
"gilaa.. Cantik bener ceweknya" ucap Prima
"hei, yang cowok itu suami lo mak. Masa malah fokus sama ceweknya?" tanya Joo
"halah, paling juga rekan bisnis" ucap Prima enteng
"enak banget tinggal bilang rekan bisnis, kalian nikah baru berapa hari udah berani gandeng cewek baru?" tanya Joo
"halah Joo, biar dia punya privasi. Lagian kalo aku negur dia, gimana kita jawabnya? Kita sendiri aja keluar bareng, dan gue juga udah nikah" ucap Prima
"tapi kan kalo kita beda, kita temen dan cuma hang out bareng" ucap Joo
"trus kalo dia jawabnya juga gitu?" tanya Prima
"halah serah lo lah mak, kalo ada masalah gue gak salah dan nggak mau ikut-ikutan" ucap Joo
"kan emang rumah tangga gue, ngapain lo ikut-ikutan?" bingung Prima
"sapa tau mak" jawab Joo
"udahlah tadi mau ngapain, kok malah ngobrol. Nanti nggak selesai-selesai" ucap Prima
"yaudah yuk" ajak Joo
Padahal wanita yang barusan dilihat oleh Prima adalah Katlyn, pacar Devan. Devan aneh juga, udah nikah masih aja punya pacar.
Setelah cukup lama berbelanja, Prima dan Joo kelelahan. Mereka istirahat disebuah Cafe dan makan siang bersama.
///***///
Di Cafe
"pesen apa?" tanya Joo
"hmm.. Yakiniku aja deh, tiba-tiba pengen aja" ucap Prima
"minum?" tanya Joo
"hmm...Manggo Float aja" jawab Prima
"2 Yakiniku dan 2 Manggo Float ya" ucap Joo
"baik silakan tunggu.." ucap pelayan
"tumben pesen sama" ucap Prima
"males liat menu aja" ucap Joo
"heleh" ujar Prima
"btw tadi itu kredit card lo ya?" tanya Joo
"nggak sih, punya suami" jawab Prima
"kaya banget suami lo" ucap Joo
"emang hahahaha" tawa Prima
"yah nge fly ni anak" ucap Joo
"yey makanannya udah sampe" ucap Prima senang
///***///
Di Kantor Devan
"gila ni cewek. Baru sehari habis segini banyak" kaget Devan saat melihat ponselnya
*********
Setelah selesai makan, Prima pulang bersama Joo.
"Joo anter gue balik ya" ajak Prima
"ogah, sana balik sendiri. Suami lo kan kaya" ucap Joo
"yaudah, kita berantem 10 tahun" ucap Prima sambil menyilangkan tangannya
"iya iya gue anter, bercanda doang kok. Jangam diambil hati ya beb, Mak e kan baik ya ya.." bujuk Joo
"oke, asal nanti bantuin gue tata-tata dirumah ok" ucap Prima
"masa dirumah lo nggak ada pembantu, masa harus gue?" tanya Joo
"ada, tapi kan kamu cowok" bujuk Prima
"haih, untung sayang. Oke deh, lagian kenapa nggak minta tolong ke suami kamu sih" kesal Joo
"dia mah nggak usah diarepin" ucap Prima
"yuk pulang" ajak Joo
"skuyy" ajak Prima
Mereka berdua pulang kerumah Devan, benar saja barang-barang Prima sudah sampai tapi tampak mbak Rina bingung.
"mbak Rina..." sapa Prima
"eh dek Prima" kaget Rina
"kenapa kaget trus kok keliatan bingung?" tanya Prima
"ini semua bener barang kamu?" tanya Rina
"iya mbak, mbak tenang aja aku udah izin kok sama Devan" ucap Prima
"oh yaudah kalo gitu, tapi nanti ini ditaruh mana?" tanya Rina
"diruang kosong yang tadi aku suruh bersihin. Udah kan?" tanya Prima
"udah dek, tapi emang nanti selesai?" tanya Rina
"itu temen aku nanti bantu beresin kok" ucap Rina
"kok cowok, nanti kalau ketahuan Tuan Muda gimana?" tanya Rina
Hmm... Iya juga, Devan kan nggak tau kalo aku keluar sama Joo - Batin Prima
_____________________________________________
Annyeong... Hai everyone... I miss you so much
Setelah long hiatus akhirnya saya balikš¤
Karena ada masalah jadi musti long hiatus deh:( tapi karena terlanjur saya ada 2 akun jadi ya on semua deh:( gapapa penting up terus hehe. Makasih toleransinya dan penantiannya eaaa.
Follow me at @DindaAgaa
Itu akun saya yang satunya, silakan dicari dan cek cerita baru saya ya. Doain semua lancar jadi bisa lanjut terus sampai taman ya guys.. See you;)