My Sexy Wife

My Sexy Wife
Ngomong



"Mau minum?" tanya Reyhan


"Boleh," jawab Sarah


"Jangan minum banyak-banyak!" peringat Reyhan


"Tenang saja, aku kuat minum kok!" ujar Sarah


Chers...


Mereka berdua bersulang lalu minum bersama, Reyhan pun memikirkan sebuah ide lucu untuk mengerjai Sarah.


"Sayang..." panggil Reyhan


"Iya? Apa?" tanya Sarah


"Punya aku kok anggurnya rasanya aneh ya, nggak kayak anggur biasanya. Punya kamu gimana?" tanya Reyhan


"Hah masa? Punyaku biasa aja tuh, bukannya anggurnya berasal dari botol yang sama?" bingung Sarah


"Iya, tapi kok rasanya aneh. Nggak kayak biasanya," ujar Reyhan


"Masa sih?" tanya Sarah tak percaya


"Iya, nggak percaya? Nih cobain!" jawab Reyhan


Reyhan berdiri menghampiri Sarah lalu mencium lembut bibir Sarah. Sarah membelalakkan matanya tak percaya.


"Gimana? Rasanya aneh kan?" tanya Reyhan


Sarah masih membelalakkan matanya tak percaya, tubuhnya kaku mendadak, mulutnya masih tak bersuara.


"Biasa aja kali," ujar Reyhan


"Uh... I iya," jawab Sarah yang masih terpaku


Manis sekali bibirnya! - Batin Sarah


Sarah kembali duduk dengan baik, saat Reyhan mengalihkan pandangannya, Sarah pun menengok ke belakang dan senyam-senyum sendiri. Lalu ia kembali memandang Reyhan dengan wajah yang biasa.


"Boleh minta 1 permintaan?" tanya Sarah


"Apa sayang?" tanya Reyhan


"Boleh foto kamu?" tanya Sarah


"Nggak mau,"


"Kok nggak mau? Di hp aku cuma ada beberapa foto kita yang barengan. Kalau foto kamu... Semua foto colongan waktu kamu candid," pinta Sarah


"Nggak usah foto, tiap hari kan kamu udah lihat," elak Reyhan


"Tapi pengen punya fotonya! Kamu nggak usah menghadap kamera, cukup memandang ke arah lain dan akan ku foto," ujar Sarah


"Aku nggak suka foto," jawab Reyhan


"Please... Please... Please..." pinta Sarah dengan puppy eyes nya


"Huh... Baiklah," jawab Reyhan pasrah


"Agak ke kiri dikit, nah udah tunggu ya," ucap Sarah


1


2


3


...


Ckrek....



Wuahh.. Kenapa ada pria setampan dia di dunia ini? Aku harus banyak bersyukur mulai sekarang! - Batin Sarah


"Wuahh.. Cantiknya..." puji Sarah


"Apanya yang cantik?" tanya Reyhan heran


"Kamu cantik banget di foto, eh..." ucap Sarah keceplosan


"Aku cantik?" tanya Reyhan sambil mengangkat sebelah alisnya


"Hehe... Itu loh... Anu... Imut maksudnya, iya imut!" jawab Sarah asal


"Kamu makin imut waktu panik," ucap Reyhan


Sarah salah tingkah, ia memukul dada Reyhan sambil senyam-senyum karena malu dan senang.


Bugg...


"Kamu bisa aja," ucap Sarah malu


"Hehe..."


Wuah... Kuat sekali tenaga istriku! Bahkan pukulannya begitu terasa untukku! Baik Reyhan, mulai sekarang jangan buat istrimu kecewa jika ingin panjang umur! - Batin Reyhan


"A ayo minum lagi," ajak Reyhan


"Iya,"


Mereka kembali minum, namun baru saja meminum beberapa gelas, Sarah sudah tepar duluan di atas meja.


"Minum... Ayo minum lagi..." ucap Sarah melantur dengan kepala yang sudah menempel meja


"Haih... Katanya kuat minum! Tapi malah mabuk duluan!" cibir Reyhan


Reyhan pun berdiri, ia menggendong badan Sarah dengan gaya bridal style sampai ke dalam villa.


///***///


Di Villa


"Huh... Tidak terasa ya, lama-lama juga berat!" gumam Reyhan


Reyhan menurunkan Sarah dan membaringkannya dengan baik di atas ranjang. Reyhan duduk di samping Sarah sambil memandangi wajah Sarah.


"Minum lagi... Ayo minum..." ucap Sarah melantur


"Hah... Padahal tadinya aku berpikir kalau ini akan menjadi malam yang panjang, kenyataannya memang panjang untukku saja," gumam Reyhan


Cup...


