My Sexy Wife

My Sexy Wife
Pernikahan



"Tidak tentu, tapi biasanya dalam 1 bulan orang-orang bisa sudah pulih dan ingat semuanya. Yang penting kamu selalu bantu dia mengingat semuanya, tapi jangan paksa dia. Memang dia akan terlihat seperti orang bingung, itu normal. Perlahan ia akan mengingat satu persatu kejadian sebelumnya dan akhirnya ingat semuanya!" jelas Prima


"Hmm begitukah?" tanya Zalfa


"Tentu," jawab Prima


"Baiklah, aku akan bersabar!" ucap Zalfa


"Semangat yang bagus! Aku pergi dulu ya," ucap Prima


"Iya kak," ucap Zalfa


///***///


3 Bulan Kemudian


Joo sudah pulih, kaki dan tangannya yang patah membaik, ingatannya juga sudah kembali semua. Dan kini Joo akan segera menikahi Zalfa karena Zalfa takut jika Joo seperti kemarin lagi.


Perut Prima juga mulai membesar karena kandungannya memasuki trimester ketiga. 1 minggu lagi, Zalfa dan Joo akan menikah.


///***///


1 Minggu Kemudian


Hari ini Joo dan Zalfa menikah, semua tamu yang hadir hanyalah para pebisnis sukses, para anggota militer, politikus-politikus besar dan keluarga terdekat.


"Cie pengantin baru, selamat ya.." ucap Prima


"Makasih kak, tapi kak.. Ini kan pernikahan aku, kok tumben pake baju longgar?" tanya Zalfa


"Nanti juga tau, tapi tetep cantik kan?" tanya Prima


"Istriku tetap akan cantik memakai apapun," sahut Devan


"Ish nyahut-nyahut saja!" ucap Prima


"Loh Istriku juga tidak kalah cantik," ucap Joo


"Oww sweet deh.." ucap Zalfa


Saat resepsi, mereka berempat duduk satu meja di meja VVIP yang khusus keluarga pengantin. Saat Zalfa pergi ke toilet, tiba-tiba ada seorang gadis yang datang sambil menangis.


"Joo..." ucap gadis itu


"Loh kamu mantan Joo yang ada di mall itu kan?" tanya Prima


Iya, gadis itu adalah mantan Joo yang ada di mall saat Joo pertama kali bertemu Zalfa.


"Joo kamu harus tanggung jawab!" ucap Sherly


"Tanggung jawab? Tanggung jawab apa?" kaget Joo


"Apa kau tidak ingat malam itu? Kita bertemu, mabuk lalu..." ucap Sherly


"Apa, tapi aku tidak melakukan apapun padamu!" bentak Joo


"Lalu dengan siapa aku hamil?" tanya Sherly


"Apa hamil?" tanya Prima dan Devan bersamaan


"Tidak, aku tidak melakukan apapun padamu! Siapa yang tau siapa sebenarnya ayah anak itu!" ucap Joo


"Kenapa kau tega padaku? Hiks, setelah mengambil mahkotaku kau pergi tanpa tanggung jawab hiks..." tangis Sherly


"Tunggu nona, baiklah begini. Besok kau datanglah ke rumah sakitku lalu kita cek, apa benar kau hamil atau hanya bohongan! Jika kau benar-benar hamil dan itu anak Joo maka Joo akan tanggung jawab dan menikahi kamu!" jelas Prima


"Apa!!" kaget Joo dan Devan bersamaan


"Benarkah?" tanya Sherly


"Tentu, aku ini kan dokter. Kau bisa memegang kata-kataku!" ucap Prima


"Hanya periksa kehamilan kan?" tanya Sherly


"Tentu, apalagi?" tanya Prima


"Baiklah, besok aku akan datang!" ucap Sherly


"Pukul 09.00 Pagi di sana aku menunggumu!" ucap Prima


"Baiklah," jawab Sherly


"Sekarang bisakah kau pergi dan jangan merusak hari ini, kita urus masalah ini besok ya!" ucap Prima


"Tentu, aku memegang kata-katamu!" ucap Sherly


Sherly pergi meninggalkan ketiga orang yang masih diam itu.


"Sayang kenapa kau meladeninya?" tanya Devan


"Prim lo ngapain sih jawab gitu!" panik Joo


"Diem bentar! Joo kamu ngerasa hamilin dia?" tanya Prima


"Ya enggak lah, gila apa!" kesal Joo


"Ya udah, gue ada rencana sendiri. Besok kita cek! Kalian berdua jangan kasih tau Zalfa masalah ini!" ancam Prima


Devan mencengkram kerah baju Joo karena marah.


"Sampai beneran lo khianati adik gue, gue bakal hancurin lo sampai lo gak bakal pernah bisa bangkit lagi!" ancam Devan


"Sans bro, gue cuma sayang sama Zalfa dan nggak pernah khianati Zalfa!" jawab Joo


"Udah jangan berantem, jangan rusak hari ini!" kesal Prima


Prima


Heh, maksud perkataan Sherly tadi apa?


