi sama Dev, jangan ganggu aku!" kesal Reyhan
"Yeee... Padahal kemaren yang suruh aku ke sini siapa coba?" tanya Evelyn
"Udah sana keluar," kesal Evelyn
"Minta nomor kakak ipar dong," pinta Evelyn
"Keluar sekarang sebelum aku benar-benar memesankan jus sianida untukmu!" kesal Reyhan
"Oke-oke aku keluar, kalo gitu aku ajak aja kakak kecil," kesal Evelyn
Evelyn berjalan dengan melenggok ke kanan dan ke kiri. Ini yang membuat Reyhan paling tidak suka saat Evelyn datang. Selalu buang-buang omongan nggak guna, atau b*cotan unfaedah yang amat sangat menggangu Reyhan.
///***///
Di Rumah Devan
"Velyn? Kapan pulang?" sambut Prima
"Semalam tante," jawab Evelyn
"Tumben inget pulang?" tanya Prima
"Ih tante, si Kak Rey tuh minta-minta aku pulang buat model perusahaan," ucap Evelyn
"Namanya juga Rey, susah di bilangin," jawab Prima
"Eh tan, katanya Kak Rey punya pacar ya? Udah di kenalin ke tante belum?" tanya Evelyn
"Kenalin sih belum, tapi kemarin udah berani di perlihatkan ke media," ujar Prima
"Hehe Kak Rey kelihatan cowok juga ternyata," ledek Evelyn
"Cantik loh orangnya," ucap Prima
"Masa tan? Tante punya fotonya nggak? Lihat coba tan," pinta Evelyn
"Nih cantik kan?" tanya Prima
"Wah iya, berarti mata Kak Rey masih sehat tan," ucap Evelyn
"Iya dong, padahal tante udah bujuk-bujuk Rey biar ajak dia ke sini. Tapi susah banget di bujuk," kesal Prima
"Namanya siapa tan?" tanya Evelyn
"Sarah," jawab Prima
"Cantik ya namanya, kayak orangnya. Kakak kecil mana tan?" tanya Evelyn
"Tadi sih di ruang santai, lagi belajar sama temennya," jawab Prima
"Tan, aku mau ajak Kakak kecil shopping. Boleh kan tan?" tanya Evelyn dengan puppy eyes
"Boleh, penting jangan pulang malem. 2 hari lagi dia ada ujian," pinta Prima
"Siap tan," jawab Evelyn
Evelyn berjalan dengan senang hati menuju ruang santai untuk mencari Devina.
"Kakak kecil... Kamu di mana?" tanya Evelyn dengan sedikit berteriak
"Yah, si ember pecah dateng," ujar Devina
"Ember pecah?" tanya Wildan
"Dia sepupuku," bisik Devina
"Kakak kecil, lagi apa? Tumben rajin belajar," ujar Evelyn yang baru datang
"Emang kamu nggak pernah belajar," ledek Devina
"Pernah dulu, eh Kakak kecil... Jalan yuk, aku bosen nih," ajak Evelyn
"Oke aku join, bentaran ya aku ganti baju," ucap Devina
"Ini siapa?" tanya Evelyn
"Ini temanku Wildan," ujar Devina
"Temen apa temen?" tanya Evelyn penuh selidik
"Temen Velyn," jawab Devina
"Hai, Velyn..." sapa Evelyn
Wildan masih melongo melihat gadis cantik dengan tubuh proporsional di depannya ini. Laras memang cantik, tapi pastinya lebih cantik Evelyn dan Laras memiliki tubuh lurus depan belakang, tidak seperti Evelyn yang bohay.
"Hei kok melongo? Kenapa, aku terlalu cantik ya?" tanya Evelyn
"Jangan kebanyakan melongo Dan, nanti dia nge-fly," ledek Devina
"Udah sana ganti baju dulu, kamu boleh join kok sama kita!" ajak Evelyn
"Iya," jawab Wildan
"Nama kamu siapa?" tanya Evelyn
"Wildan,"
"Oke Dan, yuk join sama kita aja daripada bengong gak jelas. Jangan kebanyakan belajar, nggak baik buat otak!" ucap Evelyn
"Velyn sesat!" teriak Devina
"Itu ngapain sih ikut-ikutan!" kesal Evelyn
///***///
Di Mall
"Kamu kenal kakak ipar nggak?" tanya Evelyn
"Kenal, tapi belum pernah bertemu," jawab Devina
"Kakak ipar siapa?" tanya Wildan
"Calon istri kakakku," jawab Devina
"Oh," jawab Wildan
Yah hilang kesempatan kakak untuk menikahi Kak Reyhan - Batin Wildan
"Kita temuin kakak ipar yuk!" ajak Evelyn
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