My Sexy Wife

My Sexy Wife
Usil



///***///


Besoknya


Mereka pergi ke Taman Nasional Swiss. Prima banyak berfoto dengan hewan-hewan yang ada.


"Aw so cute.." ucap Prima sambil melihat hasil fotonya


"Gimana bagus kan aku yang foto," ucap Devan


"Yeee berbangga diri aja," ucap Prima


"Kan ada yang bisa dibanggakan," ucap Devan


"Iew geer," ucap Prima


Mereka bermain dengan beberapa hewan yang ada di taman Nasional.


///***///


Di Villa


Setelah cukup lelah berkeliling, mereka kembali ke villa.


"Mas..." panggil Prima


"Apa sayang?" tanya Devan


"Kapan main saljunya," ucap Prima


"Kenapa? Nggak sabar?" tanya Devan


"Iya dong. Di Indo kan nggak ada salju," ucap Prima


"Ya udah besok kesana!" ucap Devan


"Asiikkk..." senang Prima


"Jangan lupa bawa baju musim dingin. Di sana dingin loh!" ucap Devan


"Siap pak boss!" ucap Prima sambil hormat


"Kalo kedinginan ada aku yang menghangatkan kok sayang," bisik Devan


"Idih apaan sih. Udah ah mau mandi, udah asem semua badanku." ucap Prima


"Biasanya juga asem. Cuma bedanya badan kamu baunya asem keringetku hehe," ucap Devan


"Hehe nggak lucu," kesal Prima


"Udah aku mau mandi. Nggak mau bau, kayak kamu." ledek Prima


"Berani ya sekarang!" ucap Devan


Mereka kejar-kejaran sampai Prima mengunci pintu kamar mandi.


///***///


Setelah Mandi


"Kayaknya aman, Mas Devan nggak ada." gumam Prima sambil menengok ke kanan dan ke kiri


Prima keluar dengan santai, ternyata Devan sudah menunggu di samping pintu kamar mandi dan hanya memakai handuk di pinggangnya.


"Hayo lihat apa," ucap Devan


"Astaga! Mas kaget akunya," kesal Prima


Devan langsung mengangkat Prima dan menurunkannya di atas kasur. Prima berbaring dibawah dan Devan di atas.


"Mau kemana sekarang larinya hah?" tanya Devan


"Mas awas. Kamu belum mandi, asem tau." ucap Prima sambil mengerucutkan bibirnya


"Walau asem tapi kan kamu suka," ucap Devan sambil menunjukan senyum manisnya


"Ih gak gak gak, sana mandi nanti keburu malam." ucap Prima


"Mandiin dong," ucap Devan manja


Devan berbaring di atas perut Prima sambil memeluk paha Prima.


"Mandiin. Kalo nggak mandiin gak mau," ucap Devan manja


"Udah gede kan, sana mandi!" ucap Prima


"Gak mau," tolak Devan


Kalo udah manja ya ampuunnn... Ngalahin bocah aja, untung sayang! - Batin Prima


"My little handsome hubby. Kamu sayangku cintaku yang gantengnya kelewatan, kalo mandi nggak boleh manja. Kalo yang lain boleh," ucap Prima


"Beneran?" tanya Devan


"Iya sayang, sana mandi. Udah asem tuh!" keluh Prima


Devan langsung masuk ke kamar mandi sambil bersenang hati.


///***///


Selesai Mandi


Selesai mandi ternyata langit sudah gelap karena memang mereka pulang saat matahari mulai terbenam. Prima sudah memakai piyamanya dan Devan hanya memperhatikan dari kasur. Prima hendak menyisir rambutnya namun tangannya di tahan Devan.


"Aku coba," ucap Devan


"Apanya? Kamu mau sisiran?" tanya Prima


"Nggak, aku mau sisir rambut kamu ok." ucap Devan


"Emang bisa?" tanya Prima


"Apa sih yang suami kamu ini nggak bisa?" tanya Devan


"Hehe kalo itu kan tugas istri hehe." ucap Devan


"Heleh," ucap Prima


"Kalo cuma nyisir rambut aku ya bisa kali," ucap Devan


"Masa?" tanya Prima


"Iya, udah sini!" ucap Devan


Devan mengambil sisir dan mulai menyisir rambut halus nan panjang milik Prima. Setelah selesai, ia menaruh kepalanya di atas pundak Prima sambil mencium leher Prima.