Reyhan mencium kening Sarah dengan lembut sambil membelai rambut Sarah.


"Good night wifey," bisik Reyhan


.


.


.


.


Matahari mulai menunjukkan sinarnya, Sarah pun membuka matanya. Matanya terasa berat, kepalanya pusing dan sakit.


"Aww.... Apakah aku semalam terlalu mabuk?" gumam Sarah


Sarah mencari Reyhan di kamarnya, namun tak ada siapa-siapa.


"Apa dia ada di bawah? Entahlah, aku ingin mandi dulu! Kepalaku makin berat rasanya!" gumam Sarah


Sarah pergi mandi agar badannya lebih segar, setelah selesai mandi, ia turun dengan hot pants berwarna biru dongker dan kaos pink fanta bertuliskan 'Baby Girl'.


"Morning sayang..." sapa Reyhan


"Morning," sapa Sarah


"Duduklah dulu, makan buah itu agar mabukmu lebih reda," ujar Reyhan


"Iya," jawab Sarah


Sarah duduk dan mulai memakan sebuah apel sambil melihat lincahnya Reyhan dalam memegang alat-alat dapur.


"Makanlah... Aku yakin kau pasti sudah lapar," ujar Reyhan


"Terima kasih," jawab Sarah


Sarah pun mulai menyendok kan omelette didepannya, matanya membulat sempurna. Ini benar-benar omelette terenak yang pernah Sarah rasakan.


"Bagaimana? Suka?" tanya Reyhan


"Wow... Ini enak sekali!" ucap Sarah


"Baguslah kalau kau suka," ujar Reyhan


"Kau benar-benar tau caranya masak, bahkan lebih jago daripada aku," ucap Sarah


"Hah... Ini semua karena mommy mengajarkan aku cara memasak. Karena kata mommy, walaupun aku laki-laki... Tapi setidaknya harus tau masakan-masakan dasar," jelas Reyhan


"Kau benar-benar jago dalam segala hal!" ucap Sarah


"Terima kasih, oh iya... Kau sudah mandi?" tanya Reyhan


"Sudah, kenapa?" tanya Sarah


"Setelah sarapan kita akan pergi ke bandara," ajak Reyhan


"Secepat itu? Bagaimana dengan alat-alat kita dan baju ganti?" tanya Sarah


"Semua sudah siap, tinggal menunggu kita saja," jawab Reyhan


"Oww... Sweet sekali," ucap Sarah sambil mencubit pipi Reyhan


Reyhan tak bisa menahan tawa senangnya karena tingkat cute Sarah.


"Sudah-sudah... Jangan bercanda, ayo makan dan segera berangkat!" ajak Sarah


"Baiklah,"


///***///


Di Rumah Sarah


Tok... Tok.... Tok...


"Iya sebentar!" teriak Wildan dari dalam


Cklek....


"Hai..."


"Velyn? Kenapa ke sini?" tanya Wildan


"Ada acara nggak setelah ini?" tanya Evelyn


"Nggak ada, kenapa?" jawab Wildan


"Keluar yuk, temenin aku nyari makanan!" ajak Evelyn


"Tumben nyari makanan?" tanya Wildan


"Nanti malem aku mau adain pesta Barbeque, kamu juga harus gabung! Makanya ayo temenin aku nyari bahan," ajak Evelyn


"Oke, aku ganti baju dulu! Kamu masuk aja tunggu di dalam," ujar Wildan


"Iya,"


Wildan pun masuk ke dalam untuk berganti pakaian, ia keluar dengan Hoodie putih dan celana jeans hitam.


"Yuk," ajak Wildan


"Hah? I iya," jawab Evelyn


Evelyn bengong sejenak melihat penampilan modis Wildan, rasanya... Wildan semakin bersinar di mata Evelyn.


///***///


Di Mall


Gimana ya ngomongnya... Aku bingung! - Batin Evelyn


"Udah beli dagingnya?" tanya Wildan


"Eh? Belum... Ayo ke tempat camilan dulu! Aku ingin beberapa camilan!" ajak Evelyn


"Baiklah ayo," ajak Wildan


Sembari Wildan memilih camilan, Evelyn sedang meyakinkan hatinya bagaimana caranya memberi tahu sesuatu pada Wildan.


"Udah... Kamu mau beli apa lagi?" tanya Wildan


"Hah? Itu.... Anu... Dan aku mau ngomong sesuatu!" ujar Evelyn


"Oh iya? Ada apa?" tanya Wildan


"Aku..."


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏



Babang Rey abis mandi ma author, eh :v


Mana bisa oy? Indonesia-China. Nggak kurang jauh?


Mandi online lah! Jaman sekarang serba online kan?😂