Joo


Mak percaya, sumpah gue nggak pernah sentuh dia!


Prima


Terus maksudnya tadi apa?


Joo


Sumpah, selama ini gue belum pernah ngelakuin hal kaya gitu diluar nikah! Gue tau gue playboy, tapi gue nggak pernah rusak masa depan cewek! Gue tau batasan


Prima


Terus tadi?


Joo


Gue emang pernah dia ajak ketemuan, trus kita ketemu di club. Gue jelasin semuanya dan minta maaf kalo pernah sakitin hatinya, sebelum gue pergi, dia minta gue minum segelas. Karena gue pikir itu kita terakhir bertemu, yaudah gue minum. Paginya gue bangun disampingnya dengan keadaan pusing, lupa semua dan berantakan, acak-acakan gitu! Tapi sumpah mak gue nggak pernah lakukan hal kayak gitu, percaya sama gue!


Prima


Gue percaya, tapi kalo sampe itu benar-benar anak lo. Lo harus tanggung jawab dan jangan pernah ketemu gue atau anggep gue temen!


Joo


Berani jamin gue nggak ngelakuin hal kaya gitu!


Prima berpikir, Joo memang badboy dan playboy, tapi selama ini Joo tau batasan. Ia tidak pernah menyentuh wanita sedikitpun walau suka mempermainkan wanita, Prima bertengkar dengan hatinya sendiri. Apa yang sebelah terjadi? Sementara Joo berusaha menutupi kepanikannya agar Zalfa tidak tau masalah tadi. Ia tidak ingin hari pernikahannya harus hancur karena Sherly.


Setelah itu Devan mengajak semua keluarganya, Zalfa, Prima dan keluarga Joo berkumpulnya lalu mengatakan kalau...


"Dengan senang hati saya memberitahukan hal ini, istri saya telah hamil 6 bulan dan saya harap doa kalian untuk kelancaran persalinan anak pertama saya..." ucap Devan


Semua keluarga bertepuk tangan, berpelukan dan menari-nari senang mendengar kehamilan Prima, tiba-tiba nenek datang pada Devan dan memukul ringan Devan.


"Dasar cucu nakal kamu! Istri udah hamil nggak kasih kabar malah diam saja hah!" kesal nenek


"Aduh nek ampun, maafin Devan. Ini juga permintaan Prima nek.." ucap Devan


"Kenapa dirahasiakan sih kabar sebagus ini?" tanya mama Devan


"Kita nggak tega ma, masa Joo belum pulih malah kita kasih kabar baik. Rasanya nggak pas," ucap Prima


"Nah gitu nek," ucap Devan


"Ya sudah yang penting kamu sudah hamil," ucap nenek senang


"Kamu beneran hamil nak?" tanya mama Prima


"Iya ma," jawab Prima


"Selamat ya, dijaga anaknya!" ucap mama Prima


"Kak, nanti aku jadi tante kecil dong?" tanya Najwa


"Haha iya dong," ucap Prima


Semua orang senang mendengarnya kecuali Aurel. Saat mendengar hal itu ia seperti kehilangan harapan.


///***///


Pukul 09.00


Di Rumah Sakit


Sherly datang tepat waktu dan menemui Prima, Prima menyuruh Devan dan Joo bersembunyi dulu. Prima mengajak Sherly masuk ke poli kandungan. Sherly diperiksa oleh dokter yang merupakan teman Prima.


"Jadi gimana dok?" tanya Prima


"Selamat ya bu, ibu positif hamil!" jawab dokter kandungan


"Gimana aku nggak bohong kan?" tanya Sherly


"Tentu," jawab Prima santai


Kok dia santai banget sih, malah membuatku jadi was-was - Batin Sherly


"Lo harus bilang kalo Joo harus nikahin gue!" ucap Sherly


"Tunggu bentar, dok berapa usia kandungannya?" tanya Prima


"Saat ini kandungan memasuki usia 8 minggu," jawab dokter


"Baiklah dok terima kasih, ayo keluar!" ajak Prima


Prima mengaji Sherly keluar dan tidak membiarkan Sherly pergi begitu saja.


"Tunggu, usia kandungan baru 8 minggu. Berarti baru 2 bulan, sementara sejak 3 bulan yang lalu Joo mengalami kecelakaan. Lalu bagaimana Joo menyentuhmu?" tanya Prima


Sherly mulai terlihat panik, mendengar kata-kata Prima.


"Di dia... Dia diam-diam menemuiku dan membius ku, lalu mengambil keuntungan dari itu!" gugup Sherly


"Kakinya patah, butuh hampir 3 bulan baru mulai pulih. Bagaimana dia bisa berjalan apalagi menyentuhmu?" tanya Prima


_____________________________________________


Jangan lupa baca karya lain saya: Penjara Cinta Tuan Muda