"Aku suka bau kamu," ucap Devan


"Emang bau aku apaan?" tanya Prima


"Wangi," ucap Devan


"Wangi? Wanginya apaan? Aku kan jarang pake body lotion apalagi parfum," ucap Prima


"Nggak tau, aku cuma suka aja dan seperti candu ke kamu." ucap Devan


"Ih gombal," ucap Prima


"Beneran, perlu bukti?" tanya Devan


"Apa coba?" tanya Prima


Devan mengangkat Prima menuju kasur lalu memeluk tubuh Prima.


"Aku sayang kamu," ucap Devan


"Aku juga sayang kamu," ucap Prima


"Apa buktinya?" tantang Devan


"Apa ya?" bingung Prima


Devan mengecup singkat bibir Prima. Prima hanya membelalakkan kedua matanya sambil tersenyum kecut.


"Ambil-ambil kesempatan aja sukanya," ucap Prima


"Bagi saya, kesempatan harus selalu dimanfaatkan." ucap Devan


"Ih sok bijak," ucap Prima


"Kenyataan," ucap Devan


Devan kembali mencium bibir Prima, malam ini mereka kembali berolahraga sampai lelah.


///***///


Pagi Hari


Hari ini Prima bangun sedikit kesiangan, Prima terkejut melihat jam.


"Loh mas mas.." panggil Prima


"Apa sayang?" tanya Devan dengan suara seraknya


"Udah pagi loh, kok udah jam 8 aja. Ayo, katanya mau main salju." ajak Prima


"5 Menit lagi ya," ucap Devan


"Ayo mass...." rengek Prima


"Bentaran aja ya," pinta Devan


"Kalo nggak cepet bangun nanti malam kamu tidur di sofa," ancam Prima


Devan langsung duduk seketika, matanya langsung terbuka dan menatap Prima serius.


"Jangan dong, masa aku tidur di sofa. Jangan ya sayang, jangan ya" ucap Devan sambil menunjukkan senyum termanisnya


"Oke, karena pagi-pagi udah keliatan ganteng jadi nggak papa. Tapi nggak ada lain kali, habis ini jangan tidur lagi aku mau mandi dulu!" ucap Prima


"Nggak barengan aja?" tanya Devan


Prima melirik sinis pada Devan.


"Kenapa?" bingung Devan


"Nggak mau. Kalo bareng kamu nanti malah berjam-jam, trus telat!" kesal Prima


"Whats wrong?" tanya Devan


"Gatau, udah aku mau mandi. Jangan tidur lagi!" ucap Prima


"Iya iya sayang," ucap Devan


Prima sudah selesai mandi, walau sebenarnya dia sedikit pucat dan pinggangnya masih sakit gara-gara semalam tapi dia tetap semangat. Demi main salju!


"Ya ampun, udah dibilangan jangan tidur lagi malah tidur lagi " ucap Prima


Prima memiliki ide, ia mendekat pada Devan dan memeras rambut basahnya di atas wajah Devan. Devan menggeliat sambil mengusap wajahnya. Prima kembali usil, ia memercikkan air ditangannya.


Hahahaha parah kalo nggak bangun - Batin Prima


Sialan, apa sih ini - Batin Devan


Prima menahan tawanya melihat ekspresi kesal Devan yang masih memejamkan matanya. Tak lama Devan langsung memegang tangan Prima dan menariknya hingga Prima terjatuh di dada bidang Devan.


"Udah berani usil sekarang?" tanya Devan dengan suara seraknya


"Lagian suruh bangun malah tidur lagi," kesal Prima


"Apa ya kira-kira hukuman yang pantas buat istri usil kayak kamu!" ancam Devan


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